POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK

Jurnal Vokasi KesehatanJurnal Vokasi Kesehatan

Kelompok usia remaja merupakan salah satu populasi yang paling besar di dunia. Di usia remaja merupakan usia yang beresiko terhadap masalah kesehatan. Salah satu penyakit yang cukup rentan di derita oleh remaja adalah anemia. Untuk mengatasi kejadian anemia pada remaja salah satu cara yaitu dengan pemberian tablet tambah darah. Pemberian tablet tambah darah umumnya diberikan pada anak sekolah menengah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tablet tambah darah pada siswa: usia, frekuensi konsumsi, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan dukungan teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tablet tambah darah pada siswi kelas VII di SMP Negeri 3 Kediri. Metode penelitian: cross sectional dengan simple random sampling, 177 responden. Analisis data menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian: sikap (p‑value 0,001, OR 2,601) dan pengetahuan (p‑value 0,001, OR 1,601) merupakan faktor yang mempengaruhi konsumsi tablet tambah darah pada siswi kelas VII di SMP Negeri 3 Kediri.

Sikap dan pengetahuan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan konsumsi tablet tambah darah pada siswi kelas VII di SMP Negeri 3 Kota Kediri.Faktor dukungan guru tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat konsumsi tablet tambah darah.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh intervensi pendidikan berbasis media sosial terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswi tentang anemia, meneliti hubungan antara pengawasan guru dengan konsentrasi konsumsi tablet pada hari-hari tertentu di sekolah, serta mensosialisasikan peran komunitas kesehatan di lingkungan sekolah sebagai pendukung konsumen tablet tambahan darah pada remaja putri.

Read online
File size176.58 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test