SALASIKASALASIKA

SalasikaSalasika

Tantangan pendidikan inklusif di Kabupaten Banyumas tidak hanya terbatas pada kurangnya guru pendamping khusus, kurikulum inklusif, dan fasilitas yang tidak memadai, melainkan juga terkait dengan tiga dosa besar pendidikan: bullying, intoleransi, dan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana sekolah inklusif menangani masalah ketiga dosa tersebut. Metode yang digunakan bersifat kualitatif melalui studi kasus di SDN 5 Arcawinangun dan SD Terpadu Putera Harapan Purwokerto. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus bullying paling dominan, diikuti intoleransi dan kekerasan seksual채, dan bahwa siswa dengan kebutuhan khusus juga mengalami bullying. Sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini, termasuk sosialisasi anti-bullying melalui lagu yang mudah dipahami, pelaksanaan di dalam dan luar kelas seperti saat upacara bendera, serta upaya meningkatkan.visualisasi kepada seluruh anggota sekolah mengenai keberadaan siswa dengan kebutuhan khusus agar layanan pendidikan dapat diberikan secara tepat dan tidak diskriminatif.

Fenomena tiga dosa besar dalam pendidikan di sekolah inklusif masih menjadi tantangan bagi penyedia pendidikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan bullying mendominasi, diikuti intoleransi dan kekerasan rotating.Sekolah inklusif berupafari menciptakan lingkungan aman tanpa diskriminasi melalui sosialisasi, pencegahan kekerasan seksual, dan kerja sama dengan orang tua.

Sebuah studi longitudinal dapat menilai efektivitas program pelatihan guru dalam menurunkan insiden bullying di lingkungan inklusif, dengan membandingkan sekolah yang menerapkan pelatihan intensif dengan yang tidak. Penelitian kuantitatif berikutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penerapan teknologi pendukung kurikulum inklusif terhadap pengurangan intoleransi, dengan mengukur perubahan sikap siswa sebelum dan sesudah intervensi digital. Terakhir, penelitian intervepopen dapat mempelajari interaksi antara partisipasi orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual dan tingkat kejadian di sekolah, guna menentukan apakah model kolaboratif dapat menurunkan prevalensi penyalahgunaan seksual secara signifikan.

  1. Kasus Bullying pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi | Damayanto | Jurnal ORTOPEDAGOGIA. bullying... doi.org/10.17977/um031v6i22020p104-107Kasus Bullying pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Damayanto Jurnal ORTOPEDAGOGIA bullying doi 10 17977 um031v6i22020p104 107
  2. PERANAN GURU PEMBIMBING KHUSUS LULUSAN NON-PENDIDIKAN LUAR BIASA (PLB) TERHADAP PELAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN... Doi.Org/10.26740/Inklusi.V2n2.P93-108PERANAN GURU PEMBIMBING KHUSUS LULUSAN NON PENDIDIKAN LUAR BIASA PLB TERHADAP PELAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN Doi Org 10 26740 Inklusi V2n2 P93 108
Read online
File size9.26 MB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test