POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU

JURNAL KEPERAWATAN RAFLESIAJURNAL KEPERAWATAN RAFLESIA

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Pengelolaan hipertensi sangat bergantung pada manajemen diri, tetapi banyak pasien menghadapi hambatan seperti kurangnya pengetahuan, motivasi rendah, dan minimnya dukungan keluarga. Hambatan ini dapat mengganggu kontrol tekanan darah dan meningkatkan risiko komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis di masyarakat. Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 60 responden melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, dukungan keluarga, dan pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen diri hipertensi. Puskesmas dapat mengembangkan intervensi untuk meningkatkan perilaku manajemen diri pada klien hipertensi melalui peningkatan motivasi, dukungan keluarga, dan pengetahuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat manajemen diri klien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Juwana terbagi secara merata antara tinggi dan sedang, yang menunjukkan kemampuan untuk mengelola hipertensi mereka dengan baik.Motivasi, dukungan keluarga, dan pengetahuan merupakan faktor yang saling berkaitan dengan kemampuan pasien hipertensi dalam melakukan manajemen diri.Motivasi memiliki hubungan yang kuat (r=0,628, p=0,000), sedangkan dukungan keluarga (r=0,550, p=0,000) dan pengetahuan (r=0,464, p=0,000) memiliki hubungan yang sedang.Namun, terdapat hambatan pada aspek motivasi, dimana sebagian besar klien malas dalam membaca tabel gizi untuk memeriksa kandungan lemak jenuh dan trans.Pada aspek pengetahuan, terdapat pemahaman keliru mengenai perlunya pengobatan setelah perubahan gaya hidup, cara memasak yang baik, dan pemilihan jenis daging untuk hipertensi.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan intervensi yang berfokus pada peningkatan motivasi, dukungan keluarga, dan pengetahuan klien hipertensi. Intervensi ini dapat mencakup edukasi tentang pentingnya membaca tabel gizi dan memahami informasi nutrisi, serta strategi untuk meningkatkan motivasi dan dukungan keluarga dalam pengelolaan hipertensi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi manajemen diri klien hipertensi, seperti literasi kesehatan dan efikasi diri. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang lebih komprehensif dapat dirancang untuk meningkatkan efektivitas manajemen diri pada klien hipertensi.

  1. DOI Name 10.2425 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 46z handle na create hdl... doi.org/10.2425DOI Name 10 2425 Values doi name values index type timestamp data hs admin 46z handle na create hdl doi 10 2425
  2. DOI Name 10.1529 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 18z crossref email 07z support... doi.org/10.1529DOI Name 10 1529 Values doi name values index type timestamp data hs serv 18z crossref email 07z support doi 10 1529
  3. Hubungan antara Persepsi Penyakit dengan Manajemen Diri pada Penderita Hipertensi | Hamiidah | Jurnal... journal.ugm.ac.id/jkkk/article/view/95062Hubungan antara Persepsi Penyakit dengan Manajemen Diri pada Penderita Hipertensi Hamiidah Jurnal journal ugm ac jkkk article view 95062
  4. DOI Name 10.3889 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc macedonian journal... doi.org/10.3889DOI Name 10 3889 Values name values index type timestamp data serv crossref desc macedonian journal doi 10 3889
Read online
File size263.73 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test