STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru tentang ecopreneurship education melalui pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan barang bekas atau barang barang yang sudah tidak terpakai. Sehingga barang-barang yang sudah tidak terpakai seperti baju tak terpakai (limbah fashion) dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran yang dapat membantu siswa maupun guru untuk kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan kemitraan masyarakat ini dengan ceramah, demonstrasi dan praktik. Produk dari kegiatan pelatihan pembuatan media ini dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga kegiatan belajar lebih menyenangkan dan siswa mudah menerima dan memahami pelajaran. Media berupa gantungan kunci dimensi tiga yang dapat digunakan sebagai media pengenalan bentuk bangun. Kegiatan kemitraan masyarakat ini dilaksanakan di MI Madinatul Ulum dengan mitra sasaran sebanyak 30 guru. Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 dan 16 Agustus 2023. Hasilnya berupa peningkatan keterampilan guru, guru dapat membuat gantungan kunci dari kain baju tak terpakai (limbah fashion). Gantungan kunci merupakan benda yang melekat pada siswa sekolah dasar kelas bawah, siswa suka menggunkan gantungan untuk tas. Media yang dipakai oleh siswa setiap hari akan membuat mereka belajar dimanapun tanpa harus menunggu penggunaan media di kelas saja.

Kegiatan PKM ini berhasil memanfaatkan barang bekas, khususnya limbah fashion, untuk membuat media pembelajaran berupa gantungan kunci berbentuk bangun datar dan bangun ruang.Media ini membantu siswa mengenali konsep bangun secara kontinu karena dapat digunakan sehari-hari sebagai aksesori.Selain itu, pemanfaatan limbah fashion mendukung pembelajaran ecopreneurship dengan meningkatkan kesadaran efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi proyek pembuatan media pembelajaran dari barang bekas ke dalam kurikulum sekolah dasar secara berkelanjutan, agar dapat menjadi bagian tetap dari pembelajaran tematik dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kedua, perlu dikaji potensi ekonomi dari produksi media pembelajaran berbasis limbah fashion ini, termasuk analisis kelayakan pemasaran produk oleh guru dan siswa melalui platform digital seperti marketplace sekolah atau media sosial. Ketiga, perlu dikembangkan varian media pembelajaran tanpa jahit menggunakan lem tembak, dan dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan partisipasi guru yang tidak memiliki keterampilan menjahit, agar pelatihan dapat diakses lebih luas dan inklusif. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk memperkuat aspek pendidikan, kewirausahaan, dan keberlanjutan program secara menyeluruh.

Read online
File size718.49 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test