UINUIN

Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Kandidiasis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur dari genus Candida. Pengobatan infeksi jamur dapat dilakukan dengan memanfaatkan ekstrak tanaman herbal dengan tujuan untuk mengurangi efek samping dari penggunaan obat antijamur sintetik. Salah satu ekstrak tanaman yang dimanfaatkan adalah biji kopi hijau robusta. Kandungan senyawa metabolit yang terdapat pada biji kopi hijau robusta memiliki potensi sebagai antijamur alami. Uji aktivitas ekstrak biji kopi hijau robusta dilakukan pada konsentrasi 40%, 50%, 60%, 70%, dan 80% terhadap jamur Candida albicans secara in vitro. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol dan uji aktivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan ekstrak biji kopi hijau robusta mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid yang berpotensi memiliki aktivitas antijamur. Pada konsentrasi 40%, 50%, 60%, 70%, dan 80% mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Zona hambat yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans adalah konsentrasi 80% dimana memiliki rata-rata diameter zona hambat sebesar 24,95 ± 8,84 mm.

Ekstrak biji kopi hijau robusta menunjukkan aktivitas antijamur yang bergantung pada dosis terhadap Candida albicans.Konsentrasi terbawah 40% menghasilkan efek tertentu, sedangkan konsentrasi tertinggi 80% menghasilkan zona hambat paling besar, sekitar 24,95 mm.Hasil ini menandakan bahwa senyawa-senyawa aktif dalam biji kopi hijau dapat menjadi alternatif alami antijamur.

Penelitian lanjutan dapat memeriksa mekanisme aksi spesifik senyawa alkaloid, flavonoid, dan terpenoid pada membran sel Candida albicans, sehingga dapat menilai potensi pengembangan obat antijamur sintetik berbasis tanaman. Selain itu, studi toksikitas in vivo pada model hewan perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi keamanan ekstrak kopi hijau robusta sebagai agen antijamur. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi kombinasi ekstrak ini dengan obat antijamur sintetik untuk menilai efek sinergis atau antagonis, yang dapat membuka opsi terapi kombinasi yang lebih efektif bagi pasien kandidiasis yang resisten.

  1. Aktivitas Antijamur Ekstrak Biji Kopi Hijau Robusta (Coffea canephora) Terhadap Candida albicans. | Pharmaceutical... journal.uinjkt.ac.id/index.php/pbsj/article/view/39149Aktivitas Antijamur Ekstrak Biji Kopi Hijau Robusta Coffea canephora Terhadap Candida albicans Pharmaceutical journal uinjkt ac index php pbsj article view 39149
  2. Mango (mangifera indica l.) leaf extract can reduce the growth of candida albicans: a descriptive study... doi.org/10.24198/pjdrs.v8i1.52876Mango mangifera indica l leaf extract can reduce the growth of candida albicans a descriptive study doi 10 24198 pjdrs v8i1 52876
Read online
File size347.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test