STAINUPASTAINUPA

Jurnal Pendidikan Agama IslamJurnal Pendidikan Agama Islam

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tunagrahita memiliki keterbatasan intelektual sehingga memerlukan pembelajaran yang tepat untuk menumbuhkan kemandirian mereka dalam menjalankan ibadah sholat fardhu. Dalam memberikan pembelajaran terhadap ABK Tunagrahita, guru PAI perlu menggunakan strategi khusus. Strategi guru PAI adalah suatu rencana yang dilaksanakan oleh pendidik untuk mengoptimalkan potensi peserta didik, sehingga peserta didik dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dan mencapai hasil yang diinginkan.

Strategi pembelajaran yang diterapkan guru PAI guna menumbuhkan kemandirian ibadah sholat fardhu anak berkebutuhan khusus tunagrahita, antara lain, pendekatan psikologi (merayu), penyederhanaan komunikasi, pengulangan kegiatan atau materi, menyesuaikan kemampuan serta pembiasaan ibadah dengan cara pemberian kartu kendali sholat.

Untuk meningkatkan kemandirian anak tunagrahita dalam melaksanakan ibadah sholat, perlu dilakukan peningkatan pemahaman tentang makna dan manfaat sholat, bantuan dalam melaksanakan gerakan sholat, pemberian teladan yang baik dari orang tua atau orang dewasa di sekitar mereka, serta peningkatan dukungan dan pembinaan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, strategi pembelajaran kooperatif, penggunaan media pembelajaran interaktif, dan pemberian kesempatan kepada anak untuk mempraktekkan sholat secara langsung dapat diterapkan untuk menumbuhkan kemandirian ibadah sholat fardhu pada anak berkebutuhan khusus tunagrahita.

Read online
File size148.92 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test