FAIUMBANDUNGFAIUMBANDUNG

One moment, please...One moment, please...

Minimnya internalisasi nilai-nilai dan informasi keagamaan pada pembelajaran Agama Islam di sekolah, seringkali disebabkan oleh kurang dipertimbangkannya aspek Neuro Schience dan budaya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pembelajaran Agama Islam dengan pendekatan deep learning yang tepat dan selaras dengan upaya penguatan nilai-nilai budaya yang termuat dalam proses pembelajaran, mengadaptasi model pembelajaran tersebut dalam pembelajaran Agama Islam dengan pendekatan budaya yang diimplementasi berdasarkan pengetahuan neuroscience. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengetahui kecenderungan gaya belajar siswa di sekolah, dan data kuantitatif untuk mengkonfirmasi dan menguji temuan dari data kualitatif.

Terdapat tiga pilar utama pendekatan deep learning, yaitu mindful learning (pembelajaran penuh kesadaran), meaningful learning (pembelajaran bermakna), dan joyful learning (pembelajaran menyenangkan).Tiga dimensi ini saling terhubung dan turut mempengaruhi secara langsung terhadap proses pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan.Dalam konteks Pembelajaran Agama Islam, menggunakan konsep ini dengan pendekatan cultural neuroscience diterapkan dalam konteks pembelajaran di kelas, implementasi lintas jenjang pendekatan ini baik SD, SMP ataupun SMA.Adaptasi pendekatan tersebut dilakukan sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa di setiap level pendidikan.Implementasi Pembelajaran agama Islam melalui pendekatan deep learning dengan konsep cultural neuroscience tidak hanya berimplikasi pada peningkatan kompetensi pembelajaran Agama Islam, namun juga berimplikasi pada pengembangan kemampuan kognitif siswa, sehingga meningkatkan kemampuan siswa melakukan kontekstualisasi pembelajaran Agama Islam.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang implementasi pendekatan deep learning berbasis cultural neuroscience dalam pembelajaran Agama Islam di berbagai jenjang pendidikan. Studi ini dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran yang lebih holistik dan efektif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek neurosains dan budaya yang relevan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendekatan ini terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa dan kemampuan mereka dalam melakukan kontekstualisasi pembelajaran Agama Islam. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Agama Islam di sekolah.

  1. Jurnal Pendidikan Karakter. otak karakter pendidikan islam analisis kritis neurosains jurnal article... journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/29693Jurnal Pendidikan Karakter otak karakter pendidikan islam analisis kritis neurosains jurnal article journal uny ac index php jpka article view 29693
  2. Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran... doi.org/10.47281/fas.v6i2.256Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran doi 10 47281 fas v6i2 256
Read online
File size324.34 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test