ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Abdi SeniAbdi Seni

PAUD Kutilang merupakan salah satu PAUD yang berada di Desa Petir, Kp Kadugenep Kabupaten Banten yang saat ini memiliki 40 siswa yang terbagi dalam 3 kelompok siswa, yaitu Kelompok Bermain, Kelompok A, dan Kelompok B. Kondisi lapangan yang ada setelah Tim PKM melakukan analisis situasi dan melakukan pendekatan kebutuhan serta permasalahan menemukan beberapa permasalahan, yaitu: 1) tidak memiliki fasilitas penyimpanan karya, 2) minimnya fasilitas penyimpanan buku, dan 3) minimnya penyimpanan mainan edukasi. Maka, langkah yang dilakukan terfokus pada penambahan fasilitas dan edukasi tentang penempatan posisi sesuai dengan standar ergonomis dan antropometri yang sesuai bagi siswa PAUD. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk membantu menciptakan kenyamanan dalam berkegiatan di dalam kelas melalui penambahan dan perbaikan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar guna meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, dan semangat belajar bagi para siswa PAUD Kutilang, Banten dengan kepakaran masing‑masing anggota yang terlibat dalam kegiatan PKM ini. Kegiatan PKM ini menghasilkan penambahan sebuah fasilitas yang digunakan untuk meningkatkan kreativitas para siswa PAUD Kutilang dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, tidak lupa kami selaku Tim PKM juga memberikan sedikit pengetahuan mengenai ergonomi bagi anak guna memberikan wawasan baru bagi para guru dalam kegiatan di dalam kelas. Diharapkan dengan adanya kegiatan PKM ini dapat meningkatkan wawasan dan pengalaman baru baik bagi siswa maupun para guru di PAUD Kutilang Banten.

Kegiatan PKM Universitas Esa Unggul terbukti efektif menyediakan fasilitas pendukung kreativitas yang meningkatkan kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri siswa PAUD Kutilang.Meskipun ada kendala cuaca, pelaksanaan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak mitra, menjadikan program ini potensial untuk menjadi kegiatan rutin tahunan.Diharapkan program ini terus memperkuat kerja sama antara universitas dan PAUD serta memberikan manfaat akademik dan praktis bagi kedua belah pihak.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana desain furnitur ergonomis yang diterapkan pada sudut kreatif memengaruhi perkembangan keterampilan motorik halus dan kasar anak usia PAUD, dengan menggunakan metode observasi longitudinal dan pengukuran standar motorik. Selanjutnya, studi dapat menilai dampak jangka panjang fasilitas sudut kreatif terhadap tingkat kreativitas siswa PAUD selama beberapa tahun, melalui pendekatan kuantitatif berupa tes kreativitas terstandarisasi serta analisis tren perkembangan. Penelitian juga dapat membandingkan efektivitas pendekatan yang dipimpin oleh siswa versus yang dipandu oleh guru dalam pemanfaatan sudut kreatif, dengan menguji variabel motivasi belajar, partisipasi aktif, dan hasil kreativitas. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial‑ekonomi yang memengaruhi keberlanjutan penggunaan fasilitas kreatif di lingkungan PAUD, guna merumuskan strategi kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

Read online
File size1.01 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test