STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Kanker serviks mempunyai insiden yang tertinggi hampir 27% diantara penyakit kanker lain dan kanker paling tinggi keempat yang menyerang wanita sekitar 7,5% kematian pada wanita di dunia menurut World Health Organization (WHO). Untuk mengetahui . Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan menggunakan pendekatan crossectiona, dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembng, ditujukan pada wanita usia 35 tahun, berpendidikan SMA, dan paritas 3 anak. Hasil penelitian karakteristik wanita penderita kanker serviks lebih banyak pada wanita yang berumur 35 tahun (83,7%), pada mereka berpendidikan SMA (77,6%), serta dengan paritas 3 anak (79,6%). Kesimpulan dari penelitian ini kejadian kanker serviks di Rumah Sakit Muhammadiyah Palemabang tahun 2022 banyak terjadi pada wanita yang berumur tua, berpendidikan rendah, serta paritas tinggi. Saran diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk bisa memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat khususnya tentang kanker serviks.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penderita kanker serviks sebagian besar berusia lebih dari 35 tahun, memiliki pendidikan rendah, dan memiliki paritas tinggi.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji tingkat partisipasi skrining Pap smear berdasarkan tingkat pendidikan, sehingga diketahui apakah tingkat pendidikan mempengaruhi tindakan preventif. Selanjutnya, dapat diteliti hubungan antara status ekonomi dan tahap stadium kanker saat diagnosis, untuk memahami apakah keterbatasan ekonomi menunda penanganan. Terakhir, studi longitudinal tentang cakupan vaksinasi HPV di Palembang dapat memberi gambaran dampaknya terhadap penurunan insiden kanker serviks. Ketiga pendekatan ini akan memperluas pemahaman tentang faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi kanker serviks dan membantu merancang intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran.

Read online
File size86.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test