USMUSM

ElektrikaElektrika

Sistem pembakaran pada boiler berbahan bakar batu bara sangat dipengaruhi oleh kinerja peralatan penyuplai dan penyebar batu bara, khususnya coal feeder dan coal thrower. Permasalahan yang sering terjadi meliputi distribusi batu bara yang tidak merata (tidak stabil), peningkatan konsumsi bahan bakar dan efisiensi pembakaran yang rendah. Hal ini bertujuan untuk melakukan modifikasi pada sistem coal feeder dan coal thrower untuk pemerataan distribusi bahan bakar, efisiensi pemakaian bahan bakar dan meningkatkan kestabilan suplai batu bara di dalam ruang bakar boiler di PLTU Holtekamp 2 x 10 MW.

Modifikasi sistem coal feeder – coal thrower memungkinkan proses pembakaran batu bara menjadi lebih merata di atas peralatan utama chain grate, sehingga meningkatkan kestabilan operasional pembangkit.Sistem ini juga lebih fleksibel karena masing-masing unit dapat dioperasikan secara terpisah tanpa harus mematikan sisi lain saat terjadi gangguan, sehingga proses distribusi bahan bakar tetap optimal dan beban pembangkit tidak mengalami penurunan signifikan saat dilakukan maintenance secara online.Selain itu, modifikasi ini terbukti mampu menekan nilai Specific Fuel Consumption (SFC), sehingga penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien, biaya operasional menurun, kinerja termal meningkat, serta emisi gas buang dapat ditekan.Di sisi lain, pengaruh terhadap auxiliary power juga signifikan karena pengoperasian motor dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yang berdampak pada penghematan pemakaian sendiri dan peningkatan efisiensi keseluruhan.Dengan demikian, modifikasi ini mendukung peningkatan keandalan dan performa unit pembangkit agar mampu memenuhi target kinerja operasional secara optimal.

Untuk meningkatkan keandalan dan performa unit pembangkit, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem kontrol dan proteksi coal feeder yang lebih canggih dan efisien. Sistem kontrol ini dapat mengoptimalkan distribusi bahan bakar dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti beban pembangkit, kualitas bahan bakar, dan kondisi operasi. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi sensor dan algoritma cerdas untuk mendeteksi dan mencegah gangguan pada coal feeder, sehingga mengurangi downtime dan meningkatkan ketersediaan unit pembangkit. Dengan demikian, sistem kontrol yang canggih dan efisien dapat meningkatkan keandalan dan performa unit pembangkit secara keseluruhan.

  1. Analisis Pengaruh Panas dan Beban terhadap Kerusakan Traveling Grate pada Boiler Di PLTU Tembilahan 2x7... doi.org/10.31289/jmemme.v7i2.6094Analisis Pengaruh Panas dan Beban terhadap Kerusakan Traveling Grate pada Boiler Di PLTU Tembilahan 2x7 doi 10 31289 jmemme v7i2 6094
  2. Sistem Kendali dan Proteksi Coal Feeder pada Unit 1-4 PLN Indonesia Power UBP Suralaya | ENERGI &... doi.org/10.33322/energi.v15i2.2218Sistem Kendali dan Proteksi Coal Feeder pada Unit 1 4 PLN Indonesia Power UBP Suralaya ENERGI doi 10 33322 energi v15i2 2218
Read online
File size467.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test