IAINIAIN

Journal Of Biology EducationJournal Of Biology Education

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keanekaragaman capung di Stadion Imam Nahrawi, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Stadion tersebut merupakan ruang terbuka yang dipenuhi rumput hijau dan berbatasan dengan Sungai Bedadung di selatan‑barat, serta dikelilingi semak‑semak, pohon, dan bukit di bagian utara. Metode penelitian deskriptif eksploratori dilakukan dengan sampling di tepi stadion dan pusat stadion pada bulan Juni 2022 menggunakan metode field‑by‑field, identifikasi morfologi, dan perhitungan indeks keanekaragaman Shannon‑Wiener, yang menghasilkan enam jenis capung dengan indeks diversitas sebesar 1,114, menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang.

Penelitian di Stadion Imam Nahrawi UIN KHAS Jember menunjukkan nilai indeks keanekaragaman Shannon‑Wiener sebesar 1,114 (1 < H < 3), yang mengindikasikan keanekaragaman Odonata berada pada tingkat sedang.Total terdapat 292 ekor capung yang tergolong pada famili Libellulidae, Chlorocyphidae, dan Platycnemididae, meliputi 196 individu Orthetrum sabina, 59 Pantala flavescens, 2 Diplacodes trivialis, 1 Potamara congener, 6 Heliocypha fenestrata, dan 28 Copera marginipes.Hasil ini mencerminkan pengaruh kondisi lingkungan fisik dan biotik, serta aktivitas manusia di sekitar stadion terhadap keragaman capung.

Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi variasi musiman keanekaragaman capung dengan melakukan survei selama setidaknya satu tahun penuh untuk menangkap fluktuasi populasi dan dampak perubahan iklim; selanjutnya, studi komparatif antara kualitas air sungai Bedadung dan keberagaman capung di area tepi stadion dapat memperjelas peran capung sebagai bioindikator kualitas air, sehingga diperlukan pengukuran parameter kimia dan fisik air secara rutin; terakhir, penelitian mengenai pengaruh struktur vegetasi (kepadatan, jenis tanaman, dan ketersediaan ruang terbuka) terhadap distribusi spasial sub‑order Anisoptera dan Zygoptera dapat memberikan wawasan tentang habitat yang optimal untuk konservasi capung, dengan menggunakan metode pemetaan GIS dan analisis multivariat untuk menghubungkan variabel vegetasi dengan data keanekaragaman.

  1. Dragonfly Diversity (Insect: Odonata) in Asem Binatur River, Pekalongan, Indonesia | Borneo Journal of... doi.org/10.33736/bjrst.1986.2020Dragonfly Diversity Insect Odonata in Asem Binatur River Pekalongan Indonesia Borneo Journal of doi 10 33736 bjrst 1986 2020
  2. Biodiversitas Journal of Biological Diversity. journal biological diversity main navigation content sidebar... smujo.id/biodivBiodiversitas Journal of Biological Diversity journal biological diversity main navigation content sidebar smujo biodiv
  3. KEANEKARAGAMAN JENIS CAPUNG ANGGOTA ORDO ODONATA DI AREA PERSAWAHAN KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBE... doi.org/10.26877/bioma.v8i1.4697KEANEKARAGAMAN JENIS CAPUNG ANGGOTA ORDO ODONATA DI AREA PERSAWAHAN KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBE doi 10 26877 bioma v8i1 4697
  4. Inventarisasi Jenis Capung (Odonata) Pada Areal Persawahan Di Desa Pundenarum Kecamatan Karangawen Kabupaten... doi.org/10.14710/bioma.17.1.16-20Inventarisasi Jenis Capung Odonata Pada Areal Persawahan Di Desa Pundenarum Kecamatan Karangawen Kabupaten doi 10 14710 bioma 17 1 16 20
Read online
File size536.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test