PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Pencahayaan dan pengondisian udara yang optimal menjadi faktor penunjang kelaikan dan kenyamanan dalam suatu ruangan. Kebutuhan pencahayaan dan pengondisian udara mengacu pada ketentuan yang terdapat pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemilihan lampu untuk pencahayaan, Air Conditioner (AC) dan Exhaust Fan untuk pengondisian udara perlu disesuaikan dengan kebutuhan ruangan agar perangkat dapat bekerja optimal dan efisiensi energi listrik. Perancangan kebutuhan pencahayaan dan kenyamanan suhu ruangan masih dilakukan secara manual sehingga mengakibatkan ketidakefisienan dalam proses perancangan bangunan gedung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi Android untuk menghitung kebutuhan pencahayaan dan pengondisian udara dalam ruangan. Metodologi penelitian ini mencakup identifikasi standar nilai lux, posisi ruangan, serta standar pertukaran udara berdasarkan jenis ruangan. Selanjutnya, dibuat aplikasi Android yang dapat menghitung kebutuhan kecerahan cahaya lampu dan kondisi udara sesuai dengan rumus yang berlaku. Hasil perhitungan ditampilkan pada aplikasi Android yang dapat dioperasikan melalui ponsel pintar. Aplikasi ini diuji coba pada beberapa jenis ruangan dengan kondisi yang berbeda. Hasil perhitungan pada aplikasi dibandingkan dengan perhitungan manual dan terbukti akurat. Penelitian ini telah berhasil membuat aplikasi Android yang dapat membantu pengguna untuk merancang kebutuhan pencahayaan dan pengondisian udara secara efisien dan efektif.

Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi Android EcoAuditX yang mampu menghitung kebutuhan pencahayaan (lumen dan daya lampu LED) dan sistem pengkondisian udara (BTU/PK AC serta CMH exhaust fan).Hasil uji coba menunjukkan bahwa akurasi aplikasi dalam memberikan rekomendasi kebutuhan lumen lampu dan exhaust fan sangat tinggi, dengan rata-rata kesalahan 0% jika dibandingkan dengan perhitungan manual.Sementara itu, akurasi untuk perhitungan kebutuhan AC menunjukkan rata-rata kesalahan sebesar 0,1%, yang membuktikan bahwa aplikasi ini berfungsi secara efektif dan andal untuk merancang sistem pencahayaan dan pengondisian udara.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah pengembangan yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Pertanyaan penelitian pertama adalah, bagaimana cara mengembangkan aplikasi saat ini menjadi sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu secara otomatis mengukur kondisi cahaya dan suhu ruang secara real-time? Hal ini akan menggantikan kebutuhan input manual dan memberikan data yang lebih akurat. Kedua, apakah mungkin untuk memperluas cakupan fungsionalitas aplikasi agar tidak hanya menghitung pencahayaan dan pengkondisian udara, tetapi juga menganalisis kebutuhan energi untuk sistem utilitas bangunan lain, seperti beban peralatan elektronik atau system tata air? Ketiga, sejauh mana efektivitas penambahan fitur pemodelan biaya pada aplikasi, yang mampu membandingkan estimasi konsumsi listrik dan biaya operasional jangka panjang dari berbagai pilihan perangkat? Fitur ini akan membantu pengguna dalam membuat keputusan investasi yang paling efisien dan hemat biaya. Pengembangan yang saling terhubung ini akan mengubah aplikasi dari alat kalkulasi statis menjadi sebuah sistem penasehat energi yang dinamis, cerdas, dan terintegrasi untuk bangunan berkelanjutan.

  1. Audit Energi dan Analisis Peluang Penghematan Konsumsi Energi Listrik di Unit 1 PLTU Banten 3 Lontar... doi.org/10.22441/jte.2020.v11i1.005Audit Energi dan Analisis Peluang Penghematan Konsumsi Energi Listrik di Unit 1 PLTU Banten 3 Lontar doi 10 22441 jte 2020 v11i1 005
  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #aplikasi android#aplikasi android
Read online
File size415.65 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1HJ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test