WASTUKANCANAWASTUKANCANA
Jurnal TeknologikaJurnal TeknologikaSolusi potensial untuk mengurangi emisi gas buang dan polusi udara adalah dengan mengonversi sepeda motor konvensional menjadi sepeda motor listrik. Studi ini melakukan konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi sepeda motor listrik dan menganalisis perubahan karakteristik dinamisnya melalui pengukuran pusat gravitasi, distribusi beban suspensi, dan respons getaran dua derajat kebebasan. Metodologi yang digunakan adalah menentukan pusat gravitasi sepeda motor sebelum dan sesudah konversi menggunakan pendekatan momen gaya dan melakukan analisis getaran dengan model dua derajat kebebasan tanpa redaman. Pengujian dilakukan dalam kondisi tanpa beban dan berbeban dengan penumpang 70 kg untuk mengevaluasi pengaruh massa tambahan terhadap kinerja suspensi. Sebelum konversi, pusat gravitasi sepeda motor berada pada x = 526 mm dan y = 147 mm, bergeser ke x = 577 mm dan y = 133 mm setelah konversi. Dengan penumpang, pusat gravitasi berpindah dari x = 754 mm dan y = 704 mm menjadi x = 762 mm dan y = 687 mm setelah konversi. Beban total menurun dari 267 kg (74,8 kg depan dan 192,2 kg belakang) menjadi 239,6 kg (66,9 kg depan dan 172,7 kg belakang). Analisis getaran menunjukkan bahwa frekuensi alami utama sedikit meningkat dari ω₁ = 19,507 rad/s (≈3,10 cps) menjadi ω₁ = 19,654 rad/s (≈3,12 cps), sementara frekuensi sekunder tetap stabil pada ω₂ = 4,52 rad/s (≈0,71 cps). Rasio amplitudo sedikit berubah dari (A/B) = 6,028 m/rad menjadi 6,088 m/rad. Secara keseluruhan, konversi ini tidak menyebabkan getaran tambahan yang signifikan, yang menunjukkan bahwa dinamika struktur tetap stabil. Namun, penyempurnaan penempatan baterai dan kekakuan suspensi direkomendasikan untuk mengoptimalkan stabilitas dan kenyamanan berkendara.
Penelitian ini menunjukkan bahwa konversi sepeda motor bensin menjadi listrik menyebabkan pergeseran titik berat ke posisi yang lebih maju dan sedikit lebih rendah (x = 577 mm, y = 133 mm) serta penurunan total beban kendaraan.Analisis getaran mengindikasikan peningkatan marginal frekuensi alami pertama (≈3,12 cps) dengan frekuensi sekunder tetap stabil, menandakan peningkatan kekakuan sistem suspensi tanpa menimbulkan getaran berlebih.Perubahan distribusi beban suspensi serta stabilitas dinamis menunjukkan bahwa konversi tidak mengurangi kenyamanan berkendara, namun penempatan baterai dan penyesuaian kekakuan suspensi tetap perlu dioptimalkan.
Satu arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah bagaimana variasi posisi penempatan baterai serta penyesuaian kekakuan suspensi mempengaruhi respons getaran dan kenyamanan berkendara pada berbagai kondisi jalan, sehingga dapat ditentukan konfigurasi optimal bagi motor listrik. Kedua, studi eksperimental yang melibatkan model getaran berdampingan dengan elemen redaman serta kontrol aktif pada suspensi dapat mengungkap potensi peningkatan stabilitas dinamis ketika beban penumpang berubah-ubah, misalnya pada beban 50 kg hingga 100 kg atau pada kecepatan tinggi. Ketiga, perbandingan performa dinamis antara motor listrik hasil konversi dengan motor listrik yang dirancang khusus sejak awal, mencakup analisis pada berbagai tipe rangka, ukuran roda, dan sistem kontrol, akan memberikan wawasan tentang keuntungan atau keterbatasan konversi konvensional versus desain asli. Selain itu, integrasi sensor getaran real‑time untuk sistem kontrol adaptif dapat menjadi fokus studi untuk meningkatkan respons dinamis secara otomatis.
- Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknologika | Jurnal Teknologika. vol jurnal teknologika skip main content... doi.org/10.51132/teknologika.v14i2Vol 14 No 2 2024 Jurnal Teknologika Jurnal Teknologika vol jurnal teknologika skip main content doi 10 51132 teknologika v14i2
- Analisis Perbandingan Sistem Persinyalan Konvensional Dengan CBTC Terhadap Headway Kereta Api | Jurnal... jtt.itltrisakti.ac.id/index.php/jtek/article/view/7Analisis Perbandingan Sistem Persinyalan Konvensional Dengan CBTC Terhadap Headway Kereta Api Jurnal jtt itltrisakti ac index php jtek article view 7
| File size | 724.95 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Penelitian menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif pada 101 pasien usia 0–18 tahun periode Januari–MaretPenelitian menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif pada 101 pasien usia 0–18 tahun periode Januari–Maret
UNUBLITARUNUBLITAR Ruas Jalan Raya Gaprang di Kecamatan Kanigoro merupakan salah satu jalur utama penghubung antar kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yang memiliki tingkatRuas Jalan Raya Gaprang di Kecamatan Kanigoro merupakan salah satu jalur utama penghubung antar kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yang memiliki tingkat
UNUBLITARUNUBLITAR Diagram interaksi untuk kolom-kolom utama menunjukkan bahwa semua kombinasi gaya aksial dan momen lentur berada di dalam kurva batas kapasitas, membuktikanDiagram interaksi untuk kolom-kolom utama menunjukkan bahwa semua kombinasi gaya aksial dan momen lentur berada di dalam kurva batas kapasitas, membuktikan
ARITEKINARITEKIN Metode melalui tahapan analisis beban yang bekerja, kebutuhan jarak kedudukan pengaturan beban dan motor BLDC, perhitungan kekuatan konstruksi, pembuatanMetode melalui tahapan analisis beban yang bekerja, kebutuhan jarak kedudukan pengaturan beban dan motor BLDC, perhitungan kekuatan konstruksi, pembuatan
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Dalam penelitian ini, lima dimensi service quality yang digunakan meliputi keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance),Dalam penelitian ini, lima dimensi service quality yang digunakan meliputi keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance),
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Penyulingan dapat dilakukan dengan 3 metode yaitu: Penyulingan dengan air dan uap /system kukus (water and steam distillation), Penyulingan dengan systemPenyulingan dapat dilakukan dengan 3 metode yaitu: Penyulingan dengan air dan uap /system kukus (water and steam distillation), Penyulingan dengan system
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Mesin AfterTreatment merupakan bagian penting dalam proses produksi serat rayon, namun memiliki tingkat downtime yang tinggi. Metode OEE digunakan untukMesin AfterTreatment merupakan bagian penting dalam proses produksi serat rayon, namun memiliki tingkat downtime yang tinggi. Metode OEE digunakan untuk
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Keempat, pendekatan optimasi metaheuristik mengidentifikasi kebijakan inventaris yang mengurangi biaya total sebesar 18,7% sambil mempertahankan tingkatKeempat, pendekatan optimasi metaheuristik mengidentifikasi kebijakan inventaris yang mengurangi biaya total sebesar 18,7% sambil mempertahankan tingkat
Useful /
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Temuan ini dapat menjadi referensi berharga bagi perusahaan yang ingin menerapkan strategi optimasi jalur produksi serta pemodelan simulasi untuk mendukungTemuan ini dapat menjadi referensi berharga bagi perusahaan yang ingin menerapkan strategi optimasi jalur produksi serta pemodelan simulasi untuk mendukung
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Tingkat kepuasan pasien mencapai 88%, yang dikategorikan dalam tingkat kepuasan puas. Skor tertinggi diberikan pada indikator kemampuan mendengar denganTingkat kepuasan pasien mencapai 88%, yang dikategorikan dalam tingkat kepuasan puas. Skor tertinggi diberikan pada indikator kemampuan mendengar dengan
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Pesatnya perkembangan teknologi informasi belum sepenuhnya diimbangi oleh ketersediaan fasilitas yang memadai, sehingga penyebaran informasi kepada masyarakatPesatnya perkembangan teknologi informasi belum sepenuhnya diimbangi oleh ketersediaan fasilitas yang memadai, sehingga penyebaran informasi kepada masyarakat
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai perspektif psikologi, filsafat, dan spiritualitas Islam. Hasil kajian menunjukkanDengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai perspektif psikologi, filsafat, dan spiritualitas Islam. Hasil kajian menunjukkan