RIFAINSTITUTERIFAINSTITUTE

KESANS : International Journal of Health and ScienceKESANS : International Journal of Health and Science

Pendahuluan: Pelaporan keamanan radiasi di Fasilitas Onkologi Radioterapi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek masih menggunakan metode berbasis kertas, yang menyebabkan data tidak lengkap, pelaporan tertunda, dan fluktuasi skor Indeks Keselamatan dan Keamanan (IKK). Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi aplikasi pelaporan digital berbasis smartphone untuk meningkatkan pelaporan keamanan radiasi dan budaya keselamatan. Metode: Penelitian dan Pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif campuran. Aplikasi dikembangkan menggunakan platform low‑code AppSheet dan divalidasi oleh praktisi serta pakar media. Evaluasi dilakukan dengan desain satu kelompok pre‑test‑post‑test melibatkan 30 pekerja radiasi. Analisis data menggunakan regresi, uji t berpasangan, dan analisis korelasi. Hasil dan diskusi: Aplikasi SPEKTRA memperoleh nilai validasi sebesar 94,5% dan dikategorikan sangat layak. Hasil pasca‑implementasi menunjukkan peningkatan signifikan pada persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, niat penggunaan, dan budaya keselamatan (p < 0,001). Persepsi kegunaan menjadi prediktor dominan niat penggunaan (β = 0,473; p = 0,022). Adopsi aplikasi juga secara signifikan meningkatkan budaya keselamatan (p = 0,034). Skor IKK yang diproyeksikan meningkat dari 75 pada 2025 menjadi 94 pada 2026 melalui fitur simulasi terintegrasi.

Penelitian ini mengembangkan aplikasi pelaporan digital berbasis smartphone, SPEKTRA, yang dirancang berdasarkan analisis kebutuhan pengguna dan sesuai dengan standar regulasi BAPETEN serta kebutuhan operasional fasilitas onkologi radiasi.Validasi ahli menunjukkan skor gabungan 94,5% (kategori sangat layak) serta hasil analisis statistik mengungkapkan peningkatan signifikan pada Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Kegunaan, dan Niat Penggunaan, dengan Persepsi Kegunaan menjadi faktor utama yang memengaruhi niat pengguna.Implementasi SPEKTRA juga meningkatkan budaya keselamatan secara signifikan dan meningkatkan skor Indeks Keselamatan dan Keamanan (IKK) dari 75 (2025) menjadi 94 (2026) melalui fitur simulasi IKK, khususnya pada parameter inovasi pelaporan.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki integrasi deteksi anomali berbasis kecerdasan buatan dalam aplikasi SPEKTRA untuk memprediksi insiden keamanan radiasi secara proaktif, dengan menguji akurasi model prediksi terhadap data real‑time. Selain itu, penting untuk mengevaluasi skalabilitas SPEKTRA pada berbagai rumah sakit yang memiliki tingkat sumber daya dan infrastruktur teknologi yang berbeda, guna menilai adaptabilitas dan keberlanjutan sistem dalam konteks nasional. Selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang penggunaan SPEKTRA terhadap dosis radiasi pekerja selama beberapa tahun, sehingga dapat menilai kontribusi aplikasi dalam mengurangi paparan radiasi dan meningkatkan keselamatan kerja secara berkelanjutan.

  1. Innovation Governance: Digital Health, Mobile Health, Big Data, Virtual Reality | Giornale di Clinica... doi.org/10.33393/gcnd.2021.2240Innovation Governance Digital Health Mobile Health Big Data Virtual Reality Giornale di Clinica doi 10 33393 gcnd 2021 2240
  2. Jeon and Park: Factors Affecting Acceptance of Smartphone Application for Management of Obesity. healthcare... e-hir.org/journal/view.php?id=10.4258/hir.2015.21.2.74Jeon and Park Factors Affecting Acceptance of Smartphone Application for Management of Obesity healthcare e hir journal view php id 10 4258 hir 2015 21 2 74
  3. Navigating the Digital Wave Equipping Public Officials for Technology- Driven Governance | IGI Global... doi.org/10.4018/979-8-3693-6547-2.ch010Navigating the Digital Wave Equipping Public Officials for Technology Driven Governance IGI Global doi 10 4018 979 8 3693 6547 2 ch010
Read online
File size703.63 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test