IAINIAIN
Journal Of Biology EducationJournal Of Biology EducationPenelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi spesies kupu-kupu dan menganalisis indeks keragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi kupu-kupu yang ditemukan berdasarkan ketinggian di kawasan Bukit Pranji. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan menggunakan metode VES (Visual Encounter Survey). Transek pengamatan yang digunakan adalah transek titik dengan panjang transek 800 meter. Pada penelitian ini, titik sampling dibagi menjadi 3 stasiun (I, II, dan III), masing-masing berukuran 200 x 50 meter dengan variasi ketinggian 300 meter di atas permukaan laut, 400 meter di atas permukaan laut, dan 500 meter di atas permukaan laut. Metode identifikasi yang digunakan adalah Merfometric, di mana peneliti melakukan identifikasi dengan mengamati struktur morfologis dalam bentuk bentuk, ukuran, warna dan pola yang kemudian dibandingkan dengan kunci identifikasi kupu-kupu. Teknik analisis data menggunakan analisis data indeks keragaman (H), analisis indeks keseragaman (E), dan analisis indeks dominansi (C). Hasil penelitian adalah jenis kupu-kupu yang ditemukan di kawasan Bukit Pranji berdasarkan ketinggian berjumlah 25 spesies dari 4 famili, yaitu 14 spesies dari famili Nymphalidae 5 spesies dari famili Pieridae, 4 spesies dari famili Papilionidae, dan 2 spesies dari famili Lycaenidae. Berdasarkan kriteria penilaian bobot kualitas lingkungan nilai indeks keragaman (H), adalah sedang, nilai indeks keseragaman (E) adalah tinggi, dan nilai indeks dominansi (C) adalah rendah.
Spesies kupu-kupu yang ditemukan di kawasan Bukit Pranji berdasarkan ketinggian berjumlah 25 spesies dari 4 famili, yaitu 14 spesies dari famili Nymphalidae (Junonia atlites, Euploea mulciber Hypolimnas bolina, Neptis hylas, Ideopsis juventa, Phalanta phalantha, Cupha erymanthis, Euploea climena, Melanitis leda, Junonia hedonia, Lethe europa, Elymnias hypermnestra, Acraea terpsicore, dan Elymnias nesaea lioneli), 5 spesies dari famili Pieridae (Aphrissa statira, Appias libythea, Appias paulina, Leptosia nina, dan Eurema hecabe), 4 spesies dari famili Papilionidae (Papilio memnon, Graphium agamemnon, Papilio polytes, dan Papilio demoleus) dan 2 spesies dari famili Lycaenidae (Arhopala eumolphus dan Arhopala anthelus).Berdasarkan kriteria penilaian bobot kualitas lingkungan nilai indeks keragaman (H) kupu-kupu di kawasan Bukit Pranji pada stasiun 1 sebesar 2.475, artinya pada seluruh stasiun penelitian keragaman spesies dikatakan sedang.Nilai indeks keseragaman (E) kupu-kupu di kawasan Bukit Pranji pada stasiun 1 sebesar 0.891, dan pada stasiun 3 sebesar 0.Sehingga seluruh areal observasi di Bukit Pranji secara keseluruhan memiliki tingkat keseragaman yang tinggi sehingga komunitasnya stabil.Sementara nilai indeks dominansi (C) kupu-kupu di kawasan Bukit Pranji pada stasiun 1 adalah 0.065, stasiun 2 (400 meter di atas permukaan laut) memiliki nilai 0.067, dan pada stasiun 3 adalah 0.0092, artinya secara keseluruhan tiga areal observasi dengan ketinggian yang berbeda memiliki nilai indeks dominansi yang rendah.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut hubungan antara ketinggian dan keragaman kupu-kupu, terutama dalam hal distribusi dan komposisi spesies. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki pengaruh faktor-faktor lingkungan, seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya, terhadap perilaku dan distribusi kupu-kupu di kawasan Bukit Pranji. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi wisata kupu-kupu di kawasan Bukit Pranji, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keanekaragaman spesies, perilaku, dan habitat kupu-kupu.
| File size | 1.11 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Hasil sampling diidentifikasi dan dideskripsikan berdasarkan karakter morfologi. Hasil penelitian menemukan total 51 kepiting yang diklasifikasikan dalamHasil sampling diidentifikasi dan dideskripsikan berdasarkan karakter morfologi. Hasil penelitian menemukan total 51 kepiting yang diklasifikasikan dalam
UIGMUIGM Famili Nymphalidae merupakan yang paling dominan, dengan kecenderungan peningkatan kekayaan spesies dari waktu ke waktu. Temuan ini menunjukkan pentingnyaFamili Nymphalidae merupakan yang paling dominan, dengan kecenderungan peningkatan kekayaan spesies dari waktu ke waktu. Temuan ini menunjukkan pentingnya
IAINIAIN Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya literasi ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem imun yang belum memenuhi standar pembelajaran.Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya literasi ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem imun yang belum memenuhi standar pembelajaran.
IAINIAIN Instrumen berupa tes tertulis dengan delapan soal kemampuan pemecahan masalah, dianalisis menggunakan uji One‑Way ANOVA dan LSD. Hasil analisis menunjukkanInstrumen berupa tes tertulis dengan delapan soal kemampuan pemecahan masalah, dianalisis menggunakan uji One‑Way ANOVA dan LSD. Hasil analisis menunjukkan
IAINIAIN Setelah mengetahui hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa kartu slot yang dikembangkan memenuhi karakteristik dasar kartu slot dengan tingkat validitasSetelah mengetahui hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa kartu slot yang dikembangkan memenuhi karakteristik dasar kartu slot dengan tingkat validitas
UNTAG SMDUNTAG SMD Penelitian dilakukan di 7 stasiun dengan 21 petak dengan menggunakan metode Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan 23 jenis semut denganPenelitian dilakukan di 7 stasiun dengan 21 petak dengan menggunakan metode Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan 23 jenis semut dengan
IAINIAIN Penelitian melibatkan 35 siswa kelas tujuh di salah satu MTs di Kabupaten Bandung, dengan menggunakan pendekatan Research and Development bersama modelPenelitian melibatkan 35 siswa kelas tujuh di salah satu MTs di Kabupaten Bandung, dengan menggunakan pendekatan Research and Development bersama model
IAINIAIN Dominan kumbang adalah Gonocephalum sp. , sedangkan kurang dominan kumbang adalah B. nigrinus. Dampak dari penelitian ini adalah untuk menentukan kondisiDominan kumbang adalah Gonocephalum sp. , sedangkan kurang dominan kumbang adalah B. nigrinus. Dampak dari penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi
Useful /
IAINIAIN Meskipun inferensi mengenai keragaman genetik tetap awal, temuan ini menunjukkan diferensiasi populasi tingkat populasi yang terbatas dan menekankan pentingnyaMeskipun inferensi mengenai keragaman genetik tetap awal, temuan ini menunjukkan diferensiasi populasi tingkat populasi yang terbatas dan menekankan pentingnya
IAINIAIN Penelitian menemukan 21 spesies burung dari 8 ordo pada Area Museum Karst Indonesia, dengan nilai indeks keanekaragaman (H) rata‑rata 1,7 yang menunjukkanPenelitian menemukan 21 spesies burung dari 8 ordo pada Area Museum Karst Indonesia, dengan nilai indeks keanekaragaman (H) rata‑rata 1,7 yang menunjukkan
IAINIAIN Kelas eksperimen mencapai rata-rata N-gain tinggi sebesar 0,81, dibandingkan dengan kelas kontrol yang mencapai gain sedang sebesar 0,56. Hasil uji t independenKelas eksperimen mencapai rata-rata N-gain tinggi sebesar 0,81, dibandingkan dengan kelas kontrol yang mencapai gain sedang sebesar 0,56. Hasil uji t independen
UNTAG SMDUNTAG SMD Kombinasi ekstrak daun salam, lengkuas, dan kunyit dengan konsentrasi 5% merupakan perlakuan terbaik yang memberikan daya hambat tertinggi sebesar 53,56%Kombinasi ekstrak daun salam, lengkuas, dan kunyit dengan konsentrasi 5% merupakan perlakuan terbaik yang memberikan daya hambat tertinggi sebesar 53,56%