IAIN KENDARIIAIN KENDARI

AUTHOR GUIDELINESAUTHOR GUIDELINES

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk pola asuh orang tua di desa akacipong kab. Bombana, 2) bentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong kab. Bombana, 3) bentuk pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong kab. Bombana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini di klasifikasi menjadi data primer dan sekunder. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan peneliti dengan cara mengumpulkan data yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan model reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Triagulasi data digunakan peneliti sebagai tehnik pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah: 1) bentuk pola asuh orang tua di desa akacipong menunjukan berbagai macam pola asuh yang di terapkan pada anaknya, dari 10 orang tua anak yang menjadi iforman terdapat 7 orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis dan ada 3 orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter. 2) bentuk kepribadian anak usia dini di desa akacipong dari 10 orang anak yang menjadi data dalam penelitian ini terdapat 7 orang anak yang memiliki kepribadian sanguine di tandai ketika anak bermain dengan temannya anak terlihat aktif, bersemangat dan dapat membuat lingkungannya gembira dan senang. Kamudian adapula orangtua yang merapkan kepribadian plegmatis terdapat 3 orang anak yang peneliti temukan ditandai ketika orang tua memerintahkan anaknya untuk melakukan sesuatu, ketika dimintai tolong pada ibunya dan anak tersebut menuruti orang tua dan terlihat tenang.

Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua di Desa Akacipong beragam, dengan pola asuh demokratis paling dominan (7 dari 10 orang tua) diikuti pola asuh otoriter (3 orang tua), sementara pola asuh permisif dan penelantaran tidak ditemukan.Sebagian besar anak (7 dari 10) memiliki kepribadian sanguin, sedangkan 3 anak menunjukkan kepribadian plegmatis.Hubungan antara pola asuh demokratis dan kepribadian sanguin tampak kuat, namun pola asuh otoriter juga memengaruhi perkembangan kepribadian anak.

Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana tingkat pendidikan orang tua memengaruhi pilihan pola asuh dan perkembangan kepribadian anak di wilayah pedesaan yang serupa, sehingga dapat mengidentifikasi faktor edukatif yang penting dalam pembentukan karakter anak. Selain itu, studi longitudinal yang membandingkan dampak jangka panjang pola asuh demokratis dan otoriter terhadap prestasi akademik serta perkembangan sosial‑emosional anak dari usia dini hingga masa remaja akan memberikan wawasan mendalam tentang konsekuensi pola asuh dalam konteks perkembangan jangka panjang. Selanjutnya, intervensi berbasis komunitas, seperti workshop parenting yang melibatkan keluarga petani, dapat dievaluasi untuk melihat efektivitasnya dalam mengubah pola asuh serta meningkatkan kualitas kepribadian anak, khususnya dalam mengurangi sifat otoriter dan memperkuat karakter sanguin yang adaptif.

Read online
File size128.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test