IAINIAIN
Journal Of Biology EducationJournal Of Biology EducationRegenerasi adalah mekanisme untuk mengembalikan fungsi asli melalui penciptaan sel atau jaringan baru ketika kerusakan atau hilangnya fungsi menyebabkan kegagalan dalam memainkan peran tertentu. Regenerasi adalah kemampuan pemulihan yang dimiliki oleh semua organisme, mulai dari mikroorganisme hingga manusia. Fenomena regenerasi, bagaimanapun, sangat berbeda tergantung pada organisme. Salah satu organisme yang dapat meregenerasi tubuhnya adalah Mabouya multifasiata dan Hemidactylus platyurus, yang memiliki kemampuan untuk autotomi ekor sebagai mekanisme pertahanan diri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh regenerasi sel selama autotomi pada kadal (M. multifasiata) dan gecko ekor datar (H. platyurus). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah dan Laboratorium Dyatnitalis Palembang. Metode penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif, dengan hasil pengukuran morfometri morfologi dan perkembangan jaringan histologi ekor. Model yang digunakan dalam penelitian ini telah menawarkan platform baru untuk investigasi morfologi dan histologi yang mendasari regenerasi pada Reptil. M. multifasiata, morfometri menunjukkan pertumbuhan perkembangan yang sama dengan H. platyurus. Dari pewarnaan Hematoxylin-eosin (HE) menunjukkan perkembangan regenerasi sel dari Hari 1 pada kadal yang disebut sampel awal, hasil ekor ke-15 dan hasil ekor ke-30 hari setelah autotomi menunjukkan pertumbuhan sel pada hari ke-15 dengan penemuan sel otot (otot), jaringan lemak (jaringan lemak perivertebral), tulang rawan (tabung tulang rawan), sistem saraf pusat (meninx) dan sel ependimal (sel ependimal). Kemampuan meregenerasi sel ekor disusun dari jumlah akresi sel tulang rawan (tabung tulang rawan) yang sempurna pada hari ke-15 dan ke-30. Gecko ekor datar, pewarnaan HE, menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan sel pada ekor ke-15, pada hari ke-30 menunjukkan adanya sel otot (otot), jaringan lemak (jaringan lemak perivertebral), tulang rawan (tabung tulang rawan), sistem saraf pusat (meninx) dan sel ependimal. Kemampuan meregenerasi sel kadal disusun oleh tulang rawan sempurna (tabung tulang rawan) pada hari ke-30. Hasil ini adalah apa yang diketahui tentang peran regenerasi, dan membandingkan regeneratif dengan mekanisme dan fungsi apoptosis dalam perkembangan. Mendefinisikan kompleksitas regeneratif akan berkontribusi pada pengetahuan dan perspektif baru untuk memahami mekanisme induksi dan regulasi regenerasi.
multifasiata dari kepala (HeadL) dengan panjang kepala 2-3 cm, tubuh (AGL) umumnya berwarna coklat kehitaman dengan pola hijau kekuningan dengan panjang 8 cm, dan ekor (TaiL) berwarna hitam dari dasar kloaka hingga ujung ekor dengan panjang 10-12 cm dengan permukaan kulit yang ditutupi sisik halus.platyurus, morfologi adalah bentuk kepala (HeadL), moncong lebih panjang daripada jarak dari mata ke telinga.platyurus (AGL), secara umum tubuh (AGL) berwarna abu-abu dengan pola terang dan gelap yang bervariasi di sisi dorsal, rata-rata 41,2-43,2 cm.Pengamatan histologis menunjukkan setelah regenerasi autotomi pada M.multifasiata tulang, jaringan otot, jaringan tulang belakang pada hari ke-15.Pada hari ke-15, sel otot ditemukan pada lempeng autotomi ekor H.platyurus yang terletak sepanjang tulang belakang caudalis yang ditutupi oleh sistem saraf pusat (meninx).Hari ke-30 menunjukkan bahwa sel telah terbentuk secara normal.Sel dan jaringan terlihat sempurna dibandingkan dengan ekor M.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mempelajari lebih lanjut mekanisme molekuler yang terlibat dalam regenerasi sel pada kadal dan gecko ekor datar, termasuk peran gen-gen spesifik dan jalur sinyal seluler. (2) Meneliti perbedaan dalam kemampuan regenerasi antara spesies kadal dan gecko ekor datar, serta faktor-faktor lingkungan yang mungkin mempengaruhi proses regenerasi. (3) Mengembangkan model penelitian yang lebih kompleks untuk menyelidiki interaksi antara sistem saraf pusat dan proses regenerasi, serta peran sistem saraf dalam mengkoordinasikan regenerasi sel.
| File size | 769.85 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ATIMATIM Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan HCl 0,5 N memberikan efisiensi pemucatan terbaik dan telah memenuhi persyaratan SNI 136336-2000 dengan nilai efisiensiHasil ini menunjukkan bahwa penggunaan HCl 0,5 N memberikan efisiensi pemucatan terbaik dan telah memenuhi persyaratan SNI 136336-2000 dengan nilai efisiensi
IAINIAIN Penelitian ini juga membahas implikasi untuk desain penilaian dan perbaikannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa memiliki kinerja yang lebih baikPenelitian ini juga membahas implikasi untuk desain penilaian dan perbaikannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa memiliki kinerja yang lebih baik
UMPRUMPR Kendati demikian, regenerasi menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya minat generasi muda, keterbatasan fasilitas, serta minimnya dukunganKendati demikian, regenerasi menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya minat generasi muda, keterbatasan fasilitas, serta minimnya dukungan
IAINIAIN Gen glukokinase (GCK) bertanggung jawab untuk mengode enzim glukokinase yang berperan dalam metabolisme glukosa. Gen GCK memiliki peran penting dalam regulasiGen glukokinase (GCK) bertanggung jawab untuk mengode enzim glukokinase yang berperan dalam metabolisme glukosa. Gen GCK memiliki peran penting dalam regulasi
IAINIAIN Penggunaan media dalam pembelajaran biologi sangat penting untuk pemahaman materi, mengingat biologi mempelajari makhluk hidup pada ruang lingkup yangPenggunaan media dalam pembelajaran biologi sangat penting untuk pemahaman materi, mengingat biologi mempelajari makhluk hidup pada ruang lingkup yang
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Sistem regenerasi secara tradisional berlangsung dalam konteks keluarga dan masyarakat. Sistem regenerasi secara kontemporer ialah pengunaan media sosial,Sistem regenerasi secara tradisional berlangsung dalam konteks keluarga dan masyarakat. Sistem regenerasi secara kontemporer ialah pengunaan media sosial,
IAINIAIN Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode pengembangan ADDIE dan instrumen yang dirancang berdasarkan Kompetensi Dasar mata pelajaran BiologiPenelitian dan pengembangan ini menggunakan metode pengembangan ADDIE dan instrumen yang dirancang berdasarkan Kompetensi Dasar mata pelajaran Biologi
IAINIAIN Infeksi cacing pada manusia sering terjadi karena faktor lingkungan dan masalah kebersihan pribadi. Diagnosis standar emas untuk helminthiasis dilakukanInfeksi cacing pada manusia sering terjadi karena faktor lingkungan dan masalah kebersihan pribadi. Diagnosis standar emas untuk helminthiasis dilakukan
Useful /
UMPRUMPR Pemungutan Suara Ulang (PSU) merupakan mekanisme hukum yang dirancang untuk memulihkan legitimasi hasil pemilihan kepala daerah bila terjadi pelanggaranPemungutan Suara Ulang (PSU) merupakan mekanisme hukum yang dirancang untuk memulihkan legitimasi hasil pemilihan kepala daerah bila terjadi pelanggaran
IAINIAIN Transek pengamatan yang digunakan adalah transek titik dengan panjang transek 800 meter. Pada penelitian ini, titik sampling dibagi menjadi 3 stasiun (I,Transek pengamatan yang digunakan adalah transek titik dengan panjang transek 800 meter. Pada penelitian ini, titik sampling dibagi menjadi 3 stasiun (I,
IAINIAIN Stadion tersebut merupakan ruang terbuka yang dipenuhi rumput hijau dan berbatasan dengan Sungai Bedadung di selatan‑barat, serta dikelilingi semak‑semak,Stadion tersebut merupakan ruang terbuka yang dipenuhi rumput hijau dan berbatasan dengan Sungai Bedadung di selatan‑barat, serta dikelilingi semak‑semak,
AKMICIREBONAKMICIREBON Melalui simulasi operasional di rute pesisir dan lautan, analisis mengidentifikasi potensi penghematan, menghitung return on investment (ROI), dan menentukanMelalui simulasi operasional di rute pesisir dan lautan, analisis mengidentifikasi potensi penghematan, menghitung return on investment (ROI), dan menentukan