ICPA BANYUWANGIICPA BANYUWANGI

SKYHAWK : Jurnal Aviasi IndonesiaSKYHAWK : Jurnal Aviasi Indonesia

Penelitian ini meneliti persepsi mahasiswa terhadap integrasi blended learning, bimbingan akademik, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses penulisan ilmiah. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi‑terstruktur, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan mahasiswa sarjana yang telah mengikuti bimbingan penulisan akademik serta menggunakan alat berbasis AI. Temuan menunjukkan bahwa blended learning memberikan fleksibilitas yang lebih besar, meningkatkan pembelajaran yang mengatur diri sendiri, dan memperbaiki keterlibatan mahasiswa dalam penulisan akademik. Mahasiswa melaporkan bahwa alat AI seperti ChatGPT dan Grammarly memberikan umpan balik instan, membantu menghasilkan ide, dan mendukung ketepatan bahasa, meskipun terdapat kekhawatiran terkait orisinalitas dan kebutuhan evaluasi kritis terhadap output AI. Integrasi AI dan blended learning efektif hanya bila disertai dengan bimbingan akademik yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi ketiga komponen tersebut menciptakan ekosistem belajar yang adaptif dan mendukung, yang meningkatkan struktur, koherensi, dan kedalaman analisis makalah ilmiah mahasiswa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara blended learning, bimbingan akademik, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) menghasilkan model dukungan belajar yang efektif untuk meningkatkan kualitas penulisan ilmiah mahasiswa.Integrasi ketiga elemen tersebut menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, personalisasi, dan responsif, sehingga meningkatkan koherensi, keterpaduan, dan kedalaman analisis artikel ilmiah.Temuan ini menekankan kebutuhan institusi pendidikan tinggi untuk mengembangkan kebijakan dan pelatihan yang mengakomodasi penggunaan AI serta blended learning secara etis dan meningkatkan literasi digital.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi digital mahasiswa mempengaruhi efektivitas penggunaan AI dalam proses penulisan ilmiah, dengan menguji hipotesis bahwa peningkatan kompetensi digital meningkatkan kualitas umpan balik yang diberikan oleh alat AI. Selain itu, studi dapat mengevaluasi model pelatihan bagi dosen pembimbing dalam mengintegrasikan blended learning dan AI, untuk mengetahui apakah program pelatihan khusus meningkatkan kemampuan dosen dalam memberikan supervisi yang adaptif dan memanfaatkan teknologi secara optimal. Penelitian ketiga dapat mengembangkan kerangka kebijakan institusional yang mengatur penggunaan AI dalam penulisan akademik, menguji dampaknya terhadap kepatuhan etika, integritas akademik, dan persepsi mahasiswa terhadap keadilan akademik. Semua penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memperkuat sinergi antara pembelajaran campuran, bimbingan akademik, dan kecerdasan buatan, serta membantu institusi pendidikan tinggi merancang strategi yang lebih efektif dalam era digital.

Read online
File size531.69 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test