UMRAHUMRAH

Journal of Innovation and TechnologyJournal of Innovation and Technology

Kondisi sistem hidrolik sangat penting bagi produktivitas dan keselamatan peralatan berat dalam operasi pertambangan batu bara. Penelitian ini menganalisis sistem hidrolik pada Volvo Articulated Haulers di situs pertambangan batu bara di Sumatera Selatan, Indonesia. Kegagalan progresif pada segel silinder kemudi pada Volvo ART A40F, yang ditandai dengan kebocoran minyak hidrolik dan penurunan tekanan kemudi yang diukur dari standar 250 bar menjadi 203 bar; dan degradasi unit akumulator rem pada Volvo ART A40G, yang menyebabkan peringatan tekanan rem rendah dan penurunan tekanan dari rentang normal 145-245 bar menjadi 118 bar. Kedua kegagalan ini disebabkan oleh mekanisme aus yang diperburuk oleh lingkungan pertambangan yang keras, kontaminasi partikel halus, siklus termal tinggi, dan siklus tugas kontinu. Untuk A40F, inspeksi pasca-perbaikan mengungkapkan bahwa segel/debu scraper telah menipis dari 7,8 mm (baru) menjadi 6,1 mm, memungkinkan masuknya partikel yang mempercepat aus segel batang piston. Untuk A40G, tiga dari tujuh akumulator telah kehilangan koneksi minyak hidrolik mereka, mengurangi kapasitas cadangan nitrogen. Intervensi perbaikan dan pengisian ulang tekanan precharge segel kit pada A40F dan penggantian akumulator pada A40G memulihkan tekanan operasi menjadi 250 bar dan 247 bar, masing-masing. Rekaman pemeliharaan dari tahun 2024-2026 mengungkapkan bahwa kegagalan akumulator terjadi berulang kali setiap tahun per unit, menunjukkan interval inspeksi yang tidak memadai. Temuan ini mendukung transisi ke strategi pemeliharaan berdasarkan kondisi untuk kedua jenis sistem.

Studi ini menganalisis kegagalan sistem hidrolik pada armada pengangkut artikulasi Volvo di operasi pertambangan batu bara.Analisis pertama menunjukkan bahwa kegagalan kemudi pada Volvo ART A40F disebabkan oleh aus abrasif pada segel batang piston akibat kontaminasi yang masuk melalui scraper yang aus, yang telah berkurang dari 7,8 mm menjadi 6,1 mm.Kondisi ini menurunkan tekanan kemudi dari standar 250 bar menjadi 203 bar dan mengakibatkan kehilangan sekitar 41 liter minyak hidrolik.Setelah mengganti scraper/debu segel, tekanan kemudi kembali normal menjadi 250 bar.Analisis kedua menyelidiki kegagalan sistem rem pada Volvo ART A40G, di mana tiga dari tujuh akumulator kehilangan koneksi minyak hidrolik mereka dan tidak lagi dapat menyimpan tekanan.Hal ini menyebabkan tekanan sistem turun menjadi 118 bar, di bawah ambang peringatan 145 bar, yang secara otomatis mengaktifkan rem parkir dan menghentikan unit.Mengganti akumulator yang rusak memulihkan tekanan menjadi 247 bar dan mengembalikan unit ke layanan.Data pemeliharaan dari tahun 2024-2026 menunjukkan bahwa kegagalan akumulator terjadi berulang kali dengan interval sekitar 12 bulan di lima trailer, menunjukkan bahwa jadwal inspeksi yang ada mungkin tidak memadai untuk kondisi operasi pertambangan yang sebenarnya.Studi ini menyarankan bahwa deteksi dini melalui pemeliharaan berdasarkan kondisi, termasuk inspeksi dimensi segel dan scraper, pemeriksaan tekanan precharge nitrogen pada semua akumulator, dan pemantauan kontaminasi minyak hidrolik, dapat mengurangi downtime yang tidak direncanakan, meningkatkan umur komponen, dan meningkatkan keselamatan operasional armada trailer.

Untuk meningkatkan keandalan dan produktivitas armada pengangkut artikulasi Volvo di operasi pertambangan batu bara, disarankan untuk menerapkan strategi pemeliharaan berdasarkan kondisi yang lebih komprehensif. Hal ini dapat mencakup inspeksi reguler terhadap segel dan scraper, dengan menetapkan batas penggantian dimensi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Selain itu, penting untuk memantau dan menganalisis kontaminasi minyak hidrolik secara teratur, karena lingkungan pertambangan yang penuh debu meningkatkan risiko kontaminasi yang masuk ke sistem hidrolik dan mempercepat aus segel dan akumulator. Pemeriksaan tekanan precharge nitrogen pada semua akumulator juga harus dilakukan secara rutin untuk memastikan kinerja optimal. Dengan menerapkan strategi pemeliharaan yang lebih proaktif dan menyeluruh, diharapkan dapat mengurangi frekuensi kegagalan, memperpanjang umur komponen, dan meningkatkan keselamatan operasional armada pengangkut artikulasi Volvo.

  1.  . 0 doi.org/10.3390/lubricants11080339A 0 doi 10 3390 lubricants11080339
  2.  . 0 mdpi.com/2076-3417/10/17/5747A 0 mdpi 2076 3417 10 17 5747
  3. The Quality Requirements for Small-Scale Low-Pressure Biodigester in Indonesia: Developing Indonesian... catalog.lib.kyushu-u.ac.jp/opac_link/metapid/7151732The Quality Requirements for Small Scale Low Pressure Biodigester in Indonesia Developing Indonesian catalog lib kyushu u ac jp opac link metapid 7151732
  4. Self-Affine Elastic Contacts: Percolation and Leakage | Phys. Rev. Lett.. self affine elastic contacts... doi.org/10.1103/PhysRevLett.108.244301Self Affine Elastic Contacts Percolation and Leakage Phys Rev Lett self affine elastic contacts doi 10 1103 PhysRevLett 108 244301
Read online
File size620.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test