UNIPAUNIPA

Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan BiologiSpizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa berpotensi memengaruhi tingkat literasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis, tingkat literasi lingkungan, hubungan positif dan seberapa besar berkontribusi berpikir kritis terhadap literasi lingkungan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Labuhan Deli pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 62 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal, linear, dan homogen. Kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai 72, sedangkan literasi lingkungan berada pada kategori tinggi dengan nilai 81. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat dan positif antara kemampuan berpikir kritis dan literasi lingkungan (r = 0,879; p < 0,05) dan koefisiensi determinasi sebesar 77,3%. Disimpulkan bahwa semakin tinggi kemampuan berpikir kritis siswa, semakin tinggi pula literasi lingkungan yang dimiliki. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Labuhan Deli, maka dapat diambil kesimpulan, kemampuan berpikir kritis yang di miliki siswa kelas X SMA Negeri 1 Labuhan Deli termasuk dalam kategori tinggi.Literasi lingkungan yang dimiliki siswa SMA Negeri 1 Labuhan Deli berada pada kategori tinggi.Hasil uji korelasi Pearson terdapat korelasi yang sangat kuat dan positif dan berkontribusi sebesar 77,3% antara kemampuan berpikir kritis terhadap literasi lingkungan semakin tinggi kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin tinggi pula literasi lingkungan yang dimiliki.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, mengkaji lebih lanjut strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan literasi lingkungan siswa. Kedua, meneliti pengaruh integrasi kemampuan berpikir kritis dalam kurikulum pendidikan terhadap peningkatan literasi lingkungan siswa. Ketiga, menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan etika lingkungan hidup peserta didik pada topik pencemaran lingkungan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan literasi lingkungan siswa dan membangun generasi yang inovatif dan kompetitif.

  1. ANALISIS LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP | JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains). analisis literasi... journal.unesa.ac.id/index.php/jpps/article/view/11001ANALISIS LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP JPPS Jurnal Penelitian Pendidikan Sains analisis literasi journal unesa ac index php jpps article view 11001
  2. Korelasi Kemampuan Berpikir Kritis dengan Etika Lingkungan Hidup Peserta Didik pada Topik Pencemaran... doi.org/10.24905/psej.v9i2.225Korelasi Kemampuan Berpikir Kritis dengan Etika Lingkungan Hidup Peserta Didik pada Topik Pencemaran doi 10 24905 psej v9i2 225
  3. Correlation of Critical Thinking Ability of Grade X Students of SMA Negeri 1 Labuhan Deli to Environmental... spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/731Correlation of Critical Thinking Ability of Grade X Students of SMA Negeri 1 Labuhan Deli to Environmental spizaetus nusanipa ac index php spizaetus article view 731
Read online
File size313.68 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test