INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE

Journal of Multidisciplinary ScienceJournal of Multidisciplinary Science

Air bersih merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Kebutuhan akan air bersih akan meningkat seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan populasi, sehingga perlu dilakukan penilaian terkait permintaan air di masa depan hingga 10 tahun ke depan. Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan sumber air baku yang ketersediaannya tidak dapat diprediksi, dilakukan perhitungan kebutuhan air bersih untuk wilayah Kecamatan Balikpapan Tengah dan Kecamatan Balikpapan Kota, sehingga diperoleh nilai debit kebutuhan air sebesar 352 liter/detik di Kecamatan Balikpapan Tengah dan 295 liter/detik di Kecamatan Balikpapan Kota. Selanjutnya, dilakukan analisis jaringan distribusi air minum menggunakan metode Hardy-Cross dan penerapan perangkat lunak EPANET 2.0. Perhitungan dilakukan dengan memasukkan data seperti peta jaringan pipa utama, pola aliran selama 24 jam, serta data ketinggian atau kontur. Dari segi kecepatan dan akurasi, analisis menggunakan perangkat lunak EPANET 2.0 untuk sistem suplai air minum dinilai lebih memenuhi syarat.

Kebutuhan air bersih di Kecamatan Balikpapan Tengah dan Kecamatan Balikpapan Kota masing-masing sebesar 352 liter/detik dan 295 liter/detik hingga periode 2031.Simulasi jaringan pipa yang direncanakan menunjukkan bahwa sistem mampu melayani kebutuhan air bersih di kedua wilayah tersebut hingga tahun 2031.Kemampuan pelayanan ini didukung oleh elevasi reservoir yang direncanakan sesuai kondisi topografi setempat.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap ketersediaan air baku dari waduk Manggar dalam jangka panjang, termasuk proyeksi kapasitas air selama musim kemarau yang semakin ekstrem, agar sistem distribusi dapat dirancang dengan skenario krisis air. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas sistem distribusi berbasis gravitasi dibandingkan sistem pompa di wilayah dengan topografi berbukit, dengan membandingkan efisiensi energi, kestabilan tekanan, dan biaya operasional secara menyeluruh. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi zona meteran (DMA) dalam jaringan distribusi yang direncanakan untuk memantau dan mengurangi kehilangan air tidak bertarif akibat kebocoran atau pencurian, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keberlanjutan sistem suplai air bersih di Balikpapan.

Read online
File size411.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test