DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Penelitian ini membahas kebijakan anti-dumping Indonesia sebagai upaya melindungi industri domestik dari praktik perdagangan tidak adil yang banyak merugikan negara berkembang. Permasalahan yang dikaji adalah efektivitas peran Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI) dalam melakukan investigasi dan penegakan kebijakan sesuai ketentuan WTO. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif melalui analisis peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang memadai, namun pelaksanaannya masih terbatas oleh kendala koordinasi, kapasitas investigasi, serta tekanan dari negara maju yang kerap memanfaatkan instrumen anti-dumping sebagai alat proteksi. Penelitian menyimpulkan perlunya penguatan fungsi KADI, transparansi proses investigasi, serta dukungan pemerintah. Disarankan adanya peningkatan kapasitas industri, harmonisasi regulasi, dan diplomasi perdagangan yang lebih efektif.
Berdasarkan uraian permasalahan di atas, dapat disimpulkan bahwa perdagangan internasional idealnya berlangsung secara bebas dan adil.Ketentuan anti-dumping berbeda secara tegas dari praktik proteksionisme, sehingga importir perlu memahami dengan tepat kapan suatu negara eksportir dianggap melakukan dumping dan kapan diperlukan penerapan langkah pencegahan, agar tercipta dampak positif sebagai mitra dagang, bukan justru menjadi alat untuk menjatuhkan pihak lain.Pentingnya kesepahaman, keterbukaan informasi, dan proses negosiasi harus terus diupayakan guna mengurangi potensi kerugian yang bertentangan dengan prinsip perdagangan bebas.Negara maju sebagai aktor dominan juga memiliki peran besar dalam menurunkan berbagai hambatan perdagangan dengan tetap mengakui bahwa negara berkembang memiliki hak dan kedudukan setara dalam hubungan dagang.Kajian lebih mendalam serta koordinasi antara aturan internasional dan kebijakan nasional masing-masing negara diperlukan untuk mencegah munculnya praktik-praktik yang merugikan.Sebagai lembaga global, WTO turut bertanggung jawab dalam mengawasi seluruh bentuk kerja sama, kebijakan ekonomi, maupun tindakan yang berpotensi menghambat arus perdagangan demi mewujudkan sistem perdagangan yang transparan dan adil.
Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan anti-dumping, disarankan agar pemerintah Indonesia memperkuat fungsi Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI) dengan meningkatkan kapasitas investigasi dan transparansi proses penyelidikan. Selain itu, perlu ada koordinasi yang lebih baik antara KADI, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Keuangan untuk menghindari inkonsistensi kebijakan dan keterlambatan pengambilan keputusan. Pendekatan kebijakan yang terpadu sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan industri jangka pendek dan daya saing ekonomi jangka panjang. Pembentukan gugus tugas permanen antar lembaga dapat menjadi platform terstruktur untuk konsultasi dan penyelarasan kebijakan. Kolaborasi KADI dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) juga menjadi strategi penting dalam menindak praktik persaingan usaha tidak sehat yang terkait dengan dumping. Dengan demikian, perdagangan internasional dapat berlangsung secara adil dan saling menguntungkan bagi semua pihak.
| File size | 266.44 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Dengan metode kualitatif deskriptif-analitis, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kajian literatur termasuk Fatwa DSN-MUI No. 108/2016. HasilDengan metode kualitatif deskriptif-analitis, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kajian literatur termasuk Fatwa DSN-MUI No. 108/2016. Hasil
DAARULHUDADAARULHUDA Studi kasus Gubernur Riau mengungkap pola korupsi sistemik yang melibatkan jaringan eksekutif-legislatif, penggunaan simbol agama untuk legitimasi, danStudi kasus Gubernur Riau mengungkap pola korupsi sistemik yang melibatkan jaringan eksekutif-legislatif, penggunaan simbol agama untuk legitimasi, dan
DAARULHUDADAARULHUDA Reformulasi diperlukan dengan mengakui alam sebagai subjek hukum, memperkuat prinsip pencegahan dan pemulihan ekologis, serta memprioritaskan keadilanReformulasi diperlukan dengan mengakui alam sebagai subjek hukum, memperkuat prinsip pencegahan dan pemulihan ekologis, serta memprioritaskan keadilan
DAARULHUDADAARULHUDA Penerapan restorative justice memiliki peran strategis dalam mendekonstruksi paradigma retributif dalam sistem pemidanaan nasional. Pendekatan ini menawarkanPenerapan restorative justice memiliki peran strategis dalam mendekonstruksi paradigma retributif dalam sistem pemidanaan nasional. Pendekatan ini menawarkan
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena hukuman sosial digital telah menjadi bagian penting dari dinamika kontrol sosial dalam masyarakat Indonesia.mediaPenelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena hukuman sosial digital telah menjadi bagian penting dari dinamika kontrol sosial dalam masyarakat Indonesia.media
DAARULHUDADAARULHUDA Namun, percepatan prosedur ini juga menimbulkan tantangan baru, khususnya terkait perlindungan hak pihak ketiga yang sering berada di luar posisi penggugatNamun, percepatan prosedur ini juga menimbulkan tantangan baru, khususnya terkait perlindungan hak pihak ketiga yang sering berada di luar posisi penggugat
DAARULHUDADAARULHUDA Preseden suspensi TDPSE TikTok oleh Komdigi bulan Oktober tahun 2025 membuktikan penegakan efektif. Penelitian merekomendasikan penguatan audit, lembagaPreseden suspensi TDPSE TikTok oleh Komdigi bulan Oktober tahun 2025 membuktikan penegakan efektif. Penelitian merekomendasikan penguatan audit, lembaga
DAARULHUDADAARULHUDA Mahkamah Agung menegaskan bahwa setiap bentuk keterlibatan, baik langsung maupun tidak langsung, dalam perusahaan pesaing selama masa larangan merupakanMahkamah Agung menegaskan bahwa setiap bentuk keterlibatan, baik langsung maupun tidak langsung, dalam perusahaan pesaing selama masa larangan merupakan
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Pembatasan Local Content Requirements (LCR) melalui Perjanjian TRIMs dalam kerangka WTO secara nyata mengurangi ruang kebijakan (policy space) negara berkembangPembatasan Local Content Requirements (LCR) melalui Perjanjian TRIMs dalam kerangka WTO secara nyata mengurangi ruang kebijakan (policy space) negara berkembang
DAARULHUDADAARULHUDA Artikel ini menganalisis prinsip-prinsip dan mekanisme penyelesaian sengketa yang diterapkan oleh World Trade Organization (WTO) dalam memastikan keadilanArtikel ini menganalisis prinsip-prinsip dan mekanisme penyelesaian sengketa yang diterapkan oleh World Trade Organization (WTO) dalam memastikan keadilan
STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY Sayangnya pendirian dan pengelolaan BUM Desa mempunyai permasalahan dan tantangan. Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami permasalahan dan tantanganSayangnya pendirian dan pengelolaan BUM Desa mempunyai permasalahan dan tantangan. Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami permasalahan dan tantangan
STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY 45 dan pengisian SPT Tahunan secara online di dalam e-form. Dengan adanya kegiatan pendampingan ini dapat memberikan wawasan yang luas kepada pengurus45 dan pengisian SPT Tahunan secara online di dalam e-form. Dengan adanya kegiatan pendampingan ini dapat memberikan wawasan yang luas kepada pengurus