SRIWIJAYASURGERYSRIWIJAYASURGERY
Sriwijaya Journal of SurgerySriwijaya Journal of SurgeryPenelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi eksternal pertama dari RASH (Richmond Acute Subdural Hematoma) score pada populasi Indonesia dan menilai kinerjanya secara kritis bersama dengan faktor-faktor bedah kunci. Metode yang digunakan adalah studi akurasi diagnostik retrospektif, tunggal pusat, dari 67 pasien dewasa yang menjalani operasi untuk hematoma subdural akut traumatis antara Januari 2022 dan Desember 2024 di pusat neurobedah tersier di Palembang, Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa RASH score adalah alat yang sederhana dan kuat untuk stratifikasi risiko pada populasi bedah yang dipilih ini. Nilai prediktif negatif yang tinggi sangat berharga untuk mengidentifikasi pasien dengan kemungkinan bertahan hidup yang lebih tinggi. Namun, kegunaannya harus ditafsirkan dengan hati-hati karena bias pemilihan yang signifikan yang melekat dalam mempelajari hanya pasien yang dapat dioperasi.
Dalam validasi eksternal pertama di populasi Asia Tenggara, RASH score terbukti menjadi alat yang sederhana, valid, dan kuat untuk memprediksi mortalitas pascaoperasi pada populasi pasien Indonesia yang dipilih dengan ASDH yang dikelola secara bedah.Kemampuannya yang luar biasa dalam mendiskriminasikan, kemudahan penggunaan, dan nilai prediktif negatif yang sangat tinggi menjadikannya alat bantu yang berharga untuk penilaian klinis.Namun, penggunaannya harus ditafsirkan dengan hati-hati karena bias pemilihan yang signifikan yang melekat dalam mempelajari hanya populasi pasien yang dapat dioperasi.
Saran penelitian lanjutan yang baru: . 1. Mengembangkan dan memvalidasi ulang RASH score dengan populasi yang lebih besar dan beragam di Asia Tenggara untuk memastikan generalisasinya yang lebih luas. . 2. Meneliti kemampuan RASH score dalam memprediksi hasil fungsional jangka panjang, seperti yang diukur oleh Glasgow Outcome Scale-Extended, untuk memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang hasil pasien. . 3. Mengeksplorasi interaksi antara RASH score dan faktor-faktor bedah, seperti jenis operasi dan waktu intervensi, untuk memahami bagaimana keputusan bedah mempengaruhi hasil pasien.
| File size | 1.07 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB PH-LHD merupakan indikator penting peningkatan morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal jantung, baik gagal jantung dengan fraksi ejeksi terpreservedPH-LHD merupakan indikator penting peningkatan morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal jantung, baik gagal jantung dengan fraksi ejeksi terpreserved
UKIMUKIM The implementation of the six patient safety goals must be supported by hospital management through the provision of adequate facilities and infrastructure,The implementation of the six patient safety goals must be supported by hospital management through the provision of adequate facilities and infrastructure,
ORLIORLI Penatalaksanaan abses retrofaring pada pasien dewasa meliputi insisi dan drainase abses, serta terapi medikamentosa. Abses retrofaring pada orang dewasaPenatalaksanaan abses retrofaring pada pasien dewasa meliputi insisi dan drainase abses, serta terapi medikamentosa. Abses retrofaring pada orang dewasa
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Faktor jenis kelamin, status pekerjaan, keikutsertaan asuransi kesehatan dan keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan tidak berhubungan dengan kepatuhanFaktor jenis kelamin, status pekerjaan, keikutsertaan asuransi kesehatan dan keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan tidak berhubungan dengan kepatuhan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini menyelidiki berbagai cara di mana kecerdasan buatan (AI) digunakan dalam bidang kedokteran kanker, dengan fokus pada teknik inovatif danPenelitian ini menyelidiki berbagai cara di mana kecerdasan buatan (AI) digunakan dalam bidang kedokteran kanker, dengan fokus pada teknik inovatif dan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Studi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi pertanyaan penelitian dan studi yang relevan, memilih artikel, memetakan data sertaStudi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi pertanyaan penelitian dan studi yang relevan, memilih artikel, memetakan data serta
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Hasil analisis yaitu pengetahuan siswa tentang penanganan cedera dengan kategori cukup baik (62,3%), sikap siswa dengan kategori sangat baik (52,2%) danHasil analisis yaitu pengetahuan siswa tentang penanganan cedera dengan kategori cukup baik (62,3%), sikap siswa dengan kategori sangat baik (52,2%) dan
IAESCOREIAESCORE Metode yang diusulkan memiliki akurasi dan kecepatan lebih tinggi dibanding metode sebelumnya yang hanya membandingkan retina secara individu. PerbedaanMetode yang diusulkan memiliki akurasi dan kecepatan lebih tinggi dibanding metode sebelumnya yang hanya membandingkan retina secara individu. Perbedaan
Useful /
SRIWIJAYASURGERYSRIWIJAYASURGERY Metode: Studi kohort retrospektif dilakukan terhadap semua pasien (N=31) yang dirawat dengan fraktur panggul traumatik di Rumah Sakit Umum Dr. MohammadMetode: Studi kohort retrospektif dilakukan terhadap semua pasien (N=31) yang dirawat dengan fraktur panggul traumatik di Rumah Sakit Umum Dr. Mohammad
SRIWIJAYASURGERYSRIWIJAYASURGERY Skor APACHE II dihitung menggunakan nilai fisiologis paling menyimpang dalam 24 jam pertama masuk rumah sakit. Outcome utama adalah mortalitas in‑hospital.Skor APACHE II dihitung menggunakan nilai fisiologis paling menyimpang dalam 24 jam pertama masuk rumah sakit. Outcome utama adalah mortalitas in‑hospital.
ATMAJAYAATMAJAYA 85/Pid. Sus/2020/PN Bjr dan Putusan No. 216/Pid. Sus/2020/PN Skw sebagai contoh kasusnya. Penerapan pidana bersyarat bagi pelaku penyebaran informasi palsu85/Pid. Sus/2020/PN Bjr dan Putusan No. 216/Pid. Sus/2020/PN Skw sebagai contoh kasusnya. Penerapan pidana bersyarat bagi pelaku penyebaran informasi palsu
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Kata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistemKata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistem