STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA

Jurnal Manajamen Informatika JayakartaJurnal Manajamen Informatika Jayakarta

LearnAble adalah aplikasi edukasi yang dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran yang inklusif bagi siswa, termasuk penyandang disabilitas, dengan menekankan kemudahan penggunaan dan aksesibilitas. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan media pembelajaran yang mampu mengakomodasi karakteristik visual siswa tunarungu secara optimal dalam sebuah platform digital. Penelitian ini bertujuan merancang User Interface (UI) dan User Experience (UX) “LearnAble menggunakan metode User Centered Design (UCD), dengan fokus pada user experience yang ramah disabilitas. Rancangan diuji melalui Usability Testing untuk mengevaluasi Success Rate, Time on Task, dan kepuasan pengguna menggunakan Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) melalui dua siklus iterasi perancangan. Hasil pengujian pada iterasi akhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana sebagian besar pengguna mampu menyelesaikan task dengan sangat baik (Success Rate siswa 89.82% dan guru 91.54%). Skor PSSUQ yang diperoleh menunjukkan persepsi positif pengguna terhadap kemudahan penggunaan dan kualitas antarmuka sistem. Diharapkan rancangan ini dapat menjadi model referensi bagi pengembangan aplikasi edukasi inklusif lainnya di Indonesia.

Penelitian ini telah menghasilkan rancangan antarmuka aplikasi “LearnAble melalui pendekatan User Centered Design (UCD) yang menempatkan karakteristik persepsi visual siswa tunarungu sebagai fokus perancangan.Desain yang dikembangkan mengutamakan penggunaan elemen visual dominan dan navigasi intuitif guna memfasilitasi interaksi pengguna serta mengakomodasi konsep pembelajaran yang adaptif.Fitur-fitur utama seperti video materi layar penuh, kuis dengan indikator visual, serta kustomisasi ukuran teks diimplementasikan untuk mendukung fleksibilitas aksesibilitas siswa, sementara antarmuka khusus bagi guru disediakan untuk membantu pengelolaan kurikulum secara mandiri.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam personalisasi materi pembelajaran bagi siswa tunarungu, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan tingkat pemahaman masing-masing individu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan fitur kolaborasi antara siswa dan guru, seperti forum diskusi atau sistem umpan balik yang terintegrasi, untuk meningkatkan interaksi dan motivasi belajar. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dalam menciptakan simulasi lingkungan belajar yang imersif dan interaktif, sehingga siswa tunarungu dapat lebih mudah memahami konsep-konsep abstrak dan mengembangkan keterampilan praktis.

  1. Pendekatan Metode UCD pada Perancangan Antarmuka Aplikasi “LearnAble”: Aplikasi Edukasi Untuk... journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/JMIJayakarta/article/view/2212Pendekatan Metode UCD pada Perancangan Antarmuka Aplikasi AuLearnAbleAy Aplikasi Edukasi Untuk journal stmikjayakarta ac index php JMIJayakarta article view 2212
  2. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI BAHASA ISYARAT HIJAIYAH BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS:... journal.ppmi.web.id/index.php/jcsit/article/view/1266PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI BAHASA ISYARAT HIJAIYAH BERBASIS ANDROID STUDI KASUS journal ppmi index php jcsit article view 1266
  3. ANALISIS KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SEKOLAH SLB- B YPAC... jurnal.unugha.ac.id/index.php/warna/article/view/1047ANALISIS KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU DI SEKOLAH SLB B YPAC jurnal unugha ac index php warna article view 1047
Read online
File size1.28 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test