UMUM

Sport Science and HealthSport Science and Health

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pembelajaran berdiferensiasi Guru Sekolah Dasar dalam pembelajaran penjas di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru di Kabupaten Yogyakarta. Sampel yang digunakan adalah 10 Guru di Kabupaten Yogyakarta. Data diperoleh dari hasil observasi angket dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dari angket yang disebar. Hasil Penelitian Pengetahuan Pembelajaran Berdiferensiasi Guru Sekolah dasar dalam pembelajaran penjas di Sekolah Dasar Kabupaten Yogyakarta sebagian besar pada kategori Sangat Rendah Sebesar 10 %, pada ketegori Rendah Sebesar 30%, pada kategori Sedang sebesar 30 % dan pada kategori Tinggi 30 %. Ditemukannya beberapa permasalahan yang belum terselesaikan, sehingga penulis memberikan beberapa saran. Di antaranya, guru perlu lebih mengembangkan metode pembelajaran diferensiasi yang dapat mendorong keaktifan peserta didik dalam belajar, serta menciptakan media pembelajaran yang membantu lebih fokus dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik perlu diberi motivasi di kelas agar lebih bersemangat dan mengikuti pembelajaran dengan baik, sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Diharapkan, penelitian ini dapat bermanfaat bagi peneliti selanjutnya dalam menyusun desain penelitian yang lebih relevan dan beragam.

Berdasarkan Hasil Penelitian dan Pembahasan Pengetahuan Pembelajaran Berdiferensiasi Guru Sekolah dasar dalam pembelajaran penjas di Sekolah Dasar Kabupaten Yogyakarta sebagian besar pada kategori Sangat Rendah Sebesar 10 %, pada ketegori Rendah Sebesar 30%, pada kategori Sedang Sebesar 30 % dan pada kategori Tinggi 30 %.Dengan ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memiliki banyak manfaat dan sangat diminati oleh peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar, karena metode ini disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing.Banyak tanggapan positif dari guru, pengamat, guru olahraga, dan peserta didik yang menyatakan bahwa pendekatan diferensiasi memudahkan guru dalam pembelajaran, karena peserta didik lebih menyukai model ini, sehingga pengelolaan kelas menjadi lebih mudah bagi guru.

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa permasalahan yang belum terselesaikan, sehingga penulis memberikan beberapa saran. Di antaranya, guru perlu lebih mengembangkan metode pembelajaran diferensiasi yang dapat mendorong keaktifan peserta didik dalam belajar, serta menciptakan media pembelajaran yang membantu lebih fokus dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik perlu diberi motivasi di kelas agar lebih bersemangat dan mengikuti pembelajaran dengan baik, sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Diharapkan, penelitian ini dapat bermanfaat bagi peneliti selanjutnya dalam menyusun desain penelitian yang lebih relevan dan beragam.

Read online
File size187.05 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test