IIQIIQ

Al-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAl-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Ekosistem adalah tatanan kesatuan menyeluruh antar unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi dalam menciptakan keseimbangan, keteraturan, dan kelestarian. Diskursus konservasi lingkungan hidup menjadi isu aktual di tengah ancaman krisis global sebagai konsekuensi terjadinya bencana, perubahan iklim, pemanasan global, perubahan musim tak menentu, penurunan kualitas hidup, dan ancaman kehancuran bumi. Kondisi ini menjadi pemicu kegelisahan dan khawatir umat manusia akan terjadinya kepunahan bumi. Penelitian ini akan menjawab bagaimana Al-Quran berbicara tentang lingkungan hidup dan dampaknya bagi kehidupan umat manusia.

Kerusakan lingkungan hidup terjadi akibat adanya tindakan segelintir manusia tak bermoral, serakah, egois, dan tamak.Mengeksploitasi kekayaan alam sebanyak-banyaknya di luar batas kewajaran, tanpa memperhatikan sistem ekosistem dan hukum lingkungan hidup, berdampak negatif secara multidimensional terhadap kehidupan manusia dan makhluk lainnya yang berujung pada kehancuran dan kepunahan (fasad).Al-Quran secara detail menjelaskan terkait kata fasad dalam bentuk masdar menunjukkan kerusakan bersifat hissi/fisik, seperti banjir, pencemaran udara.Akan tetapi jika kata fasad berupa isim masdar bermakna kerusakan yang bersifat nonfisik, seperti kafir, syirik, munafik, dan semisalnya.Jadi, kerusakan yang bersifat fisik pada hakikatnya merupakan akibat kerusakan bersifat non-fisik atau mental spiritual.Kehadiran revolusi spiritual berbasis Al-Quran solusi menumbuhkan kesadaran makhluk manusia untuk menjaga alam lingkungan sebagai tempat dan sumber kehidupan.Tidak dicemari, dikotori, dan dirusak, melainkan dirawat, dikelola, dan dilestarikan serta dimanfaatkan secara patut sesuai aturan ekosistem dan hukum lingkungan hidup disertai internalisasi nilai-nilai tauhid (spiritualitas) berbasis akhlak karimah yang rahmat dan humanis.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pengelolaan lingkungan berbasis akhlak mulia. Model ini dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perilaku manusia yang serakah dan tidak bertanggung jawab. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran internalisasi nilai-nilai tauhid dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku manusia terhadap lingkungan. Dengan demikian, dapat ditemukan strategi yang lebih komprehensif dalam upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan kerusakan yang berkelanjutan.

  1. Ekologi dan Kerusakan Lingkungan dalam Persepektif Al-Qur’an | Al-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an... ejurnal.iiq.ac.id/index.php/alfanar/article/view/246Ekologi dan Kerusakan Lingkungan dalam Persepektif Al QurAoan Al Fanar Jurnal Ilmu Al Quran ejurnal iiq ac index php alfanar article view 246
Read online
File size391.89 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test