YMPAIYMPAI

Jurnal Masyarakat Sehat IndonesiaJurnal Masyarakat Sehat Indonesia

Kebutuhan fisiologis adalah yang utama melebihi apapun, salah satu kebutuhan fisiologis adalah tidur yang berkualitas. Kualitas tidur adalah suatu keadaan dimana individu dapat tidur serta mendapatkan kepuasan tidur yang diperoleh dari jumlah istrahat yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga tidak menunjukkan adanya tanda dari gangguan tidur. Mahasiswa di Indonesia cenderung memiliki gangguan tidur seperti sulit tidur sehingga bisa membuat perubahan pada kualitas tidurnya yang akan menjadi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Mayarakat Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Jakarta Tahun 2024.

Berdasarkan hasil penelitian terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Mayarakat Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Jakarta Tahun 2024 disimpulkan bahwa terdapat hubungan screen time dengan kualitas tidur serta tidak terdapat hubungan aktivitas fisik, stres akademik, faktor lingkungan, konsumsi kafein dengan kualitas tidur.Maka dari itu penulis menyarakan untuk Universitas Esa Unggul bisa menempelkan poster kesehatan tentang bijaksanalah dengan penggunaan screen time selain tentang pembelajaran sebagai alat yang dapat mengupayakan dan mengingatkan dalam hal meminimalkan penggunaan durasi screen time pada mahasiswa.Penulis juga sangat menyarakan untuk mahasiswa agar bisa memiliki kesadaran untuk meminimalkan penggunaan screen time dalam sehari, kegiatan untuk waktu luang bisa perlahan diubah dengan membaca novel atau berjalan santai, serta disarankan juga untuk menghindari penggunaan screen time setidaknya 1 jam sebelum waktu tidur.Selain itu, penulis juga menyarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor yang dengan lebih secara mendetail lagi, seperti meneliti terkait screen time yang dilakukan mahasiswa sebelum tidur agar data yang diperoleh lebih akurat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor yang lebih spesifik yang mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa, seperti kebiasaan tidur sebelum tidur, seperti membaca atau menonton televisi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur dan prestasi akademik mahasiswa, untuk melihat apakah ada korelasi antara kualitas tidur yang baik dengan prestasi akademik yang lebih tinggi. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari kualitas tidur yang buruk pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas tidur mereka.

Read online
File size392.15 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test