MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuPerlindungan hukum merupakan hal yang sangat penting dalam perjanjian kredit, terutama bagi pemberi pinjaman/kredit (kreditur). Kredit umumnya digunakan untuk memfasilitasi bisnis dan memainkan peran yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi Indonesia. Sebagai lembaga keuangan yang menyediakan jasa keuangan, bank berperan dalam kegiatan ekonomi dengan memberikan kredit melalui pinjaman bank dan cara lain dalam bentuk perjanjian kredit antara kreditur yang merupakan pemberi pinjaman, atau jalur kredit dengan obligor yang merupakan debitur yang telah membantu memenuhi kebutuhan dana. Permasalahannya adalah tentang bentuk perlindungan hukum bagi kreditur jika debitur wanprestasi dan sanksi apakah yang dikenakan oleh kreditur jika debitur wanprestasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian hukum ini adalah bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada kreditur ketika debitur wanprestasi menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 yaitu perjanjian kredit yang dituangkan dalam bentuk akta, baik berupa akta di bawah tangan maupun akta otentik sesuai dengan Penjelasan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996, bahwa dengan diterbitkannya Surat Hak Tanggungan oleh Kantor Pertanahan sebagai bukti adanya Hak Tanggungan yang irah-irah dan telah kekuatan eksekutor yang sama dengan putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap, maka apabila debitur wanprestasi atau cidera janji, dapat meminta bantuan langsung kepada Ketua Pengadilan Negeri setempat untuk melaksanakan eksekusi melalui pelelangan umum guna memperoleh pembayaran piutang kreditur . Serta penafsiran dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 yang memberikan perlindungan hukum kepada kreditur yaitu ketentuan Pasal 1 angka 1 tentang hak preferensi kreditur; Pasal 6, Pasal 14 ayat (1), (2), dan (3) serta Pasal 20 ayat (2) dan (3) tentang pelaksanaan Hak Tanggungan; Pasal 11 ayat (2) tentang janji yang wajib dicantumkan dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) untuk melindungi kreditur apabila debitur wanprestasi, serta ketentuan Pasal 7 tentang asas droit de suite yang menyatakan bahwa hak Tanggungan tetap menjamin objek meskipun dialihkan kepada pihak ketiga sehingga tetap menjamin pembayaran piutang kreditur.
Dari seluruh keterangan yang telah dibahas, kesimpulan berdasarkan penjelasan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah dan Hal-hal yang Berkaitan dengan Tanah, hubungan hukum dari kewajiban-kewajiban tersebut bergantung pada undang-undang yang mengatur tentang isi perjanjian dapat secara tertulis, baik dalam bentuk privat maupun publik, tergantung pada ketentuan hukum.Bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada kreditur menurut undang-undang ini tertuang dalam bentuk perjanjian pinjaman itu sendiri, berupa akta atau kontrak pinjaman pribadi, dan akta atau kontrak pinjaman yang disahkan.Upaya hukum yang dilakukan kreditur untuk mendapatkan pemulihan wanprestasi debitur telah dilaksanakan dengan baik.Secara khusus, kreditur dan para pihak harus jujur dalam hal-hal berikut.Tidak ada pihak yang bonafide yang dirugikan dengan mengadakan perjanjian.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi Undang-Undang Hak Tanggungan dalam melindungi kepentingan kreditur, khususnya dalam konteks penyelesaian sengketa wanprestasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi undang-undang tersebut, seperti kualitas aparat penegak hukum, kesadaran hukum masyarakat, dan kompleksitas prosedur hukum. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mediasi yang efektif dalam penyelesaian sengketa kreditur-debitur. Mediasi dapat menjadi alternatif penyelesaian sengketa yang lebih cepat, murah, dan damai dibandingkan dengan litigasi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam mediasi sengketa kreditur-debitur, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan mediasi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap praktik pemberian kredit dan perlindungan hukum kreditur. Dengan perkembangan teknologi, pemberian kredit semakin banyak dilakukan secara online, sehingga menimbulkan tantangan baru dalam hal perlindungan hukum. Penelitian ini dapat mengidentifikasi risiko-risiko yang timbul dari digitalisasi pemberian kredit, serta strategi untuk memitigasi risiko tersebut. Pengembangan ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas perlindungan hukum kreditur dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
| File size | 570.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD 9 ± 1. 5 mm for Streptococcus mutans bacteria, 12. 8 ± 0. 9 mm for Staphylococcus aureus, and 12. 2 ± 0. 15 mm for Candida albicans. The study successfully9 ± 1. 5 mm for Streptococcus mutans bacteria, 12. 8 ± 0. 9 mm for Staphylococcus aureus, and 12. 2 ± 0. 15 mm for Candida albicans. The study successfully
UMSUMS Sebagian besar bekerja (59,1%), menerima pengobatan selama 6-12 bulan (46,4%), dan tidak memiliki komorbiditas (90,9%). Skor kepatuhan pengobatan rata-rataSebagian besar bekerja (59,1%), menerima pengobatan selama 6-12 bulan (46,4%), dan tidak memiliki komorbiditas (90,9%). Skor kepatuhan pengobatan rata-rata
UMSUMS Kasus DRPs yang terjadi meliputi overdosis (27,8%), durasi pengobatan terlalu singkat (22,9%), regimen dosis yang tidak teratur (18,8%), kejadian efekKasus DRPs yang terjadi meliputi overdosis (27,8%), durasi pengobatan terlalu singkat (22,9%), regimen dosis yang tidak teratur (18,8%), kejadian efek
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pembersih seperti effervescent alkalin peroksida efektif untuk membersihkan gigi tiruan tetapi dapat meningkatkan kekasaran permukaan sehingga dibutuhkanPembersih seperti effervescent alkalin peroksida efektif untuk membersihkan gigi tiruan tetapi dapat meningkatkan kekasaran permukaan sehingga dibutuhkan
TYARLYTATYARLYTA Penelitian menunjukkan bahwa intensitas kerusakan pada buah kakao di Desa Uraur mencapai 62,72% dan dikategorikan sebagai kerusakan berat. Populasi larvaPenelitian menunjukkan bahwa intensitas kerusakan pada buah kakao di Desa Uraur mencapai 62,72% dan dikategorikan sebagai kerusakan berat. Populasi larva
TYARLYTATYARLYTA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD di Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo. Penelitian ini merupakanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD di Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo. Penelitian ini merupakan
UMBJMUMBJM Reminiscence Therapy is carried out for 3 days. Evaluation of 3 days of Reminiscence therapy was a decrease in GDS (Geriatric Depression Scale) scoresReminiscence Therapy is carried out for 3 days. Evaluation of 3 days of Reminiscence therapy was a decrease in GDS (Geriatric Depression Scale) scores
UMBJMUMBJM Bagaimana pengaruh terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan lansia secara keseluruhan. Apakah ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhiBagaimana pengaruh terapi ini terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan lansia secara keseluruhan. Apakah ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi
Useful /
STIKMKSSTIKMKS Penyapihan yang dilakukan terlalu dini dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, termasuk risiko stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkanPenyapihan yang dilakukan terlalu dini dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, termasuk risiko stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan
STIKMKSSTIKMKS Latar belakang: Risiko ergonomi merupakan kondisi yang dapat membahayakan kesehatan dan mengganggu kenyamanan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui.Latar belakang: Risiko ergonomi merupakan kondisi yang dapat membahayakan kesehatan dan mengganggu kenyamanan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Maka perlunya dibangun sistem informasi simpan pinjam dana gapoktan berbasis desktop yang dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapan koperasi gapoktanMaka perlunya dibangun sistem informasi simpan pinjam dana gapoktan berbasis desktop yang dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapan koperasi gapoktan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan observasi kampus Widya Gama Mahakam Samarinda telah melakukan dan membuat proses strategic marketing yang baik dari menganalisis situasi pemasaran,Berdasarkan observasi kampus Widya Gama Mahakam Samarinda telah melakukan dan membuat proses strategic marketing yang baik dari menganalisis situasi pemasaran,