UMBJMUMBJM
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)Kehamilan adalah periode kritis yang membutuhkan asupan gizi optimal, terutama asam folat. Nutrisi ini sangat penting untuk sintesis DNA dan pembentukan sel darah merah, berperan dalam mencegah anemia ibu dan kelainan bawaan serius seperti Defek Tabung Saraf (NTD). Kekurangan asam folat berkontribusi pada peningkatan mortalitas ibu dan bayi baru lahir. Pengetahuan ibu tentang suplemen kehamilan adalah penentu kunci potensial yang berkorelasi kuat dengan perilaku kepatuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengenai penggunaan asam folat pada ibu hamil trimester pertama. Studi observasional analitis ini menggunakan pendekatan cross-sectional di Praktek Kedokteran Mandiri di Kota Kediri. Sebanyak 67 ibu hamil trimester pertama dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan yang divalidasi dengan 18 item dan kuesioner kepatuhan dengan 12 item menggunakan Skala Kepatuhan terhadap Resep dan Obat (ARMS). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Temuan menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik dan tingkat kepatuhan tinggi terhadap konsumsi asam folat. Analisis statistik mengonfirmasi adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan mengenai penggunaan asam folat pada ibu hamil trimester pertama (p<0.05). Pengetahuan ibu yang lebih tinggi tentang pentingnya asam folat secara signifikan terkait dengan peningkatan kepatuhan konsumsi. Karena pengetahuan yang baik adalah indikator andal dari kepatuhan, program pendidikan kesehatan harus diperkuat. Meningkatkan pemahaman ibu sangat penting untuk mendukung kepatuhan dan mencegah komplikasi kehamilan serius serta meningkatkan hasil neonatus.
Penelitian yang dilakukan di Praktek Kedokteran Mandiri, Kota Kediri, menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan atau korelasi antara tingkat pengetahuan ibu hamil trimester pertama dan kepatuhan mereka dalam mengonsumsi suplemen asam folat.Korelasi ini dibuktikan secara statistik dengan nilai p-value 0.004, yang lebih kecil dari ambang batas signifikansi (p≤0.Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tentang manfaat dan pentingnya asam folat cenderung meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsinya, sedangkan pengetahuan yang rendah terkait dengan kepatuhan yang lebih rendah terhadap konsumsi asam folat.
Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan strategi pendidikan kesehatan yang lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya asam folat, terutama di kalangan ibu hamil dengan tingkat pengetahuan yang rendah. (2) Meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi asam folat, seperti dukungan keluarga, aksesibilitas suplemen, dan faktor-faktor psikologis. (3) Mengeksplorasi intervensi perilaku yang dapat meningkatkan kepatuhan ibu hamil, seperti penggunaan aplikasi pengingat atau dukungan dari tenaga kesehatan masyarakat. Penelitian lanjutan ini dapat membantu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi asam folat, sehingga mengurangi risiko komplikasi kehamilan dan meningkatkan hasil kesehatan ibu dan bayi.
- MOTIVASI IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI MAKANAN YANG MENGANDUNG ASAM FOLAT DI DESA KEBONAGUNG KECAMATAN... doi.org/10.47560/kep.v4i1.189MOTIVASI IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI MAKANAN YANG MENGANDUNG ASAM FOLAT DI DESA KEBONAGUNG KECAMATAN doi 10 47560 kep v4i1 189
- Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe (ferrum) di Puskesmas Gunung Sari | Nurbaety | Lumbung... doi.org/10.31764/lf.v5i1.21304Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe ferrum di Puskesmas Gunung Sari Nurbaety Lumbung doi 10 31764 lf v5i1 21304
- Cost-effectiveness of antenatal multiple micronutrients and balanced energy protein supplementation compared... journals.plos.org/plosmedicine/article?id=10.1371/journal.pmed.1003902Cost effectiveness of antenatal multiple micronutrients and balanced energy protein supplementation compared journals plos plosmedicine article id 10 1371 journal pmed 1003902
| File size | 354.57 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IJHPIJHP cholerae dapat dimulai melalui skrining fenotipik menggunakan agar TCBS, tetapi konfirmasi melalui metode genotipik berbasis PCR sangat penting karenacholerae dapat dimulai melalui skrining fenotipik menggunakan agar TCBS, tetapi konfirmasi melalui metode genotipik berbasis PCR sangat penting karena
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu keperawatan, yaitu keperawatan medis-bedah, keperawatan dasar, keperawatan maternitas dan pediatri,Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu keperawatan, yaitu keperawatan medis-bedah, keperawatan dasar, keperawatan maternitas dan pediatri,
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Pengetahuan dan praktik setelah pelaksanaan kegiatan baik (98,4%, n = 60). Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader remaja kesehatanPengetahuan dan praktik setelah pelaksanaan kegiatan baik (98,4%, n = 60). Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader remaja kesehatan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI PHBS untuk pencegahan DBD lebih di fokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk Aedes aegypti melalui program 3M Plus yaitu: menjaga kebersihan lingkungan,PHBS untuk pencegahan DBD lebih di fokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk Aedes aegypti melalui program 3M Plus yaitu: menjaga kebersihan lingkungan,
UNBITAGOUNBITAGO Perilaku merokok pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius melalui strategi promosi kesehatan yang efektifPerilaku merokok pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius melalui strategi promosi kesehatan yang efektif
UNBITAGOUNBITAGO Penelitian ini menganalisis peran influencer kesehatan dalam diseminasi informasi publik dengan menyoroti ketegangan antara fungsi edukatif dan kepentinganPenelitian ini menganalisis peran influencer kesehatan dalam diseminasi informasi publik dengan menyoroti ketegangan antara fungsi edukatif dan kepentingan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hal ini salah satunya diakibatkan karena masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya PSN dengan 3M Plus, perlu upaya serius membantu pemerintahHal ini salah satunya diakibatkan karena masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya PSN dengan 3M Plus, perlu upaya serius membantu pemerintah
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyuluhan, dengan tujuan memberikan pemahaman masyarakat mengenai definisi umum perilaku hidup sehat dan bersih,Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyuluhan, dengan tujuan memberikan pemahaman masyarakat mengenai definisi umum perilaku hidup sehat dan bersih,
Useful /
UMBJMUMBJM Akibatnya, alternatif alami seperti biji pepaya (Carica papaya L. ) dan daun sirih merah (Piper crocatum) sedang dieksplorasi karena kandungan metabolitAkibatnya, alternatif alami seperti biji pepaya (Carica papaya L. ) dan daun sirih merah (Piper crocatum) sedang dieksplorasi karena kandungan metabolit
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Ekstrak buah kiwi dapat diformulasikan menjadi sunscreen spray gel dengan konsentrasi ekstrak 15 % yang stabil dan memenuhi semua persyaratan fisik.Ekstrak buah kiwi dapat diformulasikan menjadi sunscreen spray gel dengan konsentrasi ekstrak 15 % yang stabil dan memenuhi semua persyaratan fisik.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: Semua formula memenuhi standar stabilitas fisik, dengan pH 6, titik leleh 50–70 °C, dan tidak menimbulkan iritasi kulit. Kesimpulan: EkstrakHasil: Semua formula memenuhi standar stabilitas fisik, dengan pH 6, titik leleh 50–70 °C, dan tidak menimbulkan iritasi kulit. Kesimpulan: Ekstrak
UINSUNAUINSUNA Selain itu, ditekankan pula nilai kebijaksanaan pemimpin, kekuatan ukhuwah insaniah, urgensi pendidikan, nilai sosial, serta sinergi antara ilmu pengetahuanSelain itu, ditekankan pula nilai kebijaksanaan pemimpin, kekuatan ukhuwah insaniah, urgensi pendidikan, nilai sosial, serta sinergi antara ilmu pengetahuan