IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL

Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community Development

Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik untuk menyelidiki praktik manajemen laba (EM) di sektor perbankan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan. Mengikuti pedoman PRISMA, metodologi menggunakan strategi pencarian yang ketat dengan kombinasi kata kunci spesifik, termasuk manajemen laba dan bank, di seluruh database ScienceDirect dan Scopus untuk menangkap literatur yang relevan yang diterbitkan antara 2011 dan 2024. Kriteria inklusi yang ketat diterapkan, membatasi sampel akhir menjadi artikel jurnal akademik peer-reviewed yang ditulis dalam bahasa Inggris yang secara eksplisit berfokus pada institusi perbankan komersial, sehingga mengecualikan prosiding konferensi, bab buku, dan studi tentang perusahaan non-keuangan. Proses seleksi ini menghasilkan sampel inti akhir 520 artikel untuk pemetaan bibliometrik. Sintesis mengidentifikasi tema kunci, termasuk pengaruh mekanisme tata kelola, kerangka kerja makroprudensial, penyediaan kerugian pinjaman discreation, dan masalah emerging seperti transformasi digital dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG). Temuan mengungkapkan bahwa bank EM berfungsi sebagai respons strategis terhadap tekanan regulasi dan pasar serta alat signaling untuk mempertahankan kepercayaan investor. Namun, sering kali hal ini merusak transparansi dalam pelaporan. Secara teoritis, tinjauan ini memperluas Positive Accounting Theory dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan menyempurnakan Signaling Theory dengan menyoroti distorsi potensial dalam asimetri informasi ketika kualitas pengungkapan lemah. Yang terpenting, kesimpulan menawarkan implikasi kebijakan vital bagi badan regulasi. Pembuat kebijakan harus mewajibkan kerangka kerja pelaporan berbasis ESG yang standar dan menegakkan pengawasan yang lebih ketat terhadap penyediaan kerugian pinjaman discreation untuk mengurangi perilaku akuntansi oportunistik. Selain itu, otoritas makroprudensial harus mensinkronkan reformasi tata kelola perbankan dengan standar transparansi internasional untuk melindungi pasar keuangan global dari risiko sistemik, sehingga memastikan stabilitas bank jangka panjang dan melindungi kepercayaan pemangku kepentingan dalam lingkungan ekonomi yang sangat fluktuatif.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba di sektor perbankan tidak hanya merupakan respons rasional terhadap kontrak, tetapi juga strategi manajemen reputasi, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi.Temuan ini lebih memperkuat Signaling Theory dengan menunjukkan bahwa manajemen laba berfungsi sebagai sinyal stabilitas bagi investor dan regulator.Namun, efektivitas sinyal tersebut dapat terdistorsi ketika kualitas pengungkapan lemah.Dari perspektif ini, literatur yang disintesis menekankan pentingnya meningkatkan pengungkapan pinjaman kerugian, mengintegrasikan standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif untuk menekan discreation oportunistik manajer.Bagi eksekutif bank, tren yang dipetakan menyarankan bahwa strategi manipulasi laba agresif secara struktural dikaitkan dengan kerusakan reputasi dan intervensi regulasi yang meningkat, membuat transparansi operasional dan tata kelola korporasi berkelanjutan menjadi penting untuk mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dan stabilitas makroekonomi.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana inisiatif keberlanjutan dan pertimbangan etika yang terintegrasi dalam kerangka kerja tata kelola korporasi mempengaruhi praktik manajemen laba dan pengendaliannya. Kedua, dengan munculnya teknologi keuangan (fintech), penelitian masa depan harus menyelidiki bagaimana faktor-faktor ini membentuk perilaku manajemen laba, pengawasan regulasi, dan kinerja bank jangka panjang dalam lingkungan keuangan yang semakin digital dan sadar sosial. Ketiga, dengan mempertimbangkan pentingnya kerangka kerja pengungkapan pinjaman kerugian dan integrasi standar pelaporan berbasis ESG yang komprehensif, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada metrik kualitas laba, transformasi perbankan digital yang didorong oleh fintech, dan tekanan kepatuhan ESG yang berkembang, karena peta bibliometrik menunjukkan bahwa tema-tema ini baru dan jarang dihuni dibandingkan dengan literatur tata kelola dan penyediaan yang sudah mapan.

  1. Bulletin of Social Studies and Community Development. bulletin social studies community development issn... doi.org/10.61436/bsscdBulletin of Social Studies and Community Development bulletin social studies community development issn doi 10 61436 bsscd
  2. Sofian | Past, Present, and Future of Corporate Social Responsibility and Earnings Management Research... doi.org/10.14453/aabfj.v16i2.9Sofian Past Present and Future of Corporate Social Responsibility and Earnings Management Research doi 10 14453 aabfj v16i2 9
  3. Systematic Literature Review: Earning Management in Corporate Governance | Atlantis Press. systematic... doi.org/10.2991/aebmr.k.220304.011Systematic Literature Review Earning Management in Corporate Governance Atlantis Press systematic doi 10 2991 aebmr k 220304 011
  4. DOI Name 10.2139 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix social science... doi.org/10.2139DOI Name 10 2139 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix social science doi 10 2139
Read online
File size2.53 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test