STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Pelayanan merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan publik merupakan bentuk nyata pemerintahan dalam melayani masyarakat, oleh sebab itu pemerintahan harus melakukan pelayanan secara optimal dan maksimal agar menghasilkan pelayanan publik yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat 5 orang yang menjadi informan. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik pada Kantor Desa Suriyan dikategorikan efektif.

Berdasarkan hasil pembahasan, pelayanan publik pada Kantor Desa Suriyan Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dinyatakan efektif.Hal ini didukung oleh ketepatan waktu, kecermatan petugas, serta sikap ramah dan sopan dalam memberikan pelayanan.Meskipun demikian, masih terdapat kendala jaringan internet yang memengaruhi pelayanan berbasis online.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana pengaruh ketersediaan jaringan internet terhadap efektivitas pelayanan publik berbasis digital di desa-desa terpencil seperti Suriyan, untuk mengetahui solusi teknis dan sosial yang paling sesuai. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pelatihan kompetensi sosial dan emosional bagi aparatur desa dapat meningkatkan gaya pelayanan dan kepuasan masyarakat secara berkelanjutan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi integrasi sistem pelayanan publik antara desa dan kecamatan melalui platform digital, agar masyarakat tidak perlu bolak-balik mengurus dokumen yang melibatkan lebih dari satu tingkat pemerintahan. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah antara ketersediaan teknologi, kualitas sumber daya manusia, dan efisiensi birokrasi di tingkat desa. Dengan memahami faktor-faktor ini secara mendalam, diharapkan pelayanan publik dapat menjadi lebih inklusif, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Fokus pada aspek kemanusiaan, teknologi, dan sistem tata kelola secara terpadu akan mendorong reformasi birokrasi yang lebih menyentuh akar permasalahan. Dengan demikian, desa tidak hanya melayani secara efektif, tetapi juga secara proaktif memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian lanjutan semacam ini juga relevan seiring dengan transformasi digital pemerintahan yang terus berlangsung. Oleh sebab itu, inovasi dalam pelayanan publik harus terus dikembangkan berdasarkan temuan empiris di lapangan.

Read online
File size891.17 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test