PNLPNL

Jurnal TeknologiJurnal Teknologi

Pelayanan publik yang memuaskan dapat mengurangi keluhan dan pengaduan dari masyarakat. Pengaduan muncul sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan terhadap layanan yang diberikan, baik secara lisan maupun tertulis, kepada penyelenggara pelayanan publik yang dilaksanakan oleh pemerintah. Pengaduan dapat disampaikan secara verbal atau tertulis kepada instansi terkait dengan tujuan untuk mendapatkan tindak lanjut dan perbaikan kualitas layanan. Namun, saat ini masih banyak daerah yang memakai cara pengaduan lama, termasuk di Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang. Dari hasil pengamatan awal, warga di desa ini masih harus datang langsung ke kantor desa untuk menyampaikan keluhan, baik secara tertulis maupun lisan. Tentu saja ini menjadi hambatan, apalagi bagi mereka yang punya keterbatasan waktu atau sulit untuk pergi ke kantor desa. Di era digital sekarang, cara seperti ini terasa kurang praktis dan tidak efisien. Data dari Ombudsman Republik Indonesia menunjukkan tingkat layanan kepuasan masyarakat penanganan laporan/pengaduan pada tahun 2022 memperoleh nilai indeks 3,19 dengan kategori “Baik, yang mengindikasikan bahwa masyarakat masih menyoroti layanan agar lebih responsif dan efisien. Dengan berkembangnya teknologi, penggunaan sistem informasi digital dalam layanan publik memiliki peran penting untuk mempercepat sekaligus mempermudah proses pengelolaan pengaduan dari masyarakat. Kajian Padiku menyatakan bahwa penerapan teknologi sistem informasi dapat membantu menyederhanakan proses, mempercepat penyelesaian, dan meningkatkan efisiensi dalam menangani pengaduan. Selain itu, Aprillina mengungkapkan bahwa efisiensi layanan publik dapat meningkat dengan adanya penerapan e-government, terutama melalui pengelolaan pengaduan yang dilakukan secara digital. Riset Fachrie menegaskan bahwa layanan pengaduan berbasis mobile memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti proses yang terlalu rumit, kurangnya transparansi, dan akses layanan yang belum sepenuhnya mudah dijangkau. Sementara itu, Septaningsih dan Mustofa menemukan bahwa aplikasi pengaduan digital mempermudah warga dan pegawai dalam menyampaikan keluhan dengan cara yang lebih cepat, aman, dan teratur, serta menyediakan fitur pelacakan status secara realtime untuk memantau perkembangan laporan. Penerapan sistem pengaduan online seperti LAPOR! di Kota Bandung terbukti efektif menjadi jembatan antara aspirasi warga dan instansi terkait, sehingga penanganan setiap laporan dapat dilakukan lebih cepat. Meski begitu, sosialisasi kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan agar pemanfaatan sistem ini bisa berlangsung lebih maksimal.

Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pengaduan layanan masyarakat berbasis Android yang dikembangkan berhasil menjadi solusi bagi warga Desa Pagarawan untuk menyampaikan keluhan secara lebih praktis dan cepat tanpa harus datang ke kantor desa.Proses pembuatannya dilakukan melalui metode Prototype, mulai dari pengumpulan kebutuhan, pembuatan desain awal, evaluasi, hingga pengkodean dan pengujian sistem.Hasil pengujian menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa semua fitur utama, seperti login, pengiriman pengaduan, pendaftaran, pemantauan status laporan, serta pengelolaan laporan oleh admin, sudah berjalan sesuai harapan.Selain itu, hasil uji kepuasan pengguna melalui metode UAT memperoleh nilai 84,32%, yang menunjukkan bahwa aplikasi ini diterima dengan baik dan dinilai memuaskan oleh masyarakat.Secara keseluruhan, aplikasi ini dalam memberikan kontribusi nyata meningkatkan kecepatan penanganan keluhan, memperlancar proses tindak lanjut laporan, dan meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara aplikasi pengaduan berbasis Android dengan sistem pengaduan manual yang masih digunakan di daerah-daerah tertentu. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan keunggulan masing-masing sistem, serta dampak yang ditimbulkan terhadap efisiensi dan kualitas layanan publik. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan cara menggunakan aplikasi pengaduan, terutama di daerah-daerah yang masih kurang familiar dengan teknologi digital. Dengan demikian, dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan aplikasi pengaduan dan memaksimalkan potensi aplikasi tersebut dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Read online
File size659.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test