MARANATHAMARANATHA
Journal of Medicine and HealthJournal of Medicine and HealthPolusi udara ambien (luar ruangan) merupakan penyebab masalah kesehatan di dunia. Salah satu strategi untuk mengurangi polusi udara ambien adalah dengan meningkatkan partisipasi masyarakat yang bergantung pada literasi kesehatan mengenai polusi udara ambien (ambient air pollution health literacy/AAPHL) setiap individu. Para tenaga medis, termasuk mahasiswa kedokteran memerlukan tingkat AAPHL yang baik untuk mendukung literasi kesehatan yang memadai di masyarakat. Akan tetapi, tingkat AAPHL pada mahasiswa kedokteran di wilayah yang tinggi masalah polusi udara ambien, seperti Jakarta dan Tangerang, masih belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat dan faktor-faktor yang berhubungan dengan AAPHL pada mahasiswa kedokteran. Literasi kesehatan mengenai polusi udara ambien dinilai menggunakan kuesioner AAPHL terdiri dari 24 pertanyaan. Penelitian ini melibatkan 107 responden dan rerata usia responden adalah 19,63. Sebagian besar responden merupakan perempuan (70%) dan mahasiswa kedokteran tahun ketiga (51%). Rerata total skor AAPHL adalah 2,85. Nilai kompetensi tertinggi pada pemahaman informasi kesehatan, sedangkan skor terendah pada kompentensi penilaian informasi kesehatan. Tidak ditemukan hubungan antara usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan skor AAPHL. Sebagai simpulan, AAPHL di kalangan mahasiswa kedokteran di Indonesia tergolong sedang. Rendahnya kompetensi yang berhubungan dengan evaluasi mengenai informasi kesehatan pada mahasiswa kedokteran menunjukkan perlunya adanya peningkatan pada kompetensi tersebut.
Kesimpulannya, tingkat literasi kesehatan polusi udara ambient (AAPHL) pada mahasiswa kedokteran di Indonesia, khususnya di Jakarta dan Tangerang, berada pada level sedang, dan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, maupun tahun studi dengan AAPHL.Kompetensi penilaian informasi kesehatan menunjukkan skor terendah, menandakan kebutuhan perbaikan dalam kurikulum medis.Oleh karena itu, pendidik medis perlu meninjau kembali program pendidikan yang meningkatkan literasi kesehatan mahasiswa, serta melakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar untuk mengkonfirmasi faktor-faktor yang memengaruhi AAPHL.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas survei AAPHL ke beberapa fakultas kedokteran di Indonesia untuk menilai kecocokan hasil pada populasi yang lebih luas dan mengidentifikasi faktor demografis yang berpengaruh. Selain itu, diperlukan intervensi kurikulum yang menekankan pelatihan khusus pada kompetensi penilaian informasi kesehatan, dimana efektivitasnya dapat diukur melalui perubahan skor AAPHL sebelum dan sesudah pelatihan. Selanjutnya, studi longitudinal yang menggabungkan data tentang status sosial‑ekonomi, kondisi tempat tinggal, dan latar belakang pendidikan orang tua dapat memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi literasi kesehatan mahasiswa kedokteran, sehingga memungkinkan pengembangan strategi edukasi yang lebih tepat sasaran.
| File size | 775.5 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HELVETIAHELVETIA Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan, yang berfokus pada tahap evaluasi produk untuk menilai kelayakan media pendidikanMetode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan, yang berfokus pada tahap evaluasi produk untuk menilai kelayakan media pendidikan
STIKESMITRAKELUARGASTIKESMITRAKELUARGA Penelitian dilakukan bulan Desember 2024 – Juni 2025. Sampel penelitian meliputi pasien Prolanis dengan DM tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi danPenelitian dilakukan bulan Desember 2024 – Juni 2025. Sampel penelitian meliputi pasien Prolanis dengan DM tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi dan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada insomnia dengan nilai p-value 0,005 dan ansietas dengan nilai p-value 0,018 setelahHasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada insomnia dengan nilai p-value 0,005 dan ansietas dengan nilai p-value 0,018 setelah
YMPAIYMPAI Siswa dituntut untuk dapat memperoleh pengetahuan tentang bahaya rokok elektronik dari sumber yang kredibel dan membantu menghindari perilaku merokok elektronik,Siswa dituntut untuk dapat memperoleh pengetahuan tentang bahaya rokok elektronik dari sumber yang kredibel dan membantu menghindari perilaku merokok elektronik,
YMPAIYMPAI Hafiz Cianjur secara nyata dipengaruhi oleh unsur pengetahuan, sikap, serta motivasi, yang masing-masing memiliki hubungan positif dengan tingkat kepatuhan.Hafiz Cianjur secara nyata dipengaruhi oleh unsur pengetahuan, sikap, serta motivasi, yang masing-masing memiliki hubungan positif dengan tingkat kepatuhan.
YMPAIYMPAI Selain itu, penulis juga menyarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang dengan lebih secara mendetail lagi, sepertiSelain itu, penulis juga menyarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang dengan lebih secara mendetail lagi, seperti
STIKMKSSTIKMKS 858 orang. Diabetes mellitus dapat menimbulkan komplikasi serta dampak negatif terhadap kesehatan. Komplikasi dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula858 orang. Diabetes mellitus dapat menimbulkan komplikasi serta dampak negatif terhadap kesehatan. Komplikasi dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Analisis menunjukkan bahwa 15 responden (50%) memiliki pengetahuan rendah, 10 responden (33%) memiliki pengetahuan cukup, 5 responden (17%) memiliki pengetahuanAnalisis menunjukkan bahwa 15 responden (50%) memiliki pengetahuan rendah, 10 responden (33%) memiliki pengetahuan cukup, 5 responden (17%) memiliki pengetahuan
Useful /
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Faktor Material, Man, dan Machine berpengaruhInstrumen yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Faktor Material, Man, dan Machine berpengaruh
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Faktor manusia, termasuk beban kerja berlebih, kurangnya pelatihan, tidak meninjau kembali catatan dokter, dan penugasan kodefikasi kepada perawat, secaraFaktor manusia, termasuk beban kerja berlebih, kurangnya pelatihan, tidak meninjau kembali catatan dokter, dan penugasan kodefikasi kepada perawat, secara
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Untuk mencapai manfaat yang lebih optimal, perlu ditingkatkan dukungan organisasi, penyusunan SOP, pembentukan tim pendukung, serta pelatihan dan evaluasiUntuk mencapai manfaat yang lebih optimal, perlu ditingkatkan dukungan organisasi, penyusunan SOP, pembentukan tim pendukung, serta pelatihan dan evaluasi
MARANATHAMARANATHA Penelitian dengan desain cross-sectional pada 106 mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Atma Jaya (FKIK UAJ) angkatan 2021-2022. AlatPenelitian dengan desain cross-sectional pada 106 mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Atma Jaya (FKIK UAJ) angkatan 2021-2022. Alat