POLBANPOLBAN

JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga)JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga)

Proyek kereta cepat di Indonesia terutama lintas Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) merupakan langkah besar untuk meningkatkan transportasi antar kota yang efisien dan cepat. Salah satu masalah serius yang dihadapi adalah gangguan frekuensi pada sistem GSM for Railway (GSM-R). Gangguan ini berpotensi menyebabkan penurunan kinerja operasional kereta, sehingga mengakibatkan peralihan sistem kontrol dari CTCS level 3 yang dapat berjalan hingga 350km/jam menjadi downgrade ke CTCS level 2 yang berjalan dengan kecepatan maksimal 300km/jam. Masalah ini semakin kompleks dengan penggunaan frekuensi sewaan dari penyedia layanan seluler seperti Telkomsel tanpa adanya jaringan telekomunikasi khusus seperti GSM-R yang telah diterapkan di negara-negara maju termasuk Tiongkok. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dampak interferensi frekuensi pada sistem operasional kereta cepat di Indonesia dan juga mencari solusi potensial, termasuk penerapan regulasi pemerintah yang lebih ketat terkait alokasi frekuensi, serta transisi ke sistem komunikasi Long Term Evolution for Railways (LTE-R) yang menawarkan kapasitas jaringan lebih tinggi dan ketahanan terhadap interferensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus melalui wawancara dengan teknisi telekomunikasi serta studi literatur terhadap regulasi frekuensi dan teknologi LTE-R. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi telekomunikasi kereta cepat yang sudah digunakan di negara-negara Eropa, Korea, dan Tiongkok dapat menjadi acuan bahwa selain dukungan pemerintah terkait penetapan frekuensi, LTE-R juga dapat menjadi solusi efektif untuk meminimalisir interferensi frekuensi pada jalur kereta cepat.

Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa LTE-R merupakan teknologi komunikasi kereta yang mumpuni, dan telah mulai diimplementasikan di berbagai negara seperti Korea Selatan, Tiongkok, dan beberapa negara Eropa.LTE-R menawarkan keunggulan dalam hal kecepatan data, keandalan, dan efisiensi spektrum, sehingga lebih sesuai untuk kebutuhan komunikasi kereta cepat modern dibandingkan GSM-R.Meskipun demikian, biaya investasi awal dan kebutuhan infrastruktur pendukung LTE-R masih tergolong tinggi, terutama dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia.Selain itu, perlu adanya alokasi spektrum yang stabil dan tidak tumpang tindih dengan layanan lain agar teknologi ini dapat berfungsi optimal.Berdasarkan hal tersebut, dukungan dari pemerintah melalui kebijakan regulasi frekuensi khusus untuk kereta cepat menjadi salah satu solusi paling efektif untuk meminimalkan risiko interferensi pada GSM-R yang masih digunakan saat ini.Dalam jangka panjang, kebijakan ini juga dapat menjadi landasan transisi bertahap menuju sistem LTE-R yang lebih andal dan modern.

Peneliti dapat mengkaji lebih lanjut bagaimana LTE-R dapat disesuaikan dengan karakteristik unik jalur kereta di wilayah pedalaman untuk memastikan ketersediaan jaringan secara merata. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi solusi biaya-efektif dalam penerapan LTE-R di negara berkembang, terutama terkait pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan alokasi frekuensi yang berkelanjutan. Langkah lain yang relevan adalah mengkaji pengembangan teknologi komunikasi berbasis AI yang mampu mendeteksi dan mengurangi interferensi secara real-time, terutama di area padat penduduk.

  1. ANALISIS KINERJA JARINGAN 4G LTE MENGGUNAKAN METODE DRIVE TEST DI KELURAHAN KAMPUNG RAMBUTAN, JAKARTA... journal.eng.unila.ac.id/index.php/jitet/article/view/3140ANALISIS KINERJA JARINGAN 4G LTE MENGGUNAKAN METODE DRIVE TEST DI KELURAHAN KAMPUNG RAMBUTAN JAKARTA journal eng unila ac index php jitet article view 3140
  2. Measurement and Modeling of LTE‐Railway Channels in High‐Speed Railway Environment... doi.org/10.1029/2019RS007050Measurement and Modeling of LTEyAAAaRailway Channels in HighyAAAaSpeed Railway Environment doi 10 1029 2019RS007050
  3. Interferensi frekuensi GSM-R rute Jakarta-Bandung (studi kasus: PT. Kereta Cepat Indonesia China) | JITEL... jitel.polban.ac.id/jitel/article/view/453Interferensi frekuensi GSM R rute Jakarta Bandung studi kasus PT Kereta Cepat Indonesia China JITEL jitel polban ac jitel article view 453
  1. #gas lpg#gas lpg
  2. #smart parking#smart parking
Read online
File size228.09 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3rB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test