MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI
Jurnal Pendidikan Dasar Rare PustakaJurnal Pendidikan Dasar Rare PustakaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi rotasi dan revolusi Bumi melalui penggunaan media konkret pada siswa kelas VI SD No. 2 Pangsan Tahun Pelajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan dominan menggunakan metode ceramah tanpa dukungan media pembelajaran yang konkret, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep rotasi dan revolusi Bumi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar pada pra siklus, siklus I, dan siklus II serta lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra siklus, nilai rata-rata kelas sebesar 63,33 dengan ketuntasan belajar 25% (3 siswa). Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 77,5 dengan ketuntasan belajar 58% (7 siswa). Pada siklus II, nilai rata-rata kembali meningkat menjadi 84,2 dengan ketuntasan belajar mencapai 91,7% (11 siswa). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep rotasi dan revolusi Bumi secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media konkret efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi Rotasi dan Revolusi Bumi pada siswa kelas VI SD No. 2 Pangsan Tahun Pelajaran 2025/2026.
Penggunaan media konkret pada Pembelajaran IPA materi Rotasi dan Revolusi Bumi terbukti bisa meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD No.Peningkatan hasil belajar anak yang semula dari 63,3 menunjukkan kemampuan anak masih rendah dan masih berada di bawah KKTP.Setelah Tindakan Siklus 1 meningkat menjadi 77,5.Setelah pelaksanaan pada Siklus 2 terjadi peningkatan lagi menjadi 84,2.Sementara peningkatannya terhadap ketuntasan belajar anak dari 25% pada data awal, pada siklus 1 sebesar 58% dan pada siklus 2 sebesar 92%.Ini berarti penggunaan Media Konkret pada Pembelajaran IPA materi Rotasi dan Revolusi Bumi berhasil menuntaskan pembelajaran dari 12 orang anak subyek penelitian.Keaktifan dan partisipasi siswa meningkat selama pembelajaran, karena media konkret memungkinkan siswa belajar secara langsung melalui praktik dan pengalaman nyata.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media konkret yang lebih interaktif dan menarik. Media konkret yang digunakan dalam penelitian ini, seperti globe dan senter, dapat ditingkatkan dengan menambahkan fitur-fitur interaktif yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi langsung dengan media tersebut. Misalnya, globe dapat dilengkapi dengan sensor gerakan atau fitur-fitur interaktif lainnya yang memungkinkan siswa untuk memanipulasi dan mengeksplorasi konsep rotasi dan revolusi Bumi secara lebih mendalam. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan media konkret dalam kombinasi dengan metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak dalam IPA. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.
| File size | 255.44 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
OPTIMA SCIENCEOPTIMA SCIENCE Fleksibilitas kerja dan stres kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja yang dimediasi oleh motivasi kerja penuh (full mediation). FleksibilitasFleksibilitas kerja dan stres kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja yang dimediasi oleh motivasi kerja penuh (full mediation). Fleksibilitas
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Setelah menerapkan aplikasi media interaktif PowerPoint, peneliti memperoleh data hasil observasi yang menunjukkan bahwa siswa dapat mengikuti pembelajaranSetelah menerapkan aplikasi media interaktif PowerPoint, peneliti memperoleh data hasil observasi yang menunjukkan bahwa siswa dapat mengikuti pembelajaran
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Contohnya dalam proses pengembangan bahan ajar dengan software Microsoft Powerpoint sangat membantu untuk membuat materi yang lebih menarik, efisien, praktis,Contohnya dalam proses pengembangan bahan ajar dengan software Microsoft Powerpoint sangat membantu untuk membuat materi yang lebih menarik, efisien, praktis,
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolahDengan demikian, model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah
IAINIAIN Temuan ini memberikan implikasi bagi sekolah, guru, orang tua, serta peneliti untuk mengatur penggunaan smartphone, memperkuat self‑control siswa, sertaTemuan ini memberikan implikasi bagi sekolah, guru, orang tua, serta peneliti untuk mengatur penggunaan smartphone, memperkuat self‑control siswa, serta
BALIPROVBALIPROV Oleh karena itu, Dinas Pariwisata Buleleng dan instansi pemerintah lainnya dianjurkan terus mengoptimalkan penggunaan e-Katalog sambil memperkuat kesiapanOleh karena itu, Dinas Pariwisata Buleleng dan instansi pemerintah lainnya dianjurkan terus mengoptimalkan penggunaan e-Katalog sambil memperkuat kesiapan
IAINIAIN Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran RICOSRE terhadap literasi ilmiah dan hasil belajar kognitif. Desain penelitian menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran RICOSRE terhadap literasi ilmiah dan hasil belajar kognitif. Desain penelitian menggunakan
POLBINHUSPOLBINHUS Edukasi GEMA Cermat memberikan perubahan pengetahuan kepada kader posyandu tentang swamedikasi dengan metode CBIA dengan kategori pretest cukup (61,3%)Edukasi GEMA Cermat memberikan perubahan pengetahuan kepada kader posyandu tentang swamedikasi dengan metode CBIA dengan kategori pretest cukup (61,3%)
Useful /
BALIPROVBALIPROV Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel bertujuan. Sampel yang dipilih adalah 57 pelaku usaha. Berdasarkan hasil kuesioner,Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel bertujuan. Sampel yang dipilih adalah 57 pelaku usaha. Berdasarkan hasil kuesioner,
IAINIAIN Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, koefisien variasi (CV), dan Analisis Komponen Utama (PCA). Hasil menunjukkan variasi fenotipik yang relatifData dianalisis menggunakan statistik deskriptif, koefisien variasi (CV), dan Analisis Komponen Utama (PCA). Hasil menunjukkan variasi fenotipik yang relatif
IAINIAIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pupuk organik daun lamtoro dengan dosis 30% menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dosis 10%,Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pupuk organik daun lamtoro dengan dosis 30% menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dosis 10%,
IAINIAIN Diketahui bahwa penggunaan aplikasi E-LAAS dalam pembelajaran materi sistem sensorik dapat meningkatkan literasi ilmiah siswa sebagaimana ditunjukkan olehDiketahui bahwa penggunaan aplikasi E-LAAS dalam pembelajaran materi sistem sensorik dapat meningkatkan literasi ilmiah siswa sebagaimana ditunjukkan oleh