IAIDAIAIDA

LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatLOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Layanan bimbingan dan konseling (BK atau GC dalam bahasa Indonesia) memainkan peran strategis dalam membantu siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, akademik, dan karier. Pada MA Raudlatul Ulum Sumberanyar, layanan BK belum diterapkan secara sistematis dan cenderung digantikan oleh pendekatan hukuman terhadap siswa yang melanggar aturan sekolah, sehingga diperlukan penguatan layanan responsif melalui pendampingan terstruktur agar sekolah dapat membangun fondasi program BK yang terorganisir baik dan selaras dengan kebutuhan perkembangan siswa. Penelitian berbasis pendampingan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, pendampingan langsung, dan teknik dokumentasi, berfokus pada tiga bentuk layanan responsif: konseling individu, konseling kelompok, dan bimbingan klasik yang dilengkapi pelatihan keterampilan sosial berbasis kegiatan kolaboratif; hasilnya mengidentifikasi motivasi belajar yang rendah, disiplin yang lemah, serta tidak tersedianya guru BK yang kompeten, sementara proses pendampingan meningkatkan pemahaman siswa terhadap layanan BK, memberikan solusi alternatif atas masalah motivasi dan disiplin, serta menghasilkan rekomendasi untuk penyediaan layanan BK yang lebih efektif, yang selanjutnya menuntut sekolah memperkuat kebijakan BK dan menyiapkan konselor yang berkualitas agar layanan responsif dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Pendampingan layanan Bimbingan dan Konseling di MA Raudlatul Ulum menekankan layanan responsif berupa konseling individu, konseling kelompok, dan pelatihan keterampilan sosial untuk membantu siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, akademik, dan karier.temuan utama menunjukkan rendahnya motivasi belajar, disiplin yang lemah, dan ketiadaan guru BK tetap yang menghambat efektivitas layanan.oleh karena itu, diperlukan inovasi metode pengajaran, penegakan disiplin yang konsisten, serta delegasi tugas BK sementara kepada wali kelas, sekaligus pemantauan berkelanjutan terhadap kualitas layanan BK untuk meningkatkan partisipasi dan kesejahteraan siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana pelatihan dan penempatan guru tetap sebagai konselor BK mempengaruhi keberlanjutan dan kualitas layanan responsif di sekolah menengah; selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang layanan BK responsif terhadap motivasi belajar, disiplin, dan prestasi akademik siswa selama beberapa tahun akademik; selain itu, eksplorasi penggunaan platform digital interaktif dalam penyampaian layanan BK dapat menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan aksesibilitas, keterlibatan siswa, dan efektivitas intervensi konseling, dengan menguji desain aplikasi yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah dan menilai persepsi serta hasil belajar siswa.

Read online
File size1.34 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test