STAIN MADINASTAIN MADINA
EL-AHLI : JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAMEL-AHLI : JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAMPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik perkawinan Angkap pada masyarakat adat Gayo dalam perspektif Maqashid Syariah, khususnya pada aspek menjaga harta (hifzh al-mal). Perkawinan Angkap merupakan salah satu bentuk adaptasi sosial yang muncul sebagai solusi atas permasalahan ketiadaan anak laki-laki dalam sebuah keluarga, serta kendala ekonomi yang dialami oleh pihak laki-laki dalam melangsungkan perkawinan, terutama dalam hal pemenuhan mahar atau maskawin. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), yaitu dengan menganalisis norma-norma hukum tertulis dan prinsip-prinsip maqashid syariah yang terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan Angkap memberikan solusi praktis dalam menjaga keberlangsungan harta keluarga melalui pengangkatan menantu sebagai bagian dari keluarga istrinya. Implikasinya, suami berubah posisinya dalam sistem pewarisan dan menjadi pelindung harta mertuanya. Tradisi ini secara substansial tidak bertentangan dengan hukum Islam dan justru mencerminkan tujuan hukum Islam, yaitu menjaga kemaslahatan, memperkuat ketahanan keluarga, dan menjaga harta dalam lingkungan yang aman dan terpercaya.
Perkawinan Angkap dalam tradisi masyarakat Gayo merupakan adaptasi sosial yang muncul untuk menjaga kelangsungan garis keturunan dan melindungi warisan keluarga ketika tidak ada anak laki‑laki, dengan empat bentuk utama yaitu angkap nasab, angkap duduk edet, angkap sentaran, dan angkap janji.Berdasarkan perspektif Maqashid Syariah, khususnya hifzh al‑mal, praktik ini berfungsi menjaga keberlanjutan dan keamanan harta keluarga serta memberikan kemudahan bagi pria berpendapatan rendah dengan membebaskan mereka dari kewajiban edet.Selanjutnya, selama tidak bertentangan secara substansial dengan prinsip syariah, perkawinan Angkap dapat dipertahankan sebagai dinamika budaya yang selaras dengan tujuan Islam.
Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi empiris terhadap pengalaman hidup pria dan wanita yang terlibat dalam perkawinan Angkap di komunitas Gayo untuk menilai dampak sosial dan psikologis yang terjadi; selanjutnya, dilakukan analisis komparatif antara perkawinan Angkap dengan praktik serupa di kelompok etnis Indonesia lain, seperti japuik pada suku Minangkabau, guna mengevaluasi kesesuaian dengan prinsip Maqashid Syariah; terakhir, dilakukan evaluasi ekonomi terhadap hasil warisan keluarga yang menerapkan perkawinan Angkap, dengan fokus pada pola kepemilikan dan pelestarian harta antar‑generasi melalui pendekatan metode campuran kuantitatif dan kualitatif, sehingga dapat memberikan gambaran lengkap tentang efektivitas praktik ini dalam konteks pengelolaan aset keluarga.
| File size | 366.14 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Literasi sains merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki pada abad ke-21. Namun demikian, hasil berbagai studi internasional menunjukkanLiterasi sains merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki pada abad ke-21. Namun demikian, hasil berbagai studi internasional menunjukkan
UAIUAI Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) pada 2 Agustus 2025 di Desa Citorek Timur, diikuti 25 peserta yang terdiriKegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) pada 2 Agustus 2025 di Desa Citorek Timur, diikuti 25 peserta yang terdiri
IBRAHIMYIBRAHIMY Dengan menerapkan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini menyoroti ketegangan antara norma hukum adat dan hukum nasional. Hasilnya menunjukkanDengan menerapkan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini menyoroti ketegangan antara norma hukum adat dan hukum nasional. Hasilnya menunjukkan
UMSJUMSJ Deforestasi yang terus meningkat di Sumatera menunjukkan belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dalam pengelolaanDeforestasi yang terus meningkat di Sumatera menunjukkan belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dalam pengelolaan
UINUIN Namun, memiliki risiko apabila dilakukan tanpa pengetahuan yang memadai, dapat menimbulkan efek samping maupun beban biaya tambahan. Pengetahuan yang baikNamun, memiliki risiko apabila dilakukan tanpa pengetahuan yang memadai, dapat menimbulkan efek samping maupun beban biaya tambahan. Pengetahuan yang baik
UKSWUKSW Pelatihan Sere Bissu di Kabupaten Bone telah memberikan dampak yang besar bagi komunitas Bissu, yang secara signifikan berkontribusi pada pelestarian danPelatihan Sere Bissu di Kabupaten Bone telah memberikan dampak yang besar bagi komunitas Bissu, yang secara signifikan berkontribusi pada pelestarian dan
LASIGOLASIGO Adapun teknik analisa data, yaitu reduksi data dari hasil wawancara terhadap masyarakat suku laut lalu penyajian data yang disajikan dalam bentuk uraianAdapun teknik analisa data, yaitu reduksi data dari hasil wawancara terhadap masyarakat suku laut lalu penyajian data yang disajikan dalam bentuk uraian
UGMUGM Posisi aktor-aktor akan berbeda sesuai struktur selektivitas tersebut. Namun, perbedaan itu juga menjadi peluang bagi mereka untuk mengubahnya. PerlawananPosisi aktor-aktor akan berbeda sesuai struktur selektivitas tersebut. Namun, perbedaan itu juga menjadi peluang bagi mereka untuk mengubahnya. Perlawanan
Useful /
UNTARUNTAR Pemilihan penempatan ini dikarenakan batik megamendung yang memiliki motif yang dapat menambahkan rasa tenang dan nyaman. Sedangkan, motif batik kawungPemilihan penempatan ini dikarenakan batik megamendung yang memiliki motif yang dapat menambahkan rasa tenang dan nyaman. Sedangkan, motif batik kawung
UNTARUNTAR Hotel Padma merupakan salah satu hotel yang mewah di Kota Semarang yang bergaya kontemporer dan kaya akan sentuhan budaya lokal, di lokasi strategis yangHotel Padma merupakan salah satu hotel yang mewah di Kota Semarang yang bergaya kontemporer dan kaya akan sentuhan budaya lokal, di lokasi strategis yang
IBRAHIMYIBRAHIMY Fokusnya adalah pengaturan hukum yang menempatkan anak sebagai pelaku, korban, atau saksi, serta dualisme pendekatan antara penegakan hukum pidana danFokusnya adalah pengaturan hukum yang menempatkan anak sebagai pelaku, korban, atau saksi, serta dualisme pendekatan antara penegakan hukum pidana dan
IBRAHIMYIBRAHIMY Dalam konteks demonstrasi 2025 yang diwarnai kekerasan dan penjarahan, bilamana Pemerintah hendak melakukan pembatasan, maka penerapannya harus mengacuDalam konteks demonstrasi 2025 yang diwarnai kekerasan dan penjarahan, bilamana Pemerintah hendak melakukan pembatasan, maka penerapannya harus mengacu