POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU

JURNAL KEPERAWATAN RAFLESIAJURNAL KEPERAWATAN RAFLESIA

Masalah insomnia dan ansietas merupakan gangguan kesehatan yang sering dialami oleh mahasiswa, yang dapat memengaruhi aktivitas akademik serta berdampak pada kualitas hidup mereka. Sound wave therapy diketahui memiliki efek positif dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas prototipe website Sound Wave Therapy dalam menurunkan tingkat insomnia dan ansietas pada mahasiswa. Penelitian dilakukan di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru pada tahun 2024 dengan menggunakan desain quasi eksperimen pre-test dan post-test one group design. Variabel independen adalah terapi gelombang suara, sedangkan variabel dependen adalah tingkat insomnia dan ansietas. Jumlah responden sebanyak 71 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi diberikan selama 14 hari berturut-turut, dengan durasi 30 menit per malam menggunakan terapi suara binaural beats frekuensi alpha (8–13 Hz). Pengumpulan data menggunakan kuesioner Insomnia Rating Scale (IRS) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS), dengan analisis data menggunakan Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada insomnia dengan nilai p-value 0,005 dan ansietas dengan nilai p-value 0,018 setelah penggunaan terapi gelombang suara melalui situs web ini. Temuan ini membuktikan bahwa terapi gelombang suara berbasis web dapat menjadi solusi alternatif yang efektif untuk menurunkan tingkat insomnia dan mengurangi ansietas pada mahasiswa. Disarankan agar terapi ini digunakan sebagai pendekatan nonfarmakologis yang dapat diakses secara mandiri dan dikembangkan lebih lanjut untuk digunakan pada populasi yang lebih luas.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi gelombang suara (sound wave Therapy) dapat membantu mengurangi insomnia dan kecemasan (ansietas) pada mahasiswa Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru.Setelah dilakukan intervensi, terdapat penurunan yang signifikan pada insomnia dan kecemasan berdasarkan hasil analisis statistik.Responden merasa lebih rileks dan nyaman setelah terapi.Karakteristik jenis kelamin dan usia tidak secara langsung mempengaruhi hasil terapi, tetapi lebih bergantung pada bagaimana individu bereaksi terhadap terapi tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada mahasiswa yang mengalami kecemasan dan insomnia untuk mempertimbangkan penggunaan terapi gelombang suara sebagai metode alternatif nonfarmakologis dalam mengelola dan meningkatkan kualitas tidur. Pihak Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru dapat mengembangkan dukungan kesehatan mental mahasiswa yang lebih terstruktur, termasuk menyediakan akses terhadap terapi berbasis teknologi seperti website Sound Wave Therapy. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan prototipe dengan cakupan fitur yang lebih luas dan melakukan uji efektivitas pada kelompok populasi yang berbeda dan dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak berkelanjutan dari terapi gelombang suara.

  1. Effects of Binaural Beat Music Integrated with Rhythmical Photic Stimulation on Anxiety Reduction among... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1155/2024/5556702Effects of Binaural Beat Music Integrated with Rhythmical Photic Stimulation on Anxiety Reduction among onlinelibrary wiley doi 10 1155 2024 5556702
Read online
File size391.64 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test