UMBUMB
SINERGISINERGISpoiler yang dipasang pada bagian belakang mobil dapat menghasilkan gaya hambat dan gaya angkat negatif, yang disebut downforce. Gaya hambat ini dapat meningkatkan hambatan udara terhadap mobil, sedangkan gaya angkat negatif dapat meningkatkan stabilitas dan keselamatan mobil. Berdasarkan penelitian sebelumnya, bentuk dan sudut spoiler memberikan efek aerodinamis yang berbeda dan menghasilkan nilai gaya hambat dan gaya angkat yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada analisis sudut spoiler yang berbeda yang terpasang pada mobil mini MPV untuk menghasilkan gaya hambat dan gaya angkat.
Sudut spoiler yang lebih tinggi menghasilkan gaya hambat yang lebih tinggi dan gaya angkat yang lebih rendah.Sudut spoiler yang lebih tinggi dari 0 derajat menghasilkan gaya angkat negatif, sedangkan sudut spoiler yang lebih rendah dari 0 derajat menghasilkan gaya angkat positif.Oleh karena itu, untuk meningkatkan stabilitas dan keselamatan mobil, disarankan untuk menggunakan sudut spoiler yang lebih tinggi dari 0 derajat.Berdasarkan hasil penelitian, sudut spoiler 10 derajat adalah yang terbaik karena menghasilkan gaya angkat negatif dengan koefisien angkat -0,05 dan koefisien hambat 0,68.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai jenis mobil dengan spoiler belakang yang berbeda. Selain itu, dapat dieksplorasi pengaruh sudut spoiler pada konsumsi bahan bakar dan performa mobil secara keseluruhan. Selain itu, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan variabel-variabel lain seperti bentuk spoiler, material spoiler, dan kondisi cuaca yang berbeda untuk melihat pengaruhnya pada stabilitas dan keselamatan mobil.
- NUMERICAL SIMULATION ON REAR SPOILER ANGLE OF MINI MPV CAR FOR CONDUCTING STABILITY AND SAFETY | Luthfie... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/5833NUMERICAL SIMULATION ON REAR SPOILER ANGLE OF MINI MPV CAR FOR CONDUCTING STABILITY AND SAFETY Luthfie publikasi mercubuana ac index php sinergi article view 5833
- PERFORMANCE AND EXHAUST GAS TEMPERATURE INVESTIGATION OF CERAMIC, METALLIC AND FeCrAl CATALYTIC CONVERTER... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/4974PERFORMANCE AND EXHAUST GAS TEMPERATURE INVESTIGATION OF CERAMIC METALLIC AND FeCrAl CATALYTIC CONVERTER publikasi mercubuana ac index php sinergi article view 4974
| File size | 671.56 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LAPANLAPAN Hasil komputasi dan analisis amplifikasi putar guling mampu menggambarkan kejadian dalam ruang pembakaran motor roket selama tes penerbangan. Model simulasiHasil komputasi dan analisis amplifikasi putar guling mampu menggambarkan kejadian dalam ruang pembakaran motor roket selama tes penerbangan. Model simulasi
UMSUMS Penanganan untuk mengurangi potensi banjir diperlukan, antara lain dengan membangun waduk IR di daerah tangkapan air untuk menampung air hujan sebelumPenanganan untuk mengurangi potensi banjir diperlukan, antara lain dengan membangun waduk IR di daerah tangkapan air untuk menampung air hujan sebelum
UPIUPI Selain itu, studi perbandingan kinerja dilakukan antara kontroller yang diusulkan dan kontroller lain dalam literatur. Kami juga melakukan analisis bibliometrikSelain itu, studi perbandingan kinerja dilakukan antara kontroller yang diusulkan dan kontroller lain dalam literatur. Kami juga melakukan analisis bibliometrik
PNCPNC Industri mesin perkakas mengonsumsi sekitar 10% dari total energi nasional, menjadikan industri ini sebagai pengguna energi terbesar kedua setelah sektorIndustri mesin perkakas mengonsumsi sekitar 10% dari total energi nasional, menjadikan industri ini sebagai pengguna energi terbesar kedua setelah sektor
UNTAGUNTAG Sebagai bahan analisis, sayap pesawat CN-235 dipilih dalam analisis ini. Analisis dilakukan dengan metode simulasi menggunakan Ansys Fluent untuk memperolehSebagai bahan analisis, sayap pesawat CN-235 dipilih dalam analisis ini. Analisis dilakukan dengan metode simulasi menggunakan Ansys Fluent untuk memperoleh
UNTAGUNTAG Struktur mikro pada sudut 2° menunjukkan butiran yang lebih halus, yang meningkatkan sifat mekanis material. Oleh karena itu, pemilihan sudut kemiringanStruktur mikro pada sudut 2° menunjukkan butiran yang lebih halus, yang meningkatkan sifat mekanis material. Oleh karena itu, pemilihan sudut kemiringan
UPIUPI Aplikasi kendaraan udara tak berawak telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir dan digunakan untuk keperluan sipil maupun militer. DoronganAplikasi kendaraan udara tak berawak telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir dan digunakan untuk keperluan sipil maupun militer. Dorongan
UNSIQUNSIQ Selisih minimum terjadi pada awal pengukuran sedangkan selisih maksimum terjadi pada akhir pengukuran dengan sebaran suhunya semakin ke atas profil suhunyaSelisih minimum terjadi pada awal pengukuran sedangkan selisih maksimum terjadi pada akhir pengukuran dengan sebaran suhunya semakin ke atas profil suhunya
Useful /
POLNAMPOLNAM Metode pengumpulan data yang digunakan yakni dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan experimen untuk pembutan Pupuk OrganikMetode pengumpulan data yang digunakan yakni dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan experimen untuk pembutan Pupuk Organik
UNTAGUNTAG Kenaikan jumlah ini berdampak pada kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin sepedaKenaikan jumlah ini berdampak pada kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin sepeda
UNTAGUNTAG Berdasarkan perbandingan variasi temperatur 870°C dan 910°C terhadap nilai persentase kenaikan karbon terjadi kenaikan sebesar 87,10%. 5. BerdasarkanBerdasarkan perbandingan variasi temperatur 870°C dan 910°C terhadap nilai persentase kenaikan karbon terjadi kenaikan sebesar 87,10%. 5. Berdasarkan
UPIUPI Data kinetika adsorpsi mengikuti model pseudo‑order kedua dengan koefisien korelasi (R²) 0,937; 0,950; dan 0,999, sedangkan isoterma adsorpsi cocokData kinetika adsorpsi mengikuti model pseudo‑order kedua dengan koefisien korelasi (R²) 0,937; 0,950; dan 0,999, sedangkan isoterma adsorpsi cocok