STEKOMSTEKOM
Pixel :Jurnal Ilmiah Komputer GrafisPixel :Jurnal Ilmiah Komputer GrafisPenelitian ini membahas perubahan koreografi tari tradisional Molapi Saronde menjadi tari Saronde Kreasi di Kota Gorontalo. Fokus penelitian adalah perubahan yang terjadi pada koreografi Molapi Saronde serta penciptaan tari Saronde, mengingat seiring perkembangan zaman tari yang sebelumnya hanya dipentaskan pada pernikahan tradisional kaum bangsawan kini telah menjadi tari publik untuk acara hiburan seperti penyambutan tamu. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perubahan yang ada pada tari Molapi Saronde menuju tari Saronde Kreasi serta menganalisis gerakan koreografis Molapi Saronde yang terkait dengan nilai‑nilai tradisional Gorontalo. Penelitian bersifat kualitatif. Manfaat penelitian ini memberikan pengetahuan baru bagi generasi milenial dan wisatawan yang ingin memahami makna masing‑masing perubahan koreografi pada tari Molapi Saronde dan Saronde Kreasi. Hasil studi menentukan perubahan dan perbedaan antara tari tradisional Molapi Saronde dengan tari Saronde Kreasi.
Transformasi signifikan terlihat pada perubahan jumlah penari serta jumlah gerakan, dari empat gerakan pada Molapi Saronde yang dipimpin laki‑laki menjadi delapan gerakan pada Saronde Kreasi yang dipertunjukkan berpasangan.Kedua tarian tetap mempertahankan makna sakral, namun fungsi mereka berbeda.Molapi Saronde digunakan pada upacara lamaran, sedangkan Saronde Kreasi berperan sebagai hiburan pada penyambutan tamu dan festival.Perbedaan tersebut mencerminkan adaptasi nilai tradisional terhadap konteks sosial budaya kontemporer di Gorontalo.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji persepsi penonton terhadap perbedaan estetika dan makna antara tari Molapi Saronde tradisional dan Saronde Kreasi, sehingga dapat mengungkap bagaimana perubahan koreografi memengaruhi pengalaman budaya penonton. Selanjutnya, studi digitalisasi dapat dilakukan untuk mendokumentasikan gerakan-gerakan Molapi Saronde secara interaktif, misalnya melalui aplikasi augmented reality, guna melestarikan warisan tari ini serta memudahkan akses edukatif bagi generasi muda. Terakhir, penelitian mengenai dampak transformasi tari terhadap identitas budaya remaja Gorontalo dapat dilakukan dengan pendekatan survei dan wawancara, untuk menilai sejauh mana adaptasi tari kreasi mempengaruhi rasa kebanggaan dan keterikatan generasi muda terhadap tradisi lokal.
| File size | 497.74 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO 3) mencapai tujuan (goals) yang telah ditetapkan. Dalam pengorganisasian (organizing) harus pula diperhatikan adalah menentukan siapa (cid. 3) Yaitu suatu3) mencapai tujuan (goals) yang telah ditetapkan. Dalam pengorganisasian (organizing) harus pula diperhatikan adalah menentukan siapa (cid. 3) Yaitu suatu
UNTANUNTAN Berdasarkan data, genre drama atau slice of life menjadi yang paling dipilih oleh baik mahasiswa perempuan maupun laki-laki, diikuti oleh fairy tales/narasiBerdasarkan data, genre drama atau slice of life menjadi yang paling dipilih oleh baik mahasiswa perempuan maupun laki-laki, diikuti oleh fairy tales/narasi
UNTANUNTAN Studi kasus ini menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur sebagai instrumen pengumpul data. Partisipan penelitian terdiri dari 64 mahasiswaStudi kasus ini menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur sebagai instrumen pengumpul data. Partisipan penelitian terdiri dari 64 mahasiswa
UNIPASBYUNIPASBY Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas X TKJ 2 SMK Gondang. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwaSubjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas X TKJ 2 SMK Gondang. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UIIDALWAUIIDALWA Analisis statistik (t = 9,394; p < 0,05) dan ukuran efek besar (Cohens d = 0,71) mengindikasikan dampak positif kuat dari intervensi. Secara khususاناAnalisis statistik (t = 9,394; p < 0,05) dan ukuran efek besar (Cohens d = 0,71) mengindikasikan dampak positif kuat dari intervensi. Secara khususانا
UIIDALWAUIIDALWA Temuan ini menyiratkan bahwa PJBL, khususnya model kolaboratif, dapat memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kualitas penulisan kreatif berbahasa Arab,Temuan ini menyiratkan bahwa PJBL, khususnya model kolaboratif, dapat memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kualitas penulisan kreatif berbahasa Arab,
STIKOM BALISTIKOM BALI Sistem monitoring suhu memiliki akurasi ±1 °C dengan pembaruan setiap 5 detik. Walaupun latensi kontrol IoT mencapai 4000 ms, interaksi tetap dapat diterimaSistem monitoring suhu memiliki akurasi ±1 °C dengan pembaruan setiap 5 detik. Walaupun latensi kontrol IoT mencapai 4000 ms, interaksi tetap dapat diterima
UMTUMT Prototipe ini sudah diuji fungsionalitasnya dan berjalan sesuai fungsinya. Prototipe ini menawarkan pengelolaan uang saku siswa yang mereka belanjakanPrototipe ini sudah diuji fungsionalitasnya dan berjalan sesuai fungsinya. Prototipe ini menawarkan pengelolaan uang saku siswa yang mereka belanjakan
Useful /
IISTRIISTR Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pemberian uang saku dan tingkat keinginan belajar matematika pada siswa kelas enam Sekolah DasarPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pemberian uang saku dan tingkat keinginan belajar matematika pada siswa kelas enam Sekolah Dasar
URINDOURINDO Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat turnover pada perawat dan bidan di RS Bunda Sejati Kota Tangerang. Metode penelitianTujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat turnover pada perawat dan bidan di RS Bunda Sejati Kota Tangerang. Metode penelitian
STEKOMSTEKOM Agar dapat berjalan dengan baik, aplikasi ini hanya dapat dijalankan pada perangkat mobile yang terdaftar di database ARCore Google dengan spesifikasiAgar dapat berjalan dengan baik, aplikasi ini hanya dapat dijalankan pada perangkat mobile yang terdaftar di database ARCore Google dengan spesifikasi
STEKOMSTEKOM Tahun 2017-2020 (sebelum pandemi) masih sedikit gereja-gereja yang terlibat dalam Gerakan Sayang Anak Indonesia, sehingga menghambat tercapainya visi-misiTahun 2017-2020 (sebelum pandemi) masih sedikit gereja-gereja yang terlibat dalam Gerakan Sayang Anak Indonesia, sehingga menghambat tercapainya visi-misi