STBISTBI

PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama KristenPASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

Artikel ini menganalisis kekerasan yang dilakukan oleh majikan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) di Indonesia sebagai gejala sosial yang berakar dalam struktur kekuasaan domestik. Melalui pendekatan analisis sosial-teologis kualitatif, artikel ini menelaah lima kasus kekerasan majikan terhadap ART yang terjadi pada periode 2022–2025, dengan merujuk pada pemberitaan media nasional. Kajian dilakukan dengan menggunakan teori habitus dan kekerasan simbolik Pierre Bourdieu serta pendekatan teologi pastoral dari Gustavo Gutiérrez dan Allan Boesak. Temuan utama menunjukkan bahwa kekerasan majikan bukan sekadar akibat niat jahat personal, melainkan ekspresi dari struktur sosial yang menormalisasi relasi kuasa yang timpang. Dalam terang teologi profetik, tindakan tersebut merupakan bentuk dosa struktural yang menuntut respon gereja secara kritis dan transformatif. Artikel ini merekomendasikan reposisi pastoral gereja yang tidak hanya berpihak pada korban, tetapi juga menantang sistem dan habitus kekuasaan para pelaku. Upaya tersebut mencakup pendidikan kesadaran etis, liturgi pertobatan sosial, serta keterlibatan gereja dalam advokasi kebijakan perlindungan ART. Dengan demikian, artikel ini memberi kontribusi terhadap pengembangan teologi pastoral kontekstual di Indonesia yang berakar pada pembelaan terhadap martabat manusia dan keadilan sosial.

Kekerasan majikan terhadap ART berakar pada struktur kuasa domestik yang terinternalisasi dalam habitus sosial, sehingga korban sering menjadi penerima dominasi tanpa resistensi.Peristiwa kekerasan tidak hanya berupa tindakan fisik, melainkan juga penelantaran kebutuhan dasar, isolasi sosial, dan pemotongan upah yang menandakan sistem penyalahgunaan kekuasaan.Untuk mengatasi fenomena ini, gereja perlu mengambil peran aktif sebagai agen profetik, memperkuat pendidikan etis di jemaat, menerapkan liturgi pertobatan yang melibatkan pelaku, serta menyalurkan advokasi publik demi penegakan hukum perlindungan ART.

Salah satu saran penting yang dapat dikembangkan adalah penelitian empiris lebih luas mengenai persepsi pelaku majikan tentang tanggung jawab moral dan hukum dalam mengelola hubungan kerja ART, meliputi studi komparatif antara wilayah perkotaan dan pedesaan guna mengidentifikasi perbedaan pola kekuasaan dan resistensi. Selain itu, studi intervensi dapat diarahkan pada evaluasi program pendidikan etis dan liturgi pertobatan di gereja lokal, menilai dampaknya pada sikap gereja dan majikan serta tingkat laporan kebijakan perlindungan. Terakhir, penelitian lanjutan dapat meneliti peran media sosial sebagai platform advokasi, menghitung efektivitas kampanye publik dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah dan perubahan norma sosial terkait perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak pekerja rumah tangga.

  1. Employer Violence Against Domestic Workers: A Socio-Pastoral Analysis of Power Relations and the Church’s... journal.stbi.ac.id/index.php/PSC/article/view/549Employer Violence Against Domestic Workers A Socio Pastoral Analysis of Power Relations and the ChurchAos journal stbi ac index php PSC article view 549
  2. Three concepts of power: Foucault, Bourdieu, and Habermas - Gerd Christensen, 2024. three concepts power... doi.org/10.1177/17577438231187129Three concepts of power Foucault Bourdieu and Habermas Gerd Christensen 2024 three concepts power doi 10 1177 17577438231187129
  3. DOI Name 10.62383 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.62383DOI Name 10 62383 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 62383
  4. A dangerous pedagogy of discomfort: Redressing racism in theology education | Dames | HTS Teologiese... doi.org/10.4102/hts.v75i4.5060A dangerous pedagogy of discomfort Redressing racism in theology education Dames HTS Teologiese doi 10 4102 hts v75i4 5060
Read online
File size447.68 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test