MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Latar Belakang: Nyeri atau rasa sakit merupakan respon yang paling dipahami oleh individu ketika mengalami cidera. Hal juga merupakan pengalaman pribadi yang diekspresikan secara berbeda oleh masing-masing individu dan nyeri termasuk sensasi ketidaknyaman yang bersifat individual. Rasa sakit melekat pada sistem saraf manusia dan merupakan pengalaman individual yang berlangsung lama. Terapi non farmakologi yang dianjurkan untuk mengurangi nyeri pasien pasca operasi salah satunya yaitu hipnotis lima jari. Hipnosis lima jari merupakan salah satu bentuk self‑hypnosis yang dapat menimbulkan efek relaksasi yang tinggi, sehingga akan mengurangi nyeri dan stres. Hipnosis lima jari akan menghasilkan relaksasi sehingga berpengaruh terhadap sistem tubuh dan menciptakan rasa nyaman serta perasaan tenang. Metode: Edukasi diberikan kepada pasien pasca operasi dan keluarga sebanyak 10 orang dengan tetap memperhatikan protokol tatap muka dan protokol kesehatan di Bedah RSUD M. Natsir Solok pada hari Kamis, 27 Oktober 2022, pukul 10.00–12.00 WIB, mengenai manajemen nyeri dengan terapi hipnotis lima jari. Hasil: Setelah kegiatan pengabdian ini dilakukan, pasien pasca operasi mengetahui dan mampu memahami manajemen nyeri dengan terapi hipnotis lima jari, serta petugas ruangan dapat menerapkan terapi tersebut untuk mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi.

Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, 80% pasien pasca operasi dan keluarga mereka meningkatkan pengetahuan tentang manajemen nyeri dengan terapi hipnotis lima jari, dan 100% dapat mendemonstrasikan teknik tersebut.Pasien pasca operasi juga mengetahui dan mampu memahami manajemen nyeri dengan terapi hipnotis lima jari.Selain itu, petugas ruangan dapat menerapkan terapi hipnotis lima jari untuk mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas hipnotis lima jari dibandingkan dengan analgesik standar melalui uji coba terkontrol dengan sampel yang lebih besar untuk menilai perbedaan tingkat nyeri pasca operasi. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi keberlanjutan pengetahuan dan praktik manajemen nyeri yang dipelajari setelah edukasi, misalnya dengan melakukan follow‑up selama tiga hingga enam bulan dan mengidentifikasi faktor‑faktor yang memengaruhi retensi informasi. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas aplikasi hipnotis lima jari pada berbagai jenis operasi dan populasi pasien, termasuk kelompok usia berbeda dan kondisi klinis lainnya, guna menilai generalisasi dan adaptasi teknik tersebut dalam konteks klinis yang lebih luas.

Read online
File size919.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test