IAINIAIN

Journal Of Biology EducationJournal Of Biology Education

Kumbang merupakan serangga yang memiliki keanekaragaman spesies dan kelimpahan individu tertinggi dan memiliki berbagai peran dalam ekosistem. Kehadiran serangga berperan penting. Jika keanekaragaman serangga tinggi, dapat dikatakan bahwa lingkungan seimbang. Kumbang memiliki peran besar terhadap keberlanjutan ekosistem, karena kumbang memiliki aktivitas diurnal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keanekaragaman, kelimpahan, dan dominansi kumbang diurnal antara kawasan perumahan dan non-perumahan di sekitar UAD. Survei dilakukan dengan menggunakan perangkap jebak lubang di empat kawasan, kemudian sampel dibawa ke laboratorium untuk proses identifikasi. Nilai indeks keanekaragaman kumbang tertinggi terdapat di sawah Kecamatan Banguntapan DIY yaitu 2,302, sedangkan nilai indeks keanekaragaman kumbang terendah terdapat di kampus 4 yaitu 0,725. Spesies kumbang dengan kelimpahan spesies tertinggi adalah Gonocephalum sp., sedangkan spesies kumbang dengan kelimpahan spesies terendah adalah Bradycellus nigrinus, Cassida circumdata, Aspidomorpha sanctaecrusis, Verania lineata, dan Onthophagus sp. Dominan kumbang adalah Gonocephalum sp., sedangkan kurang dominan kumbang adalah B. nigrinus. Dampak dari penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi lingkungan berdasarkan kumbang dominan. Penelitian ini dapat digunakan untuk memonitor kesehatan ekosistem.

Tingkat keanekaragaman kumbang di kawasan kampus 4 UAD ditemukan rendah, sedangkan di kawasan penelitian lainnya tingkat keanekaragaman sedang.Kumbang dengan kelimpahan individu tertinggi di kawasan kampus 4 UAD, sawah, perumahan, dan tanah kosong, Kecamatan Banguntapan DIY adalah Gonocephalum sp., sedangkan kumbang dengan kelimpahan individu terendah di kawasan kampus 4 UAD, sawah, perumahan, dan tanah kosong, Kecamatan Banguntapan DIY yaitu Bradycellus nigrinus, Cassida circumdata, Aspidomorpha sanctaecrusis, Verania lineata, dan Onthophagus sp.Kumbang yang dominan di kawasan kampus 4 UAD, sawah, perumahan, dan tanah kosong adalah Gonocephalum sp.Sedangkan kumbang yang tidak dominan di kawasan kampus 4 UAD, sawah, perumahan, dan tanah kosong adalah Bradycellus nigrinus.Kampus memiliki keanekaragaman terendah dan dominansi kumbang tertinggi yang bisa menjadi tanda bahwa gangguan manusia terhadap perubahan penggunaan lahan telah mengubah kapasitas daya dukung lingkungan secara masif.

Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keanekaragaman dan dominansi kumbang di kawasan perumahan dan non-perumahan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang berbeda, seperti pengamatan langsung di lapangan atau analisis laboratorium. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan penggunaan lahan terhadap kesehatan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Studi ini dapat membantu memahami hubungan antara aktivitas manusia dan kesehatan ekosistem, serta memberikan rekomendasi untuk pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

Read online
File size310.92 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test