EBIZMARKEBIZMARK

Journal of Social Innovation and EmpowermentJournal of Social Innovation and Empowerment

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak relokasi pedagang kaki lima (PKL) dalam konteks transformasi digital dan pengembangan berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data dari studi literatur terkait kebijakan relokasi, dampak ekonomi dan sosial, serta penggunaan teknologi dalam meningkatkan daya saing pedagang. Temuan menunjukkan bahwa relokasi dapat menyebabkan penurunan pendapatan dan ketidakstabilan usaha. Namun, relokasi juga menawarkan peluang positif, termasuk peningkatan keamanan dan aksesibilitas terhadap teknologi digital. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan relokasi, penelitian ini merekomendasikan kebutuhan evaluasi kebijakan pemerintah dan pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pedagang. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dalam menyusun strategi yang lebih inklusif untuk mendukung pedagang kaki lima di era digital.

Relokasi pedagang kaki lima dalam konteks pengembangan kota menunjukkan bahwa perpindahan usaha memiliki dampak luas terhadap pendapatan, dinamika sosial, dan adaptasi teknologi di kalangan pedagang.Relokasi tidak hanya mengatur ruang kota tetapi juga memengaruhi struktur sosial-ekonomi pedagang kecil.Dampak perubahan ini menunjukkan kebutuhan pendekatan yang lebih komprehensif, terutama dalam integrasi teknologi yang mendukung Society 5.0 dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).Teknologi terbukti berperan penting dalam memungkinkan pedagang kaki lima mencapai pasar yang lebih luas, sementara tantangan seperti infrastruktur terbatas dan literasi digital memerlukan dukungan terus-menerus dari pemerintah dan sektor swasta.Selain itu, integrasi kebijakan relokasi dengan SDGs mendorong pembentukan lingkungan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan komunitas pedagang kaki lima.Relokasi dapat menjadi instrumen strategis dalam mengembangkan ekonomi kota dan kesejahteraan pedagang.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi mobile untuk membantu pedagang kaki lima melacak penjualan dan mengelola inventaris secara digital, sehingga meningkatkan efisiensi bisnis mereka. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan komunitas lokal dalam menciptakan koperasi digital berbasis komunitas yang berbagi sumber daya dan pengetahuan teknologi. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji kebijakan insentif untuk mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan oleh pedagang kaki lima, sejalan dengan tujuan pengembangan berkelanjutan. Ketiga arah penelitian ini tidak hanya mengatasi tantangan saat ini, tetapi juga membuka peluang baru untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan ekonomi pedagang kaki lima dalam era transformasi digital.

Read online
File size224.62 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test