ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER

Journal of Contemporary Business Law & Technology: Cyber Law, Blockchain, and Legal InnovationsJournal of Contemporary Business Law & Technology: Cyber Law, Blockchain, and Legal Innovations

Tujuan: Penelitian ini secara kritis menganalisis tantangan struktural, hukum, dan operasional yang dihadapi otoritas eksekutif di Uzbekistan, dengan tujuan mengusulkan mekanisme untuk meningkatkan efisiensi dan kepercayaan publik melalui reformasi. Metode: Pendekatan kualitatif digunakan, dengan meninjau keputusan presiden terbaru, program pemerintah, dan indikator kinerja utama (KPI), serta menekankan implikasi platform digital dan kerja sama antar‑lembaga. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa meskipun reformasi seperti pengenalan KPI dan layanan digital telah memperbaiki penyampaian layanan, masalah yang terus berlanjut meliputi pengambilan keputusan terpusat, pembagian fungsi yang tidak jelas, dan koordinasi antar‑lembaga yang tidak memadai, yang tetap menghambat efektivitas. Kebaruan: Artikel ini memberikan kontribusi original dengan menghubungkan kinerja administratif dengan inovasi tata kelola, memanfaatkan legislasi dan inisiatif pemerintah terkini sebagai landasan empiris, serta menekankan kebutuhan klarifikasi kompetensi hukum, digitalisasi, dan pemberdayaan otoritas lokal untuk mewujudkan tata kelola yang berpusat pada warga serta meningkatkan administrasi publik di Uzbekistan.

Penelitian ini menemukan bahwa meskipun reformasi administratif signifikan telah diluncurkan di Uzbekistan, masih terdapat tantangan utama berupa fungsi yang tidak jelas, inefisiensi birokrasi, kurangnya transparansi, dan pengawasan publik yang lemah, yang menghambat pencapaian tujuan reformasi.Oleh karena itu, diperlukan klarifikasi peran, otonomi keuangan yang lebih besar bagi otoritas lokal, serta digitalisasi yang lebih luas untuk meningkatkan efisiensi tata kelola.Namun, karena studi ini hanya memusatkan pada kebijakan legislatif terkini, dampak jangka panjang reformasi belum dapat dievaluasi secara menyeluruh, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang menilai efektivitas langkah‑langkah reformasi di tingkat lokal serta peran partisipasi publik, terutama di daerah pedesaan.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana efektivitas ukuran‑ukuran reformasi administratif, seperti penerapan indikator kinerja utama (KPI) dan sistem evaluasi berbasis digital, berpengaruh terhadap kinerja otoritas eksekutif di tingkat daerah, dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif dari berbagai provinsi Uzbekistan. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang otonomi keuangan yang diberikan kepada pemerintah lokal terhadap kemampuan mereka dalam menyediakan layanan publik yang responsif, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang memfasilitasi atau menghambat penggunaan anggaran secara optimal. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki peran serta partisipasi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kurang berkembang, dalam memperkuat akuntabilitas dan transparansi reformasi, melalui studi kasus yang menggabungkan survei warga, wawancara dengan pemangku kepentingan, dan analisis kebijakan lokal, sehingga dapat menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan keterlibatan publik dalam proses tata kelola.

Read online
File size172.99 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test