AKRABJUARAAKRABJUARA
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialPenelitian ini membahas permasalahan mengenai tanggung jawab hukum penyanyi atau pelaku pertunjukan atas penggunaan lagu yang telah dilindungi Hak Cipta tanpa izin dari pencipta dalam kegiatan komersial seperti konser. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana bentuk tanggung jawab hukum penyanyi terhadap penggunaan lagu berhak cipta dalam konser, serta bagaimana penerapan unsur-unsur pelanggaran Hak Cipta dalam Putusan Nomor 92/Pdt.Sus-HKI/Hak Cipta/2024/PN Niaga Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyanyi memiliki kewajiban hukum untuk memperoleh izin dari pencipta atau melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK/LMKN) sebelum menampilkan lagu secara komersial. Selain itu, promotor atau penyelenggara konser juga memikul tanggung jawab hukum bersama karena turut menikmati manfaat ekonomi dari pertunjukan tersebut. Penegakan hukum terhadap pelanggaran Hak Cipta di bidang musik menuntut sinergi antara pencipta, penyanyi, dan lembaga manajemen kolektif guna menciptakan ekosistem industri musik yang adil dan berkeadilan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penyanyi dan pelaku pertunjukan memiliki tanggung jawab hukum atas penggunaan lagu yang dilindungi Hak Cipta, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.Setiap penyanyi diharuskan memperoleh izin dan membayar royalti kepada pencipta atau melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sebelum menampilkan karya musik orang lain, terutama dalam kegiatan komersial seperti konser berbayar.Kewajiban ini mencakup tanggung jawab sipil dalam bentuk kompensasi jika terjadi pelanggaran, dan dapat berujung pada tanggung jawab pidana jika pelanggaran dilakukan secara sengaja dan menyebabkan kerugian ekonomi bagi pencipta.Kasus antara Agnez Mo dan Ari Bias menunjukkan bahwa pelanggaran Hak Cipta dalam konser bukan hanya masalah etika profesional, tetapi juga pelanggaran norma hukum yang memerlukan kepatuhan dan pemahaman hukum dari semua pihak di industri musik.Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 92/Pdt.Sus-HKI/Hak Cipta/2024, hakim menyatakan bahwa unsur-unsur pelanggaran Hak Cipta terbukti karena lagu digunakan tanpa izin dan terdapat keuntungan ekonomi dari pertunjukan.Pertimbangan hukum hakim merujuk pada Pasal 9, 95-96, dan 113 Undang-Undang Hak Cipta, serta mempertimbangkan prinsip kepastian hukum, keadilan, dan itikad baik pihak-pihak yang terlibat.Putusan ini memiliki konsekuensi penting, karena menekankan bahwa tanggung jawab tidak hanya terletak pada penyanyi, tetapi juga pada promotor dan penyelenggara konser yang memperoleh keuntungan dari pertunjukan.Selain itu, putusan ini dapat menjadi preseden yang memperkuat perlindungan hak ekonomi pencipta, khususnya dalam ekosistem karya musik dan digital yang terus berkembang.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang penerapan Hak Cipta dalam industri musik di negara-negara lain, terutama di negara-negara yang memiliki industri musik yang maju dan sistem perlindungan Hak Cipta yang kuat. Studi ini dapat membantu memahami praktik-praktik terbaik dalam penegakan Hak Cipta dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan sistem perlindungan Hak Cipta di Indonesia. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada peran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pengelolaan royalti dan bagaimana LMK dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi royalti kepada pencipta. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih dalam memperkuat ekosistem industri musik yang adil dan berkeadilan di Indonesia.
| File size | 413.03 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Temuan menunjukkan bahwa dominasi konsep formalistik negara hukum menciptakan kesenjangan antara pengakuan legal formal dan keadilan substantif, memperkuatTemuan menunjukkan bahwa dominasi konsep formalistik negara hukum menciptakan kesenjangan antara pengakuan legal formal dan keadilan substantif, memperkuat
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Kesimpulannya, branding pribadi yang dirancang dengan matang dan berlandaskan etika profesional memberi peluang nyata bagi guru MI menjadi edupreneur tanpaKesimpulannya, branding pribadi yang dirancang dengan matang dan berlandaskan etika profesional memberi peluang nyata bagi guru MI menjadi edupreneur tanpa
AKRABJUARAAKRABJUARA Oleh karena itu, penegakan hukum yang lebih ketat, disertai dengan peningkatan kesadaran masyarakat, sangat diperlukan agar tradisi karapan sapi dapatOleh karena itu, penegakan hukum yang lebih ketat, disertai dengan peningkatan kesadaran masyarakat, sangat diperlukan agar tradisi karapan sapi dapat
AKRABJUARAAKRABJUARA Hasil penelitian menunjukan bahwa Pajak Daerah serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, sedangkanHasil penelitian menunjukan bahwa Pajak Daerah serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, sedangkan
AKRABJUARAAKRABJUARA Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, baik dalam regulasi, implementasi, maupun budaya hukumPenegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, baik dalam regulasi, implementasi, maupun budaya hukum
UNISSULAUNISSULA Analisis data menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kinerja SDM dapat dicapai melalui penguatan kompetensiAnalisis data menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kinerja SDM dapat dicapai melalui penguatan kompetensi
BTPBTP Pelatihan Pemahaman Restoran memberikan wawasan dan keterampilan dasar penting terkait operasional dan manajemen restoran. Peserta memperoleh pengetahuanPelatihan Pemahaman Restoran memberikan wawasan dan keterampilan dasar penting terkait operasional dan manajemen restoran. Peserta memperoleh pengetahuan
ECOJOINECOJOIN Adanya Profesionalisme penting sehingga dapat mempengaruhi kompetensi akuntan terhadap akuntabilitas akuntan pendidik; 5) Komitmen akuntan dan Etika AkuntanAdanya Profesionalisme penting sehingga dapat mempengaruhi kompetensi akuntan terhadap akuntabilitas akuntan pendidik; 5) Komitmen akuntan dan Etika Akuntan
Useful /
UPYUPY Hasil penelitian menunjukkan bahwa kue tradisional Bugis seperti doko-doko utti, bolu cukke, cangkuning, onnde-onde, dan nennu-nennu memiliki bentuk geometrisHasil penelitian menunjukkan bahwa kue tradisional Bugis seperti doko-doko utti, bolu cukke, cangkuning, onnde-onde, dan nennu-nennu memiliki bentuk geometris
UNIMUNIM Ketercapaian hasil dari program pendampingan kali ini masih jauh dari maksimal karena kendala dari beberapak aspek. Selain waktu pelaksanaan program yangKetercapaian hasil dari program pendampingan kali ini masih jauh dari maksimal karena kendala dari beberapak aspek. Selain waktu pelaksanaan program yang
UNIMUNIM Adanya komitmen dan keinginan mitra UMKM Makanan dan Minuman untuk mengajukan dan mengurus sertifikasi halal sehingga produk yang dihasilkan dapat lebihAdanya komitmen dan keinginan mitra UMKM Makanan dan Minuman untuk mengajukan dan mengurus sertifikasi halal sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih
ECOJOINECOJOIN Penelitian ini menggunakan teori legitimacy yang berfokus pada hubungan perusahaan dengan masyarakat dan linkungannya, maka tentulah perusahaan akan senantiasaPenelitian ini menggunakan teori legitimacy yang berfokus pada hubungan perusahaan dengan masyarakat dan linkungannya, maka tentulah perusahaan akan senantiasa