POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU
JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATANJURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATANIbu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terjadi komplikasi obstetrik seperti diabetes mellitus gestasional (DMG) yang dapat menyebabkan kematian janin/bayi, persalinan SC, dan bayi berat lahir lebih (makrosomia). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap kadar glukosa darah. Desain penelitian adalah pra-eksperimen dengan pendekatan pre test dan post test one group design. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Jumlah sampel 38 orang. Intervensi yang diberikan adalah senam hamil selama 1 kali seminggu selama 4 minggu. Glukosa darah sewaktu diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan stick glucometer. Analisis menggunakan Wilcoxon test dengan P-value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan kadar glukosa darah sebelum intervensi adalah 156,61gr/d. Hasil Wilcoxon test menunjukkan ada perbedaan penurunan rata-rata kadar glukosa darah sewaktu setelah diberikan senam hamil sebesar 15,35 mg/dl (P-value 0,000). Senam hamil merupakan aktivitas fisik/olahraga yang bermanfaat menurunkan glukosa darah ibu hamil trimester tiga untuk mencegah risiko DMG.
Rata-rata glukosa darah sewaktu sebelum dilakukan senam hamil adalah 156,61 mg/dl dan setelah intervensi menjadi 141,26 mg/dl.Senam hamil dapat menurunkan rata-rata kadar GDS sebesar 15,35 mg/dl.Perlunya senam hamil secara rutin dengan frekuensi 2-3 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit dapat menurunkan kadar GDS ibu hamil mencegah risiko DMG.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada efek jangka panjang senam hamil terhadap kadar glukosa darah ibu hamil. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara senam hamil dengan jenis olahraga lain untuk mengetahui manfaat spesifik senam hamil dalam menurunkan risiko DMG. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan senam hamil dalam menurunkan kadar glukosa darah, seperti frekuensi dan durasi senam, serta faktor-faktor individu seperti usia, berat badan, dan kondisi kesehatan ibu hamil.
| File size | 223.46 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMNUUMNU Pembahasan meliputi tiga aspek utama, yaitu (1) mekanisme fisiologis glukagon dalam metabolisme energi, (2) interaksi glukagon dengan hormon lain sepertiPembahasan meliputi tiga aspek utama, yaitu (1) mekanisme fisiologis glukagon dalam metabolisme energi, (2) interaksi glukagon dengan hormon lain seperti
UNTADUNTAD Kinerja ini menempatkannya dalam kategori Suntan standar untuk perlindungan UV B. Selain itu, nilai SPF-nya sebesar 10,58, mengkategorikannya ke tingkatKinerja ini menempatkannya dalam kategori Suntan standar untuk perlindungan UV B. Selain itu, nilai SPF-nya sebesar 10,58, mengkategorikannya ke tingkat
UNTADUNTAD Treatment of acne infection from natural ingredients native to Kalimantan such as Balik Angin or Alphitonia incana (Roxb. ) Teijsm. & Binn. ex Kurz canTreatment of acne infection from natural ingredients native to Kalimantan such as Balik Angin or Alphitonia incana (Roxb. ) Teijsm. & Binn. ex Kurz can
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Konsumsi Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Stunting adalah status gizi yang ditunjukkan oleh panjangHubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Konsumsi Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Stunting adalah status gizi yang ditunjukkan oleh panjang
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Diharapkan petugas penyuluh di sekolah dapat meningkatkan dan mengembangkan penyediaan materi tentang sarapan kepada siswa sekolah dasar dengan menggunakanDiharapkan petugas penyuluh di sekolah dapat meningkatkan dan mengembangkan penyediaan materi tentang sarapan kepada siswa sekolah dasar dengan menggunakan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Pola konsumsi ikan pada balita di Kampong Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil diteliti dengan pendekatan deskriptif. Metode samplingPola konsumsi ikan pada balita di Kampong Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil diteliti dengan pendekatan deskriptif. Metode sampling
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita diabetes melitus dengan status gizi pasien DM tipe 2 di UPTD Puskesmas II Denpasar Barat, denganTerdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita diabetes melitus dengan status gizi pasien DM tipe 2 di UPTD Puskesmas II Denpasar Barat, dengan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara skor keamanan pangan dengan TPC dan E. Penelitian mendesak peningkatan pengetahuan danAnalisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara skor keamanan pangan dengan TPC dan E. Penelitian mendesak peningkatan pengetahuan dan
Useful /
Q2LIIQ2LII Kematian dan kesakitan ibu merupakan permasalahan kesehatan yang serius di negara berkembang, termasuk Indonesia. Faktor-faktor seperti tingkat pengetahuanKematian dan kesakitan ibu merupakan permasalahan kesehatan yang serius di negara berkembang, termasuk Indonesia. Faktor-faktor seperti tingkat pengetahuan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelatihan dengan kinerja karyawan di Puskesmas Jakarta Utara. Metode penelitian menggunakan kuantitatifTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelatihan dengan kinerja karyawan di Puskesmas Jakarta Utara. Metode penelitian menggunakan kuantitatif
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Depaiul Hospitail Swaillow Screening (DHSS) dan tabel kejadian aspirasi. Analisis data yang digunakan adalah ujiData dikumpulkan menggunakan kuesioner Depaiul Hospitail Swaillow Screening (DHSS) dan tabel kejadian aspirasi. Analisis data yang digunakan adalah uji
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Rerata usia responden pada kelompok intervensi 54.89 tahun, sebagian besar berjenis kelamin perempuan baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol,Rerata usia responden pada kelompok intervensi 54.89 tahun, sebagian besar berjenis kelamin perempuan baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol,