GEMACENDEKIAGEMACENDEKIA

Global Journal of Social LearningGlobal Journal of Social Learning

Penelitian ini menyintesis perspektif interdisipliner untuk meneliti bagaimana seni pertunjukan Indonesia berfungsi sebagai ekosistem budaya‑pendidikan yang dinamis, dibentuk oleh ekspresi estetika, kearifan lokal, dan praktik pedagogis kreatif. Seni pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai media artistik, tetapi juga sebagai ruang budaya di mana identitas, moralitas, simbolisme, dan nilai sosial ditransmisikan antar generasi. Kearifan lokal yang tertanam dalam seni tradisional memperkuat peranannya dalam pembentukan karakter dan pembelajaran kontekstual, sementara kekuatan kontemporer seperti modernisasi, digitalisasi, dan aliran budaya global semakin memengaruhi cara tradisi ini beradaptasi dan bertransformasi. Dengan pendekatan sintesis tematik kualitatif, studi ini meninjau konsep dari estetika, etnografi, pedagogi budaya, studi kreatif, dan etnomatematika untuk memetakan fungsi saling terkait seni pertunjukan. Empat pola tematik utama muncul: sistem estetika yang berkembang melalui struktur simbolik dan bentuk hibrida; keberadaan nilai moral, spiritual, dan komunal; proses kreatif yang memediasi inovasi sambil menjaga kontinuitas budaya; dan potensi pedagogis yang mendukung pengembangan karakter, literasi budaya, dan penalaran kreatif. Secara keseluruhan, studi ini menyoroti seni pertunjukan Indonesia sebagai ekosistem terintegrasi yang menjembatani transmisi budaya, kreativitas, dan transformasi pendidikan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni pertunjukan Indonesia berperan sebagai ekosistem budaya‑pendidikan yang dinamis, mengintegrasikan praktik artistik, proses pedagogis, dan nilai kearifan lokal secara saling memperkuat.Seni pertunjukan tidak hanya menjadi objek estetika, melainkan juga medium transmisi budaya, pembentukan karakter, dan koherensi komunitas yang terus beradaptasi dengan perubahan sosial sambil menjaga kontinuitas budaya.Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan transdisipliner serta penelitian lebih lanjut yang mencakup studi komparatif, integrasi teknologi digital, dan penelitian partisipatif bersama komunitas lokal.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, melakukan studi komparatif lintas daerah Indonesia untuk mengidentifikasi pola umum dan perbedaan spesifik dalam cara kearifan lokal dan estetika berinteraksi dengan praktik pedagogis pada berbagai tradisi seni pertunjukan, sehingga memperkaya pemahaman tentang keberagaman ekosistem budaya‑pendidikan. Kedua, mengeksplorasi dampak platform digital dan teknologi kecerdasan buatan terhadap transmisi seni tradisional, dengan meneliti bagaimana pertunjukan virtual, media sosial, dan alat kreatif berbasis AI memengaruhi kontinuitas budaya, pembelajaran karakter, dan partisipasi generasi muda. Ketiga, mengembangkan penelitian aksi partisipatif yang melibatkan seniman, pendidik, dan anggota komunitas untuk merancang dan mengevaluasi model integrasi seni pertunjukan ke dalam kurikulum formal serta inisiatif ekonomi kreatif berbasis komunitas, sehingga dapat menghasilkan model yang berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan lokal. Semua agenda tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan teoretis, meningkatkan praktik pendidikan, dan memperkuat kontribusi ekonomi serta sosial seni pertunjukan Indonesia.

  1. Pembinaan Tari dan Musik Tradisional Kalimantan Tengah sebagai Pendidikan Karakter pada Siswa SMKN 1... doi.org/10.37364/jireh.v5i1.123Pembinaan Tari dan Musik Tradisional Kalimantan Tengah sebagai Pendidikan Karakter pada Siswa SMKN 1 doi 10 37364 jireh v5i1 123
  2. Proses Kreatif Penciptaan Karya Kabayan The Musical | Panggung. proses kreatif penciptaan karya kabayan... jurnal.isbi.ac.id/index.php/panggung/article/view/3560Proses Kreatif Penciptaan Karya Kabayan The Musical Panggung proses kreatif penciptaan karya kabayan jurnal isbi ac index php panggung article view 3560
  3. Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy: A Qualitative Synthesis of Indonesian... ejournal.gemacendekia.org/index.php/gjsl/article/view/257Local Wisdom Aesthetic Transformations and Creative Pedagogy A Qualitative Synthesis of Indonesian ejournal gemacendekia index php gjsl article view 257
  4. implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia | Jurnal... doi.org/10.21831/jppfa.v1i1.1047implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia Jurnal doi 10 21831 jppfa v1i1 1047
  5. META ANALYSIS: CHARACTER EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL AGE CHILDREN | Jurnal Tunas Pendidikan. meta... ejournal.ummuba.ac.id/index.php/pgsd/article/view/815META ANALYSIS CHARACTER EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL AGE CHILDREN Jurnal Tunas Pendidikan meta ejournal ummuba ac index php pgsd article view 815
Read online
File size416.27 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test