PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING
Peradaban Journal of Religion and SocietyPeradaban Journal of Religion and SocietyPenelitian ini mengkaji konsep nilai-nilai kemanusiaan universal dalam tradisi Yahudi, Kristen, dan Islam, mengeksplorasi potensinya untuk mendorong perdamaian dan solidaritas global. Berdasarkan wawasan mendalam dari Frithjof Schuon dan Huston Smith, penelitian ini menyoroti nilai-nilai inti yang dimiliki bersama oleh ketiga agama yang berbeda ini, kendati terdapat perbedaan dalam bentuk, doktrin, dan ritual. Nilai-nilai bersama ini mencakup keadilan, belas kasih, penghormatan terhadap martabat manusia, dan tanggung jawab terhadap sesama dan lingkungan. Melalui lensa Filsafat Perenial, kedua pemikir tersebut berpendapat bahwa nilai-nilai ini adalah manifestasi dari Kebenaran tunggal yang mendasari semua agama. Schuon berfokus pada prinsip-prinsip transendental yang menjadi landasan setiap tradisi, menekankan dimensi metafisik dan esoterik dari nilai-nilai ini sebagai cerminan kebenaran ilahi. Sebagai contoh, ia menunjukkan ajaran tentang keadilan sosial, penghormatan terhadap martabat manusia, dan tanggung jawab terhadap alam dalam Yudaisme; penekanan pada belas kasih dan solidaritas, termasuk seruan untuk mengasihi sesama bahkan musuh, dalam Kekristenan; serta konsep Tauhid, yang menekankan persatuan Tuhan dan kemanusiaan, yang mendasari ajaran tentang keadilan sosial dan perlakuan adil dalam Islam. Sementara itu, Smith, sambil mengakui aspek metafisiknya, menekankan implikasi praktis, etis, dan sosial dari nilai-nilai ini, terutama perannya dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis.
Frithjof Schuon dan Huston Smith menawarkan wawasan mendalam tentang nilai-nilai kemanusiaan universal yang ditemukan dalam tradisi Yahudi, Kristen, dan Islam, yang meliputi keadilan, belas kasih, dan rasa hormat, yang mereka pandang sebagai manifestasi dari Satu Kebenaran yang mendasari semua agama.Meskipun Schuon menekankan akar transcendental dari nilai-nilai ini dan Smith lebih fokus pada implikasi etis dan sosialnya, keduanya sepakat bahwa kehadiran nilai-nilai bersama tersebut menunjukkan potensinya sebagai titik konvergensi untuk membangun solidaritas antar kelompok religius.Kendati interpretasi yang berbeda dapat menjadi sumber konflik, pengakuan terhadap nilai-nilai universal ini merupakan fondasi krusial untuk dialog dan kerja sama antaragama, yang dapat membimbing umat manusia menuju kehidupan yang lebih adil, damai, dan penuh belas kasih.
Untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut, ada beberapa arah yang menjanjikan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih dalam bagaimana perbedaan tafsir atas nilai-nilai universal yang sama, seperti keadilan dan kasih sayang, justru dapat memicu konflik sosial di komunitas Yahudi, Kristen, dan Islam yang konkret. Penelitian ini bisa fokus pada identifikasi akar penyebab konflik dan merumuskan model dialog antariman yang paling efektif untuk meredakannya. Kedua, karena tulisan ini bersifat teoretis, suatu penelitian praktis sangat diperlukan untuk melihat sejauh mana nilai-nilai ini telah diterapkan dalam kehidupan nyata. Sebagai contoh, sebuah studi kasus dapat menganalisis bagaimana konsep solidaritas dan keadilan universal diajarkan dalam kurikulum sekolah di masyarakat multikultural dan apa dampak nyatanya bagi siswa. Ketiga, cakupan penelitian dapat diperluas dengan membandingkan nilai-nilai universal dalam agama Abrahamik dengan tradisi besar lainnya seperti Hinduisme atau Budhisme. Penelitian komparatif ini akan menjawab apakah benar ada satu benang merah nilai kemanusiaan yang menghubungkan semua agama dunia, ataukah perbedaan doktrinal justru lebih fundamental. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita bisa memahami aplikasi dan relevansi nilai-nilai universal secara lebih holistik dan praktis, bukan hanya sebagai konsep filosofis semata.
| File size | 351.02 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pendidikan Multikultural menjadi diskusi menarik khususnya dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan pendidikan anak usia dini.Pendidikan Multikultural menjadi diskusi menarik khususnya dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan pendidikan anak usia dini.
DAARULHUDADAARULHUDA Perkembangan hukum pidana di Indonesia menunjukkan pergeseran paradigma dari pendekatan retributif menuju pendekatan restoratif, terutama pasca diberlakukannyaPerkembangan hukum pidana di Indonesia menunjukkan pergeseran paradigma dari pendekatan retributif menuju pendekatan restoratif, terutama pasca diberlakukannya
IBLAMIBLAM Penerapan kedua pendekatan ini dalam kerangka hukum yang progresif menunjukkan bahwa mediasi ad hoc dan mediasi institusional swasta tidak hanya mampuPenerapan kedua pendekatan ini dalam kerangka hukum yang progresif menunjukkan bahwa mediasi ad hoc dan mediasi institusional swasta tidak hanya mampu
RADEN WIJAYARADEN WIJAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari berbagai bentuk situs dark tourism, museum merupakan kategori edukatif yang paling umum ditemukan karena secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa dari berbagai bentuk situs dark tourism, museum merupakan kategori edukatif yang paling umum ditemukan karena secara
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Liputan didominasi sentimen negatif dan terpusat pada aktor institusional/pemerintah, mengesampingkan suara korban dan masyarakat sipil, sehingga konflikLiputan didominasi sentimen negatif dan terpusat pada aktor institusional/pemerintah, mengesampingkan suara korban dan masyarakat sipil, sehingga konflik
IAIN CURUPIAIN CURUP Dari sudut pandang fiqih Islam, pergeseran yang diamati di antara Sasak menggambarkan dinamisme inheren dari Syariah melalui proses ganda dari peremajaanDari sudut pandang fiqih Islam, pergeseran yang diamati di antara Sasak menggambarkan dinamisme inheren dari Syariah melalui proses ganda dari peremajaan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Studi ini menganalisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 5851 K/Pid. Sus LH/2024 dan dampaknya terhadap kepastian hukum dalam kasus penambangan ilegal di IndonesiaStudi ini menganalisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 5851 K/Pid. Sus LH/2024 dan dampaknya terhadap kepastian hukum dalam kasus penambangan ilegal di Indonesia
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Namun demikian, kondisi tersebut juga membuka peluang ekonomi melalui penyediaan jasa parkir berbayar oleh warga lokal. Oleh karena itu, kolaborasi antaraNamun demikian, kondisi tersebut juga membuka peluang ekonomi melalui penyediaan jasa parkir berbayar oleh warga lokal. Oleh karena itu, kolaborasi antara
Useful /
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Employee performance contributes the most to achieving organizational goals. To achieve sustainable and adaptive effectiveness, organizations must simultaneouslyEmployee performance contributes the most to achieving organizational goals. To achieve sustainable and adaptive effectiveness, organizations must simultaneously
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Oleh karena itu, strategi peningkatan kinerja di Barantin harus difokuskan pada penguatan budaya kerja yang positif dan pengelolaan keterlibatan karyawanOleh karena itu, strategi peningkatan kinerja di Barantin harus difokuskan pada penguatan budaya kerja yang positif dan pengelolaan keterlibatan karyawan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Dalam karyanya Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources (1983), Lings menggambarkan Nabi sebagai reformis karismatik yang memperjuangkan keadilanDalam karyanya Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources (1983), Lings menggambarkan Nabi sebagai reformis karismatik yang memperjuangkan keadilan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING The construction of the Daegu Mosque serves as a positive example of a welcoming place of worship that promotes interreligious harmony and respect, demonstratingThe construction of the Daegu Mosque serves as a positive example of a welcoming place of worship that promotes interreligious harmony and respect, demonstrating