ANTARBANGSAANTARBANGSA

Jurnal Sistem InformasiJurnal Sistem Informasi

Visiontech Indograha (VTI) beroperasi dibidang infrastruktur TI, keamanan elektronik, dan peralatan energi. VTI berkomitmen memperkuat kolaborasinya dengan mitra bisnis untuk memberikan pelanggan akses terbaik terhadap infrastruktur TI, keamanan elektronik, dan solusi pengukuran energi. VTI memiliki tenaga kerja beragam dan didukung oleh karyawan dengan bidang pengetahuan, latar belakang pendidikan berbeda. Seluruh karyawan mempunyai peluang luas meningkatkan pengetahuan/keterampilan dan kualitas kepemimpinannya untuk kemajuan karir di masa depan melalui berbagai program pendidikan atau pelatihan yang ditawarkan perusahaan. Dalam penerimaan karyawan baru perlu adanya Sistem Pendukung Keputusan sebagai pendukung bagi pembuat keputusan, namun tidak menggantikan penilaian. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menghitung matrik perbandingan berpasangan, eigen, skala prioritas, eigen maksimal, consistency index (CI) dan consistency ratio (CR). Sebagai proses seleksi penerimaan karyawan, digunakan beberapa kriteria menentukan calon pelamar yang akan diterima. Sistem Pendukung Keputusan membantu pimpinan perusahaan dalam memutuskan pelamar mana yang akan dipilih menggunakan perancangan dan mengimplementasikan program serta memudahkan dalam hal perhitungan. AHP digunakan sebagai metode perhitungan dalam seleksi penerimaan karyawan ini.

Berdasarkan penelitian yang di dilakukan penulis, tercapai menyimpulkan dari Sistem Pendukung Keputusan Pegawai Baru pada Visiontech Indograha Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Prosess yang dibuat sebagai berikut.Perancangan sistem pendukung keputusan menjadi sebuah inovasi terbaru dan mempermudah penilain dalam memberikan rekomendasi karyawan yang layak bekerja di Visiontech Indograha.Penerapan metode Analytical Hierarchy Process kedalam sistem untuk memberikan keputusan pendukung rekomendasi karyawan yang layak bekerja di perusahaan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem pendukung keputusan dengan integrasi data real-time dari sumber eksternal seperti database kinerja karyawan atau analisis sentimen wawancara. Selain itu, pengujian validitas model AHP terhadap berbagai skenario seleksi karyawan di sektor industri lain dapat memberikan wawasan baru tentang adaptabilitas metode ini. Penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan algoritma machine learning untuk memperbaiki akurasi perhitungan bobot kriteria dalam proses seleksi. Dengan memperluas parameter evaluasi seperti keterampilan soft skill atau potensi pengembangan karir, sistem akan lebih komprehensif dalam menilai kelayakan calon karyawan. Penggunaan visualisasi data interaktif seperti dashboard dapat meningkatkan transparansi proses pengambilan keputusan bagi pengguna sistem. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas sistem ini dalam meningkatkan produktivitas perusahaan setelah implementasi. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan kriteria seleksi terhadap hasil rekomendasi karyawan bisa menjadi arah penelitian lanjutan yang relevan. Pengembangan modul pelatihan bagi pengguna sistem untuk memahami interpretasi hasil AHP juga layak diexplore. Penelitian dapat membandingkan performa AHP dengan metode lain seperti TOPSIS dalam konteks seleksi karyawan. Akhirnya, penelitian lanjutan bisa mengkaji penggunaan sistem ini dalam skala besar dengan mempertimbangkan kompleksitas data yang lebih tinggi.

  1. PENGUJIAN FUNGSIONAL PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DENGAN METODE BLACK BOX TESTING BAGI... doi.org/10.55123/storage.v1i2.270PENGUJIAN FUNGSIONAL PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DENGAN METODE BLACK BOX TESTING BAGI doi 10 55123 storage v1i2 270
  2. Survei Teknik Pengujian Software | Journal Automation Computer Information System. survei teknik pengujian... doi.org/10.47134/jacis.v2i1.42Survei Teknik Pengujian Software Journal Automation Computer Information System survei teknik pengujian doi 10 47134 jacis v2i1 42
Read online
File size1.09 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test